Babakan Madang, SuaraBotim.Com – Sektor pendidikan resmi ditetapkan sebagai prioritas utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Babakan Madang untuk tahun anggaran 2027. Nilai usulannya pun fantastis, yakni mencapai 72 persen dari total keseluruhan anggaran kecamatan.
Keputusan strategis ini mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar di Aula Kecamatan Babakan Madang, Kamis (29/1/2026).
Kepala Bidang PSDA Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Bogor, Rahmi Karmelia, mengungkapkan bahwa dari total anggaran Rp24.057.200.000 yang diajukan, sektor pendidikan menyerap Rp17.496.290.750.
“Pendidikan memang menjadi sektor dengan usulan tertinggi. Namun, fokus tahun 2027 akan lebih spesifik. Kita tidak lagi hanya bicara soal pembangunan gedung baru, tapi peningkatan kelayakan fasilitas penunjang,” jelas Rahmi.
Rahmi menekankan, anggaran besar tersebut diarahkan untuk membenahi infrastruktur kritis di lingkungan sekolah yang sering terabaikan, seperti perbaikan MCK (sanitasi), pemagaran area sekolah demi keamanan, hingga pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) atau turap guna mengantisipasi longsor di area pendidikan.
Selain pendidikan, terdapat empat sektor lain yang masuk dalam lima besar usulan masyarakat Babakan Madang, yakni kesehatan, pekerjaan umum (PU), perhubungan, serta lingkungan hidup.
Guna memastikan usulan ini tidak sekadar menjadi “daftar keinginan” tanpa realisasi, Baperida Kabupaten Bogor menerapkan pembatasan ruang lingkup usulan. Langkah ini diambil agar program yang masuk ke APBD benar-benar tepat sasaran dan mudah diawasi.
“Kami berkomitmen mengawal proses ini hingga penetapan APBD. Tujuannya jelas, agar pembangunan tahun 2027 benar-benar menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, terutama fasilitas sanitasi dan infrastruktur sekolah yang aman,” tutupnya.
(Retza)







