Tuesday, June 2, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Pendidikan

Cibinong Masuk Urutan ke-7 Anak Putus Sekolah di Kabupaten Bogor

by Arsyit Syarifudin
October 9, 2025
in Suara Pendidikan
0
Cibinong Masuk Urutan ke-7 Anak Putus Sekolah di Kabupaten Bogor

Ilustrasi anak sekolah. (Foto: Dok. SuaraBotim.Com)

Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Kecamatan Cibinong menempati urutan ke-7 sebagai wilayah dengan jumlah anak putus sekolah terbanyak di Kabupaten Bogor.

Berdasarkan data terbaru Tahun Ajaran 2025, tercatat sebanyak 59.778 anak usia sekolah di Kabupaten Bogor terancam putus sekolah.

READ ALSO

SMKN 1 Cibinong Jadi Sekolah Maung, Seleksi Siswa Kini Berbasis Prestasi dan IQ Minimal 130

‎Kepala BGN Antar Langsung MBG ke SDN Citaringgul 02, lni yang Ditemukan!

Informasi tersebut bersumber dari laman Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek RI yang diakses oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta, mengatakan bahwa persoalan anak putus sekolah merupakan isu nasional yang juga menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Memang ini sudah menjadi isu nasional. Salah satu indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan adalah rata-rata lama sekolah, dan di Kabupaten Bogor angkanya masih tergolong rendah,” ujar Yanto kepada SuaraBotim.Com, Kamis (9/10/25).

Yanto menjelaskan, salah satu upaya untuk menekan angka putus sekolah adalah mendorong anak-anak yang tidak bersekolah agar mau kembali belajar, baik di jalur formal maupun non-formal.

“Untuk usia produktif, kami arahkan agar kembali ke sekolah formal seperti SMP atau SMA. Sementara untuk yang sudah di atas usia sekolah, kami tempatkan di PKBM di setiap kecamatan,” jelasnya.

Menurutnya, penanganan anak putus sekolah tidak bisa dilakukan oleh Dinas Pendidikan semata. Diperlukan sinergi antara berbagai pihak, mulai dari kecamatan, desa, kelurahan hingga RT dan RW.

“Tahun ini kami fokus pada pendataan dulu. Kami bekerja sama dengan pihak kecamatan dan desa untuk mendata anak-anak yang tidak sekolah agar nantinya bisa didorong kembali ke sekolah,” katanya.

Yanto menambahkan, faktor penyebab anak putus sekolah di Kabupaten Bogor beragam. Selain karena minat belajar yang rendah, banyak pula yang terkendala faktor ekonomi dan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Ada anak-anak yang memang tidak mau sekolah, ada juga yang karena faktor ekonomi. Selain itu, ada yang tidak diterima di sekolah negeri lalu memilih menunggu tahun berikutnya, sehingga akhirnya tidak melanjutkan sekolah,” tutupnya.

(Pandu)

Tags: Anak Putus SekolahCibinongDisdik BogorIsu NasionalPKBMPPDBRata-rata Lama SekolahYanto Pradipta

Related Posts

SMKN 1 Cibinong Jadi Sekolah Maung, Seleksi Siswa Kini Berbasis Prestasi dan IQ Minimal 130
Suara Pendidikan

SMKN 1 Cibinong Jadi Sekolah Maung, Seleksi Siswa Kini Berbasis Prestasi dan IQ Minimal 130

May 26, 2026
‎Kepala BGN Antar Langsung MBG ke SDN Citaringgul 02, lni yang Ditemukan!
Suara Pendidikan

‎Kepala BGN Antar Langsung MBG ke SDN Citaringgul 02, lni yang Ditemukan!

May 11, 2026
Kadisdik Jabar, Purwanto bersama guru SMAN 2 Purwakarta Rizkita Nurul Baifin. (Foto: Disdik Jabar)
Suara Pendidikan

SE Mendikdasmen Terbit, Guru Honorer Jabar Tak Lagi Terhimpit

May 11, 2026
Disdik Jabar uji coba aplikasi
Suara Pendidikan

Pastikan SPMB 2026 Berjalan Lancar, Disdik Jabar Mulai Uji Coba Aplikasi

May 11, 2026
Rp98 Miliar dari APBN Mengalir ke 70 Sekolah Di Kabupaten Bogor
Suara Pendidikan

Rp98 Miliar dari APBN Mengalir ke 70 Sekolah Di Kabupaten Bogor

May 7, 2026
Pemkab Bogor “Pede” Gak Ada Praktik Nepotisme pada SPMB 2026
Suara Pendidikan

Pemkab Bogor “Pede” Gak Ada Praktik Nepotisme pada SPMB 2026

May 7, 2026
Next Post
Kritik Keras Menteri LH Atas Penyegelan Kawasan Wisata Puncak, H. Mulyadi: Membabi Buta!

Kritik Keras Menteri LH Atas Penyegelan Kawasan Wisata Puncak, H. Mulyadi: Membabi Buta!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila
  • Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Bogor: Persatuan Jadi Benteng Pertahanan Terakhir Bangsa
  • Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Ciampea Bogor Ludes Terbakar
  • ‎Bupati Bogor Resmi Buka KaBogorFest 2026, Hadirkan Festival Rakyat hingga Bazar UMKM di Pakansari ‎
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?