Sunday, September 13, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Kasus Super Flu Terdeteksi di Jabar, Dinkes Kabupaten Bogor Buka Suara

by Arsyit Syarifudin
January 7, 2026
in Kesehatan
0
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr. Fusia Meidiawaty memberikan keterangan terkait kewaspadaan Super Flu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Dr. Fusia Meidiawaty. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

SuaraBotim.Com — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengonfirmasi temuan virus influenza A (H3N2) sub-clade K atau “super flu” di Indonesia. Dari 62 kasus yang tercatat secara nasional, Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang terdampak.

Lantas, apakah varian ini sudah masuk ke Kabupaten Bogor? Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk memastikan hal tersebut.

READ ALSO

‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan

‎Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Paparan Asap

“Terkait data 62 kasus super flu yang dirilis Kemenkes, kami masih berkoordinasi dengan Dinkes Jabar untuk mengetahui apakah terdapat kasus yang berasal dari wilayah Kabupaten Bogor,” ujar dr. Fusia kepada SuaraBotim.Com, Rabu (7/1/2026).

Hingga saat ini, Dinkes Jawa Barat dilaporkan belum menerima data By Name By Address (BNBA) dari pemerintah pusat terkait identitas dan lokasi pasien yang terkonfirmasi.

“Sampai sekarang, data BNBA kasus super flu dari Kemenkes RI masih belum diterima oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Meski demikian, dr. Fusia menegaskan agar masyarakat tidak perlu panik berlebihan. Berdasarkan hasil penilaian WHO dan epidemiologi nasional, varian influenza A (H3N2) sub-clade K ini tidak terbukti menyebabkan gejala yang lebih parah dibandingkan flu musiman biasa.

“Pencegahannya tetap sama, yaitu meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, istirahat cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi,” paparnya.

Ia juga menyarankan masyarakat tetap menggunakan masker di keramaian dan segera memeriksakan diri ke puskesmas jika gejala tidak membaik. Vaksinasi influenza tahunan tetap dianjurkan sebagai perlindungan tambahan bagi kelompok rentan.

Berdasarkan hasil Whole Genome Sequencing (WGS) per 25 Desember 2025, kasus super flu di Indonesia mayoritas menyerang perempuan dengan rentang usia 1 hingga 10 tahun, yang terdeteksi melalui 88 sentinel pemantauan di berbagai wilayah.

(Retza)

Tags: Dinkes Kabupaten BogorFusia MeidiawatyKemenkes RISuper Flu H3N2Virus Jabar

Related Posts

‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan
Kesehatan

‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan

September 8, 2026
‎Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Paparan Asap
Kesehatan

‎Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Paparan Asap

September 8, 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Keluarkan Imbauan Kesehatan akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Kesehatan

Dinkes Kabupaten Bogor Keluarkan Imbauan Kesehatan akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

September 7, 2026
Buntut Keracunan di SDN 01 Ciherang, Sastra Minta SPPG Perketat SOP dan Kualitas Menu MBG
Kesehatan

Buntut Keracunan di SDN 01 Ciherang, Sastra Minta SPPG Perketat SOP dan Kualitas Menu MBG

August 14, 2026
Soal Hasil Lab Dugaan Keracunan MBG di SDN 01 Ciherang, Dinkes Kabupaten Bogor Bungkam!
Kesehatan

Soal Hasil Lab Dugaan Keracunan MBG di SDN 01 Ciherang, Dinkes Kabupaten Bogor Bungkam!

August 14, 2026
‎Perkuat Data Penyintas Narkoba, Kemensos Gandeng Kemenkes, Kemnaker, dan BNN
Kesehatan

‎Perkuat Data Penyintas Narkoba, Kemensos Gandeng Kemenkes, Kemnaker, dan BNN

August 11, 2026
Next Post
Pengurus Karang Taruna Desa Gandoang saat menerima fasilitas ruang sekretariat baru dari Pemerintah Desa.

Pemdes Gandoang Fasilitasi Ruang Sekretariat, Karang Taruna: Jadi Wadah Aspirasi Pemuda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Ratusan Bobotoh Padati Sujud’s Cileungsi, Nobar Persija vs Persib Berlangsung Meriah
  • Api TPAS Galuga Membesar Lagi, Wawalkot Bogor Pimpin Pemadaman Hingga Dini Hari
  • Kebakaran Hebat di Nanggewer Mekar Bogor, 4 Rumah Kontrakan Ludes Dilalap Api
  • Debut Pahit Garudayaksa FC, Takluk 0-2 dari Persik Kediri di Pakansari
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?