SUARABOTIM.COM – Aksi dua orang yang diduga pengamen merusak ornamen berbentuk kujang di pagar median Jalan Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, viral di media sosial.
Video yang beredar memicu reaksi masyarakat karena ornamen tersebut merupakan bagian dari fasilitas umum yang baru dibangun dan dipercantik oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.
Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid, mengaku telah mengetahui video viral tersebut dan langsung menginstruksikan anggotanya untuk melakukan penelusuran terhadap pelaku.
“Justru kemarin saya sempat lihat di salah satu akun Instagram, ada pengamen yang membawa alat musik, kebetulan memotong ornamen kujang di pagar median Jalan Pasar Cibinong,” ujar Cecep kepada SuaraBotim.Com, Senin (27/7/2026).
Cecep mengatakan, pihaknya telah memerintahkan personel Satpol PP untuk mengidentifikasi kedua pria tersebut apabila kembali ditemukan sedang mengamen di kawasan Cibinong.
“Saya instruksikan kepada anggota, ketika melihat orang dengan ciri-ciri seperti di foto atau video itu, minimal diinterview saat sedang mengamen,” katanya.
Menurutnya, apabila aksi perusakan diketahui secara langsung di lokasi, Satpol PP dapat segera memberikan tindakan pembinaan maupun langkah sesuai ketentuan yang berlaku. Namun karena kejadian tersebut baru diketahui setelah videonya viral di media sosial, proses penelusuran masih terus dilakukan.
“Tapi kalau kita langsung melakukan pembinaan saat terjadi perusakan, sebetulnya bisa. Karena waktu itu kejadiannya viral di media sosial, saya sampaikan kepada anggota, kalau ada di perempatan atau lokasi lain sedang mengamen, minimal diinterview. Maksudnya apa? Kita akan dalami kasus tersebut,” jelasnya.
Hingga saat ini, Satpol PP Kabupaten Bogor mengaku belum berhasil menemukan kedua pria yang diduga melakukan aksi vandalisme tersebut.
“Dan sampai sekarang belum ketemu,” ungkap Cecep.
Meski demikian, mantan Camat Babakan Madang itu juga memastikan, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap fasilitas milik pemerintah tetap dilakukan secara rutin melalui patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).
“Ya pasti. Setiap kali pengawasan patroli yang dilakukan oleh KRYD, salah satu fokusnya adalah mengamankan aset-aset pemerintah,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena pagar median Jalan Pasar Cibinong yang dihiasi tulisan “Kuta Udaya Wangsa” serta ornamen kujang merupakan bagian dari penataan kawasan yang selesai dibangun pada pertengahan 2025.
Masyarakat pun berharap pelaku segera ditemukan dan diberikan tindakan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi serta fasilitas publik tetap terjaga.
(Pandu)







