Tuesday, October 27, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Desa

Akibat Ribuan Ikan Mati di Setu Rawa Jejed, Warga Minta Usut Pelaku Pembuangan Limbah

by Asep Saepudin Sayyev
April 19, 2025
in Suara Desa
0
Akibat Ribuan Ikan Mati di Setu Rawa Jejed, Warga Minta Usut Pelaku Pembuangan Limbah
Share on FacebookShare on Twitter

 

Klapanunggal, SuaraBotim.Com – Warga Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, dikejutkan dengan temuan sejumlah ikan mati mendadak di Situ Rawa Jejed pada Kamis (17/4/25).

READ ALSO

Hadiri HUT ke-111 Desa Parung Panjang, Jaro Ade Motivasi Anak Yatim Raih Cita-Cita

Desa Cileungsi Kidul Bangun Gapura Dayeuh Pajajaran Sepanjang 232 Meter

Kejadian tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama pengelola wisata setempat yang berada di bawah naungan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Menurut pengelola Situ Rawa Jejed, Rifki, ikan-ikan yang mati tersebut baru ditabur sekitar satu minggu sebelumnya. Jenis ikan yang mati antara lain bawal dan jaer.

Rifki menjelaskan, bahwa situ ini sebelumnya telah dirapikan untuk mendukung aktivitas wisata, seperti naik perahu dan menikmati taman yang ada.

“Kami belum tahu pasti penyebabnya. Dugaan awal bisa karena ikan baru ditabur atau kemungkinan pencemaran dari limbah, tapi masih menunggu hasil uji dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ujar Rifki kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (19/4/25).

Situ Rawa Jejed sendiri menjadi salah satu destinasi wisata lokal yang ramai dikunjungi warga, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Aktivitas memancing di area tertentu memang diperbolehkan, namun dikhawatirkan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem jika tidak dikontrol.

Rifki menyebut, DLH Kabupaten Bogor telah turun ke lokasi untuk mengambil sampel air dan ikan yang mati. Hingga saat ini, hasil uji laboratorium belum dirilis ke publik.

“Airnya baru bau setelah ikan-ikan itu mati. Warga jadi enggan datang karena baunya seperti bangkai. Kami berharap, kalau memang dari limbah pabrik, ada tindak lanjut. Kami ingin situ ini kembali asri,” terangnya.

Situ Rawa Jejed memiliki saluran air yang bermuara dari beberapa arah, termasuk dari area yang dekat dengan pabrik. Namun, belum ada kepastian apakah pencemaran berasal dari aktivitas industri di sekitar lokasi.

Warga dan pengelola berharap pemerintah setempat segera mengambil tindakan agar keberlangsungan ekosistem dan pariwisata di Situ Rawa Jejed tetap terjaga.

“Harapannya sih kalau memang benar dari limbah pabrik ada tindak lanjut lah. Intinya kami mah minta situ ini jadi asri lagi karena banyak warha yang suka main kesini,” terangnya.

Hal serupa dikeluhkan oleh Dedi (50) salahsatu warga Klapanunggal, dirinya meminta agar situ rawa jejed mendapatkan perhatian lebih.

“Warga yang kau berkunjung juga gaenak karena airnya berbau, saya minta agar dicari penyebabnya. Agar hal ini tidak terjadi di waktu yang akan datang,” tutupnya.

Tags: Setu Rawa Jejed

Related Posts

Hadiri HUT ke-111 Desa Parung Panjang, Jaro Ade Motivasi Anak Yatim Raih Cita-Cita
Suara Desa

Hadiri HUT ke-111 Desa Parung Panjang, Jaro Ade Motivasi Anak Yatim Raih Cita-Cita

October 25, 2026
Desa Cileungsi Kidul Bangun Gapura Dayeuh Pajajaran Sepanjang 232 Meter
Suara Desa

Desa Cileungsi Kidul Bangun Gapura Dayeuh Pajajaran Sepanjang 232 Meter

October 21, 2026
Pemdes Sukamaju Genjot Pembangunan Infrastruktur Lewat BanKeu
Suara Desa

BKK Rp761 Juta, Jembatan Bojong Dibangun

October 14, 2026
BKK Rp761 Juta, Jembatan Bojong Dibangun
Suara Desa

Pemdes Sukamaju Genjot Pembangunan Infrastruktur Lewat BanKeu

October 14, 2026
Mepet Akhir Tahun, Bankeu Desa Tahap Dua di Kabupaten Bogor Terancam Tak Cair
Suara Desa

Mepet Akhir Tahun, Bankeu Desa Tahap Dua di Kabupaten Bogor Terancam Tak Cair

October 13, 2026
Akibatkan Banjir, Warga Leuwijambe Pertanyakan Izin Proyek PT.Putra Mahkota Land
Suara Desa

Akibatkan Banjir, Warga Leuwijambe Pertanyakan Izin Proyek PT.Putra Mahkota Land

October 7, 2026
Next Post
Pemekaran Botim dan Bobar, Warga Soroti Infrastruktur

Pemekaran Botim dan Bobar, Warga Soroti Infrastruktur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Saksi Kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut Pemkab Bogor, Begini Kata Rudy
  • Fadli Zon Buka Pekan Seni Media 2026 di Bogor, Hadirkan Kolaborasi Seni dan Teknologi
  • Lagi! Ratusan Siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Puluhan Masih Dirawat
  • Polres Bogor Jelaskan Tewasnya Suporter Remaja, IPDA Sigit: Dibacok Celurit
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?