Monday, May 11, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Pendidikan

Pastikan SPMB 2026 Berjalan Lancar, Disdik Jabar Mulai Uji Coba Aplikasi

by Ray
May 11, 2026
in Suara Pendidikan
0
Disdik Jabar uji coba aplikasi

Disdik Jabar Uji Coba Aplikasi SPMB 2026 (foto: dok Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM _ Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat mulai melaksanakan uji coba aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 secara luring dan daring dari Command Center Tikomdik Kantor Disdik Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (8/5/26).

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto mengatakan, uji coba aplikasi tersebut merupakan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menghadirkan layanan pendidikan yang mudah diakses, tertata, dan tepat sasaran bagi calon peserta didik di seluruh wilayah Jawa Barat.

READ ALSO

SE Mendikdasmen Terbit, Guru Honorer Jabar Tak Lagi Terhimpit

Rp98 Miliar dari APBN Mengalir ke 70 Sekolah Di Kabupaten Bogor

“Ini adalah upaya untuk menghadirkan layanan pendidikan yang mudah, tertata, dan tepat sasaran bagi calon murid di Jawa Barat,” ujar Purwanto.

Purwanto menjelaskan, uji coba tahap pertama dilakukan secara terbatas dengan melibatkan perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Setiap daerah mengirimkan perwakilan sebanyak satu hingga dua orang dari setiap sekolah tingkat SMP maupun MTs.

“Hari ini akan dilaksanakan uji coba untuk seluruh kabupaten/kota dengan skala terbatas. Peserta uji coba dari setiap kabupaten/kota hanya terdiri dari 1–2 orang per sekolah, baik dari SMP maupun MTs,” jelasnya.

Menurutnya, simulasi tersebut dilakukan guna memastikan aplikasi SPMB 2026 mudah dipahami dan mudah digunakan oleh masyarakat maupun pihak sekolah saat proses penerimaan murid baru berlangsung nanti.

“Sebuah aplikasi yang baik harus mudah dipahami, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan kita. Kalau ternyata masih sulit digunakan, berarti ada hal-hal yang harus diperbaiki,” ungkap Purwanto.

Disdik Jabar menargetkan seluruh lulusan SMP dan MTs di Jawa Barat dapat terdata melalui aplikasi tersebut. Berdasarkan data Disdik Jabar, terdapat sekitar 826 ribu lulusan SMP dan MTs yang nantinya akan mengikuti proses pemetaan pendidikan menengah di Jawa Barat.

“Seluruh siswa SMP dan MTs di Provinsi Jawa Barat harus mengisi aplikasi ini agar semuanya terekam, terdata, dan dapat dipetakan dengan baik,” katanya.

Melalui aplikasi SPMB 2026 tersebut, para siswa akan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, SMK, MA maupun pendidikan lainnya sesuai pilihan dan pemetaan yang tersedia.

Purwanto menambahkan, hasil uji coba tahap pertama akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan sistem sebelum diterapkan secara luas pada pelaksanaan SPMB mendatang.

Karena itu, ia meminta seluruh peserta uji coba aktif memberikan masukan, termasuk terkait kendala teknis yang ditemukan selama proses simulasi berlangsung.

“Ketelitian, keseriusan, serta partisipasi aktif sangat kami harapkan. Semua ini demi kebaikan anak-anak kita dan kemajuan pendidikan di Provinsi Jawa Barat,” tuturnya.

Sementara itu, peluncuran sosialisasi SPMB 2026 dan program SPMB Sekolah Maung dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei 2026 mendatang.

(Pandu)

Tags: Aplikasi PercobaanDisdik JabarSPMB 2026

Related Posts

Kadisdik Jabar, Purwanto bersama guru SMAN 2 Purwakarta Rizkita Nurul Baifin. (Foto: Disdik Jabar)
Suara Pendidikan

SE Mendikdasmen Terbit, Guru Honorer Jabar Tak Lagi Terhimpit

May 11, 2026
Rp98 Miliar dari APBN Mengalir ke 70 Sekolah Di Kabupaten Bogor
Suara Pendidikan

Rp98 Miliar dari APBN Mengalir ke 70 Sekolah Di Kabupaten Bogor

May 7, 2026
Pemkab Bogor “Pede” Gak Ada Praktik Nepotisme pada SPMB 2026
Suara Pendidikan

Pemkab Bogor “Pede” Gak Ada Praktik Nepotisme pada SPMB 2026

May 7, 2026
Hardiknas 2026, Ketua DPRD Bogor Ajak Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Suara Pendidikan

Hardiknas 2026, Ketua DPRD Bogor Ajak Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Pendidikan

May 4, 2026
Rudy Susmanto: Infrastruktur Jadi Tantangan Pendidikan di Kabupaten Bogor
Suara Pendidikan

Rudy Susmanto: Infrastruktur Jadi Tantangan Pendidikan di Kabupaten Bogor

May 4, 2026
Miris! Siswa MI Al-Hikmah 01 Klapanunggal Belajar Pakai Terpal
Suara Pendidikan

Miris! Siswa MI Al-Hikmah 01 Klapanunggal Belajar Pakai Terpal

April 29, 2026
Next Post
Wamendagri Bima Arya

Wamendagri Minta Kebijakan Tambang di Bogor Barat Dikaji Hati-Hati

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Layanan Pertanahan Era Digital
  • SE Mendikdasmen Terbit, Guru Honorer Jabar Tak Lagi Terhimpit
  • Yusfitriadi: MBG dan KDKMP Sarat Kepentingan Politik Menuju Pilpres 2029?
  • Wamendagri Minta Kebijakan Tambang di Bogor Barat Dikaji Hati-Hati
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?