Thursday, November 5, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Jamin Kualitas Program MBG, BGN Wajibkan SPPG Lakukan Rapid Tes

by Arsyit Syarifudin
October 13, 2025
in Kesehatan
0
Jamin Kualitas Program MBG, BGN Wajibkan SPPG Lakukan Rapid Tes

Kepala BGN, Dadan Hindayana bersama jajaran kepala daerah ketika memberikan keterangan usai Konsolidasi di SICC. (Foto: Pandu Maulana/ SuaraBotim.Com)

Share on FacebookShare on Twitter

Babakan Madang, SuaraBotim.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia untuk melakukan rapid test sebagai langkah memastikan kualitas dan keamanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan bahwa pelaksanaan rapid test akan segera dilakukan secara serempak oleh seluruh SPPG di berbagai daerah.

READ ALSO

Dua Pekan Berlalu, Hasil Lab Dugaan Keracunan MBG di Cisarua dan Dramaga Masih Misterius

Kolaborasi Merries Jagoan Kulit Bayi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat

“Rapid test akan kami adakan segera. Kami sudah mengedarkan daftar vendor resmi yang menyediakan alat rapid test. BGN juga telah melakukan uji coba kepada 10 SPPG pada minggu lalu,” ujar Dadan kepada SuaraBotim.Com, Senin (13/10/25).

Menurutnya, minggu ini BGN melakukan pengadaan massal dan akan memesan alat rapid test dari sekitar 10 hingga 15 vendor yang telah disiapkan.

“Setiap SPPG diwajibkan menggunakan rapid test tersebut agar standar keamanan dan kebersihan dalam program MBG benar-benar terjamin,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas langkah BGN dalam memperkuat kualitas layanan gizi masyarakat.

“Alhamdulillah, di Jawa Barat sudah terbangun hampir 2.600 dari target 4.800 SPPG. Artinya sudah 55 persen yang terealisasi, dan penerima manfaat program MBG di Jabar sudah lebih dari 7 juta orang,” kata Erwan.

Ia menegaskan, dengan adanya konsolidasi dan penerapan standar higienitas serta sertifikasi sanitasi di setiap SPPG, kualitas pelayanan program MBG akan semakin baik dan aman.

“InsyaAllah, dengan langkah ini tidak akan ada lagi kasus keracunan makanan. Seluruh SPPG nantinya wajib memiliki sertifikat higienis dan sanitasi agar pelayanan benar-benar terjamin,” ujarnya.

Erwan menargetkan, pembangunan seluruh SPPG di Jawa Barat dapat rampung pada akhir November 2025.

“InsyaAllah di akhir November nanti, seluruh SPPG di Jawa Barat sekitar 4.800 unit, sudah dapat beroperasi penuh dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: BGNDadan HindayanaErwan SetiawanHigienitasJawa baratKualitas LayananMakan Bergizi GratisRapid TestSPPG

Related Posts

Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene
Kesehatan

Dua Pekan Berlalu, Hasil Lab Dugaan Keracunan MBG di Cisarua dan Dramaga Masih Misterius

November 4, 2026
Kolaborasi Merries Jagoan Kulit Bayi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat
Kesehatan

Kolaborasi Merries Jagoan Kulit Bayi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat

October 22, 2026
Puskesmas Pabuaran Indah dan Posyandu Nusa Indah Raih Penghargaan Imunisasi Terbaik di Jawa Barat
Kesehatan

Puskesmas Pabuaran Indah dan Posyandu Nusa Indah Raih Penghargaan Imunisasi Terbaik di Jawa Barat

October 9, 2026
IGD RS di Kabupaten Bogor Dikeluhkan Relawan karena Kerap Penuh, Dinkes: Efek Pancaroba
Kesehatan

IGD RS di Kabupaten Bogor Dikeluhkan Relawan karena Kerap Penuh, Dinkes: Efek Pancaroba

September 30, 2026
IGD RS di Kabupaten Bogor Kerap Penuh, Relawan Ambulans Keluhkan Sulit Cari Ruang untuk Pasien
Kesehatan

IGD RS di Kabupaten Bogor Kerap Penuh, Relawan Ambulans Keluhkan Sulit Cari Ruang untuk Pasien

September 30, 2026
‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan
Kesehatan

‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan

September 8, 2026
Next Post
Tiga Bulan Menumpuk, DLH Kabupaten Bogor Bersihkan Sampah di Saluran Irigasi Setu Cikaret

Tiga Bulan Menumpuk, DLH Kabupaten Bogor Bersihkan Sampah di Saluran Irigasi Setu Cikaret

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Perkuat Sekolah Rakyat, Kemensos Gembleng 800 Tenaga Pengamanan hingga Pengelola Data
  • Perjuangkan Hak Pendidikan, Jaro Ade Dorong Beasiswa untuk Santri dan Yatim
  • Empat Kali Berturut-turut! Kecamatan Cibinong Kembali Raih Juara Umum MTQ Kabupaten Bogor
  • Bekuk Dua Pelaku Curanmor di Rumpin, Polsek Sita Empat Unit Motor Hasil Kejahatan
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?