SUARABOTIM.COM – Polsek Parung berhasil mengamankan dua remaja yang diduga terlibat aksi tawuran di Jalan H. Mad Nur, Desa Iwul, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, pada Jumat malam (31/7/26).
Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menyebut adanya sekelompok remaja berkumpul dan diduga akan melakukan aksi tawuran di kawasan tersebut.
Menindaklanjuti informasi itu, personel piket fungsi yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) AKP Jhon F. Manik, bersama anggota piket lainnya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan patroli sekaligus upaya pencegahan.
“Sekitar pukul 21.55 WIB, petugas mendapati sekelompok remaja yang diduga terlibat aksi tawuran. Saat petugas melakukan tindakan kepolisian, para remaja berusaha melarikan diri,” ujarnya, Sabtu (1/8/26).
Dengan dibantu warga sekitar, lanjut Kompol Maman, petugas berhasil meringkus dua remaja yang diduga ikut serta dalam akai tawuran.
“Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui kedua remaja tersebut berangkat bersama teman-temannya menggunakan sepeda motor menuju lokasi tawuran. Selanjutnya, keduanya dibawa ke Mapolsek Parung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.
Terlebih, Kompol maman juga memaparkan, pihaknya berhasil mengamankan beberapa barang bukti di lokasi kejadian.
“Kami berhasil amankan satu unit sepeda motor Honda Supra New warna hitam tanpa nomor polisi dan satu buah kaos olahraga bertuliskan SDN Babakan 02 Ciseeng,” paparnya.
Lebih lanjut, Kompol Maman juga menyampaikan, apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi secara cepat sehingga potensi gangguan keamanan dapat segera dicegah.
“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari,” tuturnya.
Ia mengucapkan, peran keluarga sangat vital untuk mencegah agar anak tidak terjerumus dalam hal yang tidak baik seperti aksi tawuran, geng motor, penyalahgunaan narkoba, dan kenakalan remaja lainnya.
“Mari arahkan generasi muda pada kegiatan yang positif seperti olahraga, kepanduan, paskibra, dan kegiatan pembinaan karakter lainnya,” tutupnya.
(Pandu)






