Tuesday, July 28, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Kasus Super Flu Terdeteksi di Jabar, Dinkes Kabupaten Bogor Buka Suara

by Arsyit Syarifudin
January 7, 2026
in Kesehatan
0
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr. Fusia Meidiawaty memberikan keterangan terkait kewaspadaan Super Flu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Dr. Fusia Meidiawaty. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

SuaraBotim.Com — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengonfirmasi temuan virus influenza A (H3N2) sub-clade K atau “super flu” di Indonesia. Dari 62 kasus yang tercatat secara nasional, Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang terdampak.

Lantas, apakah varian ini sudah masuk ke Kabupaten Bogor? Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk memastikan hal tersebut.

READ ALSO

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar

Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota

“Terkait data 62 kasus super flu yang dirilis Kemenkes, kami masih berkoordinasi dengan Dinkes Jabar untuk mengetahui apakah terdapat kasus yang berasal dari wilayah Kabupaten Bogor,” ujar dr. Fusia kepada SuaraBotim.Com, Rabu (7/1/2026).

Hingga saat ini, Dinkes Jawa Barat dilaporkan belum menerima data By Name By Address (BNBA) dari pemerintah pusat terkait identitas dan lokasi pasien yang terkonfirmasi.

“Sampai sekarang, data BNBA kasus super flu dari Kemenkes RI masih belum diterima oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Meski demikian, dr. Fusia menegaskan agar masyarakat tidak perlu panik berlebihan. Berdasarkan hasil penilaian WHO dan epidemiologi nasional, varian influenza A (H3N2) sub-clade K ini tidak terbukti menyebabkan gejala yang lebih parah dibandingkan flu musiman biasa.

“Pencegahannya tetap sama, yaitu meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, istirahat cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi,” paparnya.

Ia juga menyarankan masyarakat tetap menggunakan masker di keramaian dan segera memeriksakan diri ke puskesmas jika gejala tidak membaik. Vaksinasi influenza tahunan tetap dianjurkan sebagai perlindungan tambahan bagi kelompok rentan.

Berdasarkan hasil Whole Genome Sequencing (WGS) per 25 Desember 2025, kasus super flu di Indonesia mayoritas menyerang perempuan dengan rentang usia 1 hingga 10 tahun, yang terdeteksi melalui 88 sentinel pemantauan di berbagai wilayah.

(Retza)

Tags: Dinkes Kabupaten BogorFusia MeidiawatyKemenkes RISuper Flu H3N2Virus Jabar

Related Posts

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar
Kesehatan

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar

July 27, 2026
Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota
Kesehatan

Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota

July 22, 2026
Lewat Media Gathering, BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Edukasi JKN
Kesehatan

Lewat Media Gathering, BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Edukasi JKN

June 26, 2026
‎Pemkab Bogor Perkuat Program Desa Siaga TB, Target Seluruh Desa Terjangkau pada 2027
Kesehatan

‎Pemkab Bogor Perkuat Program Desa Siaga TB, Target Seluruh Desa Terjangkau pada 2027

June 18, 2026
Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene
Kesehatan

Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene

May 20, 2026
RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan
Kesehatan

RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan

May 18, 2026
Next Post
Pengurus Karang Taruna Desa Gandoang saat menerima fasilitas ruang sekretariat baru dari Pemerintah Desa.

Pemdes Gandoang Fasilitasi Ruang Sekretariat, Karang Taruna: Jadi Wadah Aspirasi Pemuda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Pulihkan Ekosistem, PPLI Tanam Pohon dan Edukasi Kelestarian Alam di Malasari
  • Wahyudi Chaniago Apresiasi Kemenangan Telak Timnas Indonesia 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari
  • Diskanak Kabupaten Bogor Tebar 10.000 Benih Ikan di Situ Tlajung Udik, Warga Diimbau Jaga Kelestarian Lingkungan
  • Polsek Gunung Putri Bongkar Jaringan Curanmor di Wanaherang, Residivis dan Penadah Ditangkap
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?