Tuesday, September 1, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Mudik Gratis Sebabkan Penjualan Tiket Bus Turun 50%???

by Arsyit Syarifudin
February 25, 2026
in Suara Bogor
0
Mudik Gratis Sebabkan Penjualan Tiket Bus Turun 50%???

Bus angkutan umum yang berjejer menunggu keberangkatan di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

KOTA BOGOR, SuaraBotim.Com – Program mudik gratis besar-besaran yang digulirkan pemerintah pada Lebaran 2026 menjadi kabar baik bagi pemudik, namun menjadi pukulan telak bagi pengusaha angkutan darat. Sejumlah operator bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, mengeluhkan omzet yang merosot tajam hingga 50 persen.

Hingga memasuki pertengahan Ramadan, pergerakan pemesanan tiket yang biasanya sudah “full booked” kini justru tampak lesu.

READ ALSO

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

Kepala PO Sinar Jaya Bogor Raya, Sunaryana, mengungkapkan bahwa tahun ini terjadi anomali pasar. Biasanya, pesanan tiket sudah mengalir sejak awal puasa, namun saat ini kapasitas bus yang terisi baru menyentuh angka 10 persen.

“Sepinya luar biasa, jauh lebih sepi dari tahun kemarin. Market kami tersedot program mudik gratis yang kuotanya terus bertambah, baik bus, kapal laut, hingga kereta api,” ujar Sunaryana saat ditemui di Terminal Baranangsiang, Rabu (25/2/2026).

Kondisi ini memaksa operator bus melakukan strategi bertahan yang ekstrem. Alih-alih menaikkan tarif saat musim mudik (tuslah), sejumlah PO bus justru terpaksa menurunkan harga tiket demi menarik minat masyarakat.

“Tahun ini harga tiket malah turun sekitar 15 sampai 20 persen dibandingkan tahun lalu. Kami tidak berani menaikkan harga karena persaingannya berat dengan program gratisan pemerintah,” tambah Sunaryana.

Kelesuan serupa dirasakan PO ALS jurusan Pulau Sumatera. Pengurus PO ALS Bogor, Joni Damanik, menyebutkan bahwa tren penambahan armada tambahan (extra bus) kini tinggal kenangan.

“Dulu kalau puncak mudik kita bisa tambah dua bus ekstra, sekarang sejak ada mudik gratis kami tidak berani. Penurunan penjualan tiket kami rasa mencapai 50 persen. Ini risiko yang harus kami telan,” keluh Joni.

Para pengusaha angkutan darat kini hanya bisa berharap pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih seimbang, sehingga program sosial mudik gratis tidak mematikan ekosistem transportasi umum swasta yang telah lama menjadi tulang punggung mobilitas warga.

(Retza)

Tags: Ekonomi BogorMudik Gratis 2026PO ALSSinar JayaTerminal BaranangsiangTiket Bus LebaranTransportasi Darat

Related Posts

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK
Suara Bogor

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK

August 31, 2026
Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
Suara Bogor

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

August 31, 2026
Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
Suara Bogor

Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

August 31, 2026
‎Fire Fighter Challenge 2026 Digelar di Pakansari, Uji Ketangkasan Petugas Damkar Kabupaten Bogor
Suara Bogor

‎Fire Fighter Challenge 2026 Digelar di Pakansari, Uji Ketangkasan Petugas Damkar Kabupaten Bogor

August 30, 2026
‎Yusfitriadi Sebut Wacana Percepatan Pemilu 2029 sebagai Cek Ombak Politik
Suara Bogor

‎Yusfitriadi Sebut Wacana Percepatan Pemilu 2029 sebagai Cek Ombak Politik

August 29, 2026
‎Ini Alasan KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor!
Suara Bogor

‎Ini Alasan KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor!

August 29, 2026
Next Post
Marak Tawuran Hingga Geng Motor, KPAD Kabupaten Bogor Minta Peran Aktif Orangtua

Marak Tawuran Hingga Geng Motor, KPAD Kabupaten Bogor Minta Peran Aktif Orangtua

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Bunuh Pria di Pasar Cibinong Pakai Sajam, Warga Pakansari Terancam 15 Tahun Penjara
  • Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK
  • Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
  • Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?