Wednesday, June 3, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Tradisi Kuluwung Bogor Timur Jadi Warisan Budaya

by Arsyit Syarifudin
March 24, 2026
in Suara Bogor
0
Tradisi Kuluwung Bogor Timur Jadi Warisan Budaya

PLT Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa. (Foto: Dok SuaraBotim.Com)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya dalam melestarikan tradisi adu karbit atau kuluwung yang berkembang di wilayah Bogor Timur (Botim).

Tradisi yang telah berlangsung turun-temurun ini dinilai sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal yang perlu dijaga dan dikembangkan.

READ ALSO

HJB di Malasari Bawa Dampak Positif bagi Warga, Dita: Jalan Bagus, Banyak Wisatawan

Ade Yasin Hadiri HJB ke-544 di Malasari, Apresiasi Konsep Perayaan dan Pembangunan Kabupaten Bogor

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan, tradisi adu karbit telah ada sejak sebelum masa kemerdekaan Indonesia dan menjadi identitas budaya masyarakat di sejumlah wilayah, khususnya Kecamatan Cariu dan sekitarnya.

“Adu karbit atau kuluwung di sebagian besar wilayah Bogor Timur merupakan kekayaan budaya. Tradisi ini sudah turun-temurun, paling tidak sejak menjelang kemerdekaan. Ke depan, sejarahnya akan digali lebih dalam oleh Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Yudi kepada SuaraBotim.Com, Selasa (24/3/2026).

Ia menjelaskan, tradisi kuluwung tidak hanya sekadar permainan rakyat, tetapi juga memiliki nilai sosial yang tinggi.

Kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga, yang awalnya dilakukan antar kampung dan kini berkembang hingga antar desa, terutama saat momentum Hari Raya Idulfitri.

Seiring perkembangan zaman, lanjut Yudi, tradisi ini mengalami peningkatan skala pelaksanaan. Namun, kondisi tersebut juga memunculkan sejumlah tantangan, termasuk potensi gangguan ketertiban jika tidak dikelola dengan baik.

“Perkembangannya semakin besar dan kadang mulai tidak terkendali, sehingga muncul beberapa permasalahan kecil. Karena itu, kami mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga tradisi ini serta para pemangku wilayah yang turut menjaga situasi tetap kondusif,” jelasnya.

Yudi menambahkan, ke depan pelestarian tradisi kuluwung harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat yang semakin padat dan dinamis. Meski demikian, nilai-nilai filosofis dan tujuan utama dari tradisi tersebut tetap harus dipertahankan.

“Dengan kondisi penduduk yang semakin padat dan situasi yang terus berubah, kegiatan ini harus tetap dilestarikan, namun dengan tetap menjaga maksud, tujuan, dan filosofi yang terkandung di dalamnya,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap tradisi kuluwung dapat terus menjadi warisan budaya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat persatuan dan identitas masyarakat lokal.

(Pandu)

Tags: Adu KarbitBogor TimurBudaya LokalCariuDinas Kebudayaan BogorKuluwungWarisan BudayaYudi Santosa

Related Posts

HJB di Malasari Bawa Dampak Positif bagi Warga, Dita: Jalan Bagus, Banyak Wisatawan
Suara Bogor

HJB di Malasari Bawa Dampak Positif bagi Warga, Dita: Jalan Bagus, Banyak Wisatawan

June 3, 2026
Ade Yasin Hadiri HJB ke-544 di Malasari, Apresiasi Konsep Perayaan dan Pembangunan Kabupaten Bogor
Suara Bogor

Ade Yasin Hadiri HJB ke-544 di Malasari, Apresiasi Konsep Perayaan dan Pembangunan Kabupaten Bogor

June 3, 2026
HJB ke-544 Digelar di Malasari, Rudy Soroti Akses Pendidikan dan Infrastruktur
Suara Bogor

HJB ke-544 Digelar di Malasari, Rudy Soroti Akses Pendidikan dan Infrastruktur

June 3, 2026
Ratusan Goweser Napak Tilas Sejarah Bogor, Tempuh 64 Kilometer Sambut HJB ke-544
Suara Bogor

Ratusan Goweser Napak Tilas Sejarah Bogor, Tempuh 64 Kilometer Sambut HJB ke-544

June 2, 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila
Suara Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

June 1, 2026
‎Bupati Bogor Resmi Buka KaBogorFest 2026, Hadirkan Festival Rakyat hingga Bazar UMKM di Pakansari ‎
Suara Bogor

‎Bupati Bogor Resmi Buka KaBogorFest 2026, Hadirkan Festival Rakyat hingga Bazar UMKM di Pakansari ‎

May 31, 2026
Next Post
H+3 Lebaran: Arus Wisata Puncak Mulai Menurun

H+3 Lebaran: Arus Wisata Puncak Mulai Menurun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Begini Harapan Guru di Malasari pada Momentum HJB ke-544!
  • HJB di Malasari Bawa Dampak Positif bagi Warga, Dita: Jalan Bagus, Banyak Wisatawan
  • Ade Yasin Hadiri HJB ke-544 di Malasari, Apresiasi Konsep Perayaan dan Pembangunan Kabupaten Bogor
  • HJB ke-544 Digelar di Malasari, Rudy Soroti Akses Pendidikan dan Infrastruktur
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?