Tuesday, July 28, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Desa

Akibat Ribuan Ikan Mati di Setu Rawa Jejed, Warga Minta Usut Pelaku Pembuangan Limbah

by Asep Saepudin Sayyev
April 19, 2025
in Suara Desa
0
Akibat Ribuan Ikan Mati di Setu Rawa Jejed, Warga Minta Usut Pelaku Pembuangan Limbah
Share on FacebookShare on Twitter

 

Klapanunggal, SuaraBotim.Com – Warga Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, dikejutkan dengan temuan sejumlah ikan mati mendadak di Situ Rawa Jejed pada Kamis (17/4/25).

READ ALSO

Dukung SE Bupati Bogor, Kades Ciangsana Minta RT/RW Waspadai Ancaman Pedofilia

‎Wayang Golek Ki Dalang Ogi Sabda Permana Meriahkan Santunan Yatim Katar Unit 19 Tlajung Udik ‎

Kejadian tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama pengelola wisata setempat yang berada di bawah naungan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Menurut pengelola Situ Rawa Jejed, Rifki, ikan-ikan yang mati tersebut baru ditabur sekitar satu minggu sebelumnya. Jenis ikan yang mati antara lain bawal dan jaer.

Rifki menjelaskan, bahwa situ ini sebelumnya telah dirapikan untuk mendukung aktivitas wisata, seperti naik perahu dan menikmati taman yang ada.

“Kami belum tahu pasti penyebabnya. Dugaan awal bisa karena ikan baru ditabur atau kemungkinan pencemaran dari limbah, tapi masih menunggu hasil uji dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ujar Rifki kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (19/4/25).

Situ Rawa Jejed sendiri menjadi salah satu destinasi wisata lokal yang ramai dikunjungi warga, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Aktivitas memancing di area tertentu memang diperbolehkan, namun dikhawatirkan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem jika tidak dikontrol.

Rifki menyebut, DLH Kabupaten Bogor telah turun ke lokasi untuk mengambil sampel air dan ikan yang mati. Hingga saat ini, hasil uji laboratorium belum dirilis ke publik.

“Airnya baru bau setelah ikan-ikan itu mati. Warga jadi enggan datang karena baunya seperti bangkai. Kami berharap, kalau memang dari limbah pabrik, ada tindak lanjut. Kami ingin situ ini kembali asri,” terangnya.

Situ Rawa Jejed memiliki saluran air yang bermuara dari beberapa arah, termasuk dari area yang dekat dengan pabrik. Namun, belum ada kepastian apakah pencemaran berasal dari aktivitas industri di sekitar lokasi.

Warga dan pengelola berharap pemerintah setempat segera mengambil tindakan agar keberlangsungan ekosistem dan pariwisata di Situ Rawa Jejed tetap terjaga.

“Harapannya sih kalau memang benar dari limbah pabrik ada tindak lanjut lah. Intinya kami mah minta situ ini jadi asri lagi karena banyak warha yang suka main kesini,” terangnya.

Hal serupa dikeluhkan oleh Dedi (50) salahsatu warga Klapanunggal, dirinya meminta agar situ rawa jejed mendapatkan perhatian lebih.

“Warga yang kau berkunjung juga gaenak karena airnya berbau, saya minta agar dicari penyebabnya. Agar hal ini tidak terjadi di waktu yang akan datang,” tutupnya.

Tags: Setu Rawa Jejed

Related Posts

Dukung SE Bupati Bogor, Kades Ciangsana Minta RT/RW Waspadai Ancaman Pedofilia
Suara Desa

Dukung SE Bupati Bogor, Kades Ciangsana Minta RT/RW Waspadai Ancaman Pedofilia

July 26, 2026
‎Wayang Golek Ki Dalang Ogi Sabda Permana Meriahkan Santunan Yatim Katar Unit 19 Tlajung Udik ‎
Suara Desa

‎Wayang Golek Ki Dalang Ogi Sabda Permana Meriahkan Santunan Yatim Katar Unit 19 Tlajung Udik ‎

July 19, 2026
Kades Sirnasari Mengundurkan Diri Usai Didemo Warganya
Suara Desa

Kades Sirnasari Mengundurkan Diri Usai Didemo Warganya

July 13, 2026
Jembatan WIKA Gunung Putri Resmi Ditutup Bertahap Mulai Hari Ini
Suara Desa

Jembatan WIKA Gunung Putri Resmi Ditutup Bertahap Mulai Hari Ini

July 13, 2026
Soal Pilkades Serentak 2027, DPMD Masih Tunggu Permendagri untuk Penyesuaian Aturan
Suara Desa

Soal Pilkades Serentak 2027, DPMD Masih Tunggu Permendagri untuk Penyesuaian Aturan

July 3, 2026
H. Udin Saputra: Menang Kalah Bukan Tujuan, Kebersamaan Pemuda Gunung Putri yang Utama
Suara Desa

H. Udin Saputra: Menang Kalah Bukan Tujuan, Kebersamaan Pemuda Gunung Putri yang Utama

June 29, 2026
Next Post
Pemekaran Botim dan Bobar, Warga Soroti Infrastruktur

Pemekaran Botim dan Bobar, Warga Soroti Infrastruktur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Wahyudi Chaniago Apresiasi Kemenangan Telak Timnas Indonesia 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari
  • Diskanak Kabupaten Bogor Tebar 10.000 Benih Ikan di Situ Tlajung Udik, Warga Diimbau Jaga Kelestarian Lingkungan
  • Polsek Gunung Putri Bongkar Jaringan Curanmor di Wanaherang, Residivis dan Penadah Ditangkap
  • Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?