Monday, July 27, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Presiden Prabowo Instruksikan BGN Perketat Standar Keamanan MBG

by Arsyit Syarifudin
February 3, 2026
in Kesehatan
0
Presiden Prabowo Instruksikan BGN Perketat Standar Keamanan MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

Sentul, SuaraBotim.Com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki fase baru yang lebih ketat. Meski jumlah penerima manfaatnya sudah menembus angka fantastis 60,7 juta jiwa, Presiden Prabowo Subianto mewanti-wanti agar kualitas dan keamanan makanan tidak boleh “ditawar” hanya demi mengejar target jangkauan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyebutkan bahwa hingga saat ini sudah ada 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di seluruh pelosok Indonesia. Namun, seiring dengan masifnya jumlah tersebut, sistem pengawasan akan diperketat mulai tahun ini.

READ ALSO

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar

Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota

“Arahan Pak Presiden sangat jelas: BGN harus cermat. Target memang dikejar, tapi kualitas dan keamanan penyajian adalah prioritas utama,” ungkap Dadan usai menghadiri Rakornas di SICC Sentul, Senin (2/2/2026) kemarin.

Sebagai langkah konkret, BGN bakal segera membentuk tim akreditasi dan sertifikasi khusus bagi SPPG. Nantinya, setiap unit penyedia makanan akan dinilai kinerjanya menggunakan sistem gradasi seperti layaknya akreditasi sekolah atau rumah sakit.

“Kita akan terapkan penilaian gradasi. Ada SPPG kategori Unggul dengan nilai A, Sangat Baik nilai B, dan Baik nilai C. Bahkan mungkin ada yang harus berjuang lebih keras atau dievaluasi jika tidak memenuhi standar,” jelas Dadan.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa nasi dan lauk yang sampai ke meja siswa tidak hanya mengenyangkan, tapi juga memenuhi standar gizi dan kebersihan yang ketat.

Dadan menegaskan, fokus BGN di tahun 2026 tidak lagi hanya soal menambah jumlah SPPG, melainkan pada peningkatan kualitas layanan dan edukasi. Harapannya, anak-anak tidak cuma mendapatkan intervensi gizi di sekolah, tapi juga paham bagaimana memilih makanan sehat di keseharian mereka.

“Tahun 2026 arahnya ke sana. Kita perbaiki penyajiannya, kita sertifikasi dapurnya, dan kita edukasi anak-anaknya,” pungkasnya.

Dengan sistem akreditasi ini, pemerintah berharap Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjadi program bantuan pangan terbesar, tetapi juga menjadi standar baru pelayanan publik yang transparan dan berkualitas tinggi.

(Retza)

Tags: Badan Gizi NasionalDadan HindayanaMakan Bergizi GratisPrabowo SubiantoRakornas 2026SPPG

Related Posts

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar
Kesehatan

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar

July 27, 2026
Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota
Kesehatan

Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota

July 22, 2026
Lewat Media Gathering, BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Edukasi JKN
Kesehatan

Lewat Media Gathering, BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Edukasi JKN

June 26, 2026
‎Pemkab Bogor Perkuat Program Desa Siaga TB, Target Seluruh Desa Terjangkau pada 2027
Kesehatan

‎Pemkab Bogor Perkuat Program Desa Siaga TB, Target Seluruh Desa Terjangkau pada 2027

June 18, 2026
Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene
Kesehatan

Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene

May 20, 2026
RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan
Kesehatan

RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan

May 18, 2026
Next Post
‎Soroti Maraknya Penjualan Tanah Kavling, Rudy Susmanto Ingatkan Dampak Lingkungan

‎Soroti Maraknya Penjualan Tanah Kavling, Rudy Susmanto Ingatkan Dampak Lingkungan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar
  • Diduga Jadi Penyebab Sungai Cileungsi Hitam dan Berbau, 5 Perusahaan Dilaporkan ke Polda Jabar
  • Satpol PP Tertibkan 96 PKL Jelang Laga Piala AFF Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari
  • Diduga Pengamen Rusak Ornamen Kujang di Median Jalan Pasar Cibinong, Begini Kata Cecep Imam
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?