SUARABOTIM.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) RI menargetkan setiap kabupaten/kota di Indonesia memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat yang mampu menampung sedikitnya 2.000 siswa dari jenjang pendidikan SD, SMP hingga SMA.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah.
“Targetnya setiap kabupaten/kota memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Satu gedung permanen nantinya bisa menampung tidak kurang dari 2.000 siswa, mulai tingkat SD, SMP sampai SMA,” ujar pria yang kerap disapa Gus Ipul, Kamis (5/11/2026).
Gus Ipul mengungkapkan, hingga saat ini sudah terdapat 100 gedung permanen Sekolah Rakyat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 93 gedung telah beroperasi dan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, sedangkan tujuh gedung lainnya masih dalam proses pembangunan.
Sementara itu, jumlah siswa Sekolah Rakyat yang telah mengikuti kegiatan pendidikan mencapai sekitar 45.000 orang.
Gus Ipul juga menjelaskan, dalam pelaksanaannya masih terdapat siswa yang membutuhkan masa penyesuaian sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar secara optimal.
Bahkan, sejumlah siswa harus menjalani proses rehabilitasi terlebih dahulu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
“Alhamdulillah, sudah berjalan. Namun, sebagian siswa masih memerlukan penyesuaian. Ada yang diawali dengan rehabilitasi terlebih dahulu karena memang membutuhkan penanganan sesuai kondisi setiap siswa,” tutupnya.
(Penulis: Pandu Maulana)






