SUARABOTIM.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) telah memberhentikan sekitar lima tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan Sekolah Rakyat.
Pemberhentian tersebut dilakukan karena mereka diduga melakukan pelanggaran berupa kekerasan seksual, kekerasan fisik, perundungan (bullying), hingga tindakan intoleransi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, langkah tegas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga lingkungan Sekolah Rakyat agar tetap aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
“Siswa Sekolah Rakyat ini berasal dari lingkungan yang berbeda-beda. Saya harus sampaikan sebagian di antaranya adalah juga korban kekerasan seksual, mungkin juga ada anak yang berhadapan dengan hukum,” ujar pria yang kerap disapa Gus Ipul kepada SuaraBotim.Com, Kamis (5/11/2026).
“Jadi banyak sekali latar belakangnya dan ini semua harus didekati dengan baik ya,” sambungnya.
Gus Ipul juga mengungkapkan, ada beberapa kejadian di lingkungan sekolah rakyat yang terus dilakukan pencegahan agar hal serupa tidak terjadi dilain waktu.
“Kita lakukan pendekatan-pendekatan dan kita carikan solusi, jika ada hal yang memang memerlukan penanganan rehabilitasi, kita bawa dulu ke sentra milik Kementerian Sosial,” jelasnya.
Namun, Gus Ipul juga mengaku, beberapa kasus yang berada di Sekolah Rakyat dapat ditangani. Ia juga membuka jalur pelaporan dari berbagai pihak jika terjadi sesuai yang tidak diinginkan.
“Jalur pelaporan tidak satu jalur, tidak hanya kepala sekolah saja yang bisa melaporkan kepada kami, tapi semua pihak. Kita juga sering mendapat laporan dari LSM tentang ada beberapa kekerasan di Sekolah Rakyat, itu kita selesaikan,” jelasnya.
Terlebih, Gus Ipul juga menekankan, jika diketahui ada guru atau tenaga pendidik di Sekolah Rakyat yang melakukan kekerasan seksual atau kekerasan fisik, bullying, dan intoleransi, akan dilakukan pemberhentian.
“Yang kita berhentikan ya mungkin sampai hari ini sekitar lima ya, sekitar lima, kita berhentikan. Ada kepala sekolah di antaranya,” tutupnya.
(Penulis: Pandu Maulana)







