Friday, October 16, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Mudik Gratis Sebabkan Penjualan Tiket Bus Turun 50%???

by Arsyit Syarifudin
February 25, 2026
in Suara Bogor
0
Mudik Gratis Sebabkan Penjualan Tiket Bus Turun 50%???

Bus angkutan umum yang berjejer menunggu keberangkatan di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

KOTA BOGOR, SuaraBotim.Com – Program mudik gratis besar-besaran yang digulirkan pemerintah pada Lebaran 2026 menjadi kabar baik bagi pemudik, namun menjadi pukulan telak bagi pengusaha angkutan darat. Sejumlah operator bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, mengeluhkan omzet yang merosot tajam hingga 50 persen.

Hingga memasuki pertengahan Ramadan, pergerakan pemesanan tiket yang biasanya sudah “full booked” kini justru tampak lesu.

READ ALSO

Soal Isu Calon Ibu Kota Bogor Timur Digeser dari Sukamakmur, Beben Angkat Bicara

Jaro Ade Tinjau KDKMP Pakansari, Dorong Pembangunan Menyeluruh di 416 Desa dan 19 Kelurahan

Kepala PO Sinar Jaya Bogor Raya, Sunaryana, mengungkapkan bahwa tahun ini terjadi anomali pasar. Biasanya, pesanan tiket sudah mengalir sejak awal puasa, namun saat ini kapasitas bus yang terisi baru menyentuh angka 10 persen.

“Sepinya luar biasa, jauh lebih sepi dari tahun kemarin. Market kami tersedot program mudik gratis yang kuotanya terus bertambah, baik bus, kapal laut, hingga kereta api,” ujar Sunaryana saat ditemui di Terminal Baranangsiang, Rabu (25/2/2026).

Kondisi ini memaksa operator bus melakukan strategi bertahan yang ekstrem. Alih-alih menaikkan tarif saat musim mudik (tuslah), sejumlah PO bus justru terpaksa menurunkan harga tiket demi menarik minat masyarakat.

“Tahun ini harga tiket malah turun sekitar 15 sampai 20 persen dibandingkan tahun lalu. Kami tidak berani menaikkan harga karena persaingannya berat dengan program gratisan pemerintah,” tambah Sunaryana.

Kelesuan serupa dirasakan PO ALS jurusan Pulau Sumatera. Pengurus PO ALS Bogor, Joni Damanik, menyebutkan bahwa tren penambahan armada tambahan (extra bus) kini tinggal kenangan.

“Dulu kalau puncak mudik kita bisa tambah dua bus ekstra, sekarang sejak ada mudik gratis kami tidak berani. Penurunan penjualan tiket kami rasa mencapai 50 persen. Ini risiko yang harus kami telan,” keluh Joni.

Para pengusaha angkutan darat kini hanya bisa berharap pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih seimbang, sehingga program sosial mudik gratis tidak mematikan ekosistem transportasi umum swasta yang telah lama menjadi tulang punggung mobilitas warga.

(Retza)

Tags: Ekonomi BogorMudik Gratis 2026PO ALSSinar JayaTerminal BaranangsiangTiket Bus LebaranTransportasi Darat

Related Posts

Soal Isu Calon Ibu Kota Bogor Timur Digeser dari Sukamakmur, Beben Angkat Bicara
Suara Bogor

Soal Isu Calon Ibu Kota Bogor Timur Digeser dari Sukamakmur, Beben Angkat Bicara

October 16, 2026
Jaro Ade Tinjau KDKMP Pakansari, Dorong Pembangunan Menyeluruh di 416 Desa dan 19 Kelurahan
Suara Bogor

Jaro Ade Tinjau KDKMP Pakansari, Dorong Pembangunan Menyeluruh di 416 Desa dan 19 Kelurahan

October 16, 2026
Achmad Fathoni Minta Satpol PP Tegas Soal Jam Operasional Kafe di Metland Cileungsi
Suara Bogor

Achmad Fathoni Minta Satpol PP Tegas Soal Jam Operasional Kafe di Metland Cileungsi

October 15, 2026
Nongkrong hingga Dini Hari di Metland Cileungsi Disorot, Jam Operasional Kafe Diminta Dibatasi
Suara Bogor

Nongkrong hingga Dini Hari di Metland Cileungsi Disorot, Jam Operasional Kafe Diminta Dibatasi

October 15, 2026
Drainase Pasar Cileungsi Kerap Mampet, Achmad Fathoni Soroti Kabel PLN dan Pipa PDAM
Suara Bogor

Drainase Pasar Cileungsi Kerap Mampet, Achmad Fathoni Soroti Kabel PLN dan Pipa PDAM

October 15, 2026
Sengketa PTSL hingga Banjir! Kang Junsam Tampung 22 Aspirasi Warga Gunung Putri di Desa Bojong Nangka
Suara Bogor

Sengketa PTSL hingga Banjir! Kang Junsam Tampung 22 Aspirasi Warga Gunung Putri di Desa Bojong Nangka

October 15, 2026
Next Post
Marak Tawuran Hingga Geng Motor, KPAD Kabupaten Bogor Minta Peran Aktif Orangtua

Marak Tawuran Hingga Geng Motor, KPAD Kabupaten Bogor Minta Peran Aktif Orangtua

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Soal Isu Calon Ibu Kota Bogor Timur Digeser dari Sukamakmur, Beben Angkat Bicara
  • Jaro Ade Tinjau KDKMP Pakansari, Dorong Pembangunan Menyeluruh di 416 Desa dan 19 Kelurahan
  • Achmad Fathoni Minta Satpol PP Tegas Soal Jam Operasional Kafe di Metland Cileungsi
  • Nongkrong hingga Dini Hari di Metland Cileungsi Disorot, Jam Operasional Kafe Diminta Dibatasi
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?