Tuesday, July 28, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Jangan Panik, Dinkes Pastikan Kabupaten Bogor Zona Hijau Virus Nipah

by Arsyit Syarifudin
February 6, 2026
in Kesehatan
0
Jangan Panik, Dinkes Pastikan Kabupaten Bogor Zona Hijau Virus Nipah

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dr. Fusia Meidiawaty. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Belakangan ini, isu mengenai merebaknya Virus Nipah mulai menjadi buah bibir dan memicu kekhawatiran publik. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bergerak cepat memberikan klarifikasi guna meredam kepanikan warga.

Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, menegaskan bahwa hingga saat ini Kabupaten Bogor masih berada dalam Zona Hijau. Berdasarkan data nasional, belum ditemukan satu pun kasus konfirmasi penyakit tersebut pada manusia di wilayah Indonesia, termasuk di Bogor.

READ ALSO

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar

Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota

“Berdasarkan hasil sosialisasi bersama Kementerian Kesehatan RI, dijelaskan bahwa saat ini belum terdapat laporan kasus konfirmasi Virus Nipah di Kabupaten Bogor. Jadi masyarakat tidak perlu panik berlebihan,” ujar dr. Fusia, Jumat (6/2/2026).

Meski aman, dr. Fusia menjelaskan bahwa Virus Nipah bukan hal yang bisa disepelekan. Virus ini berasal dari kelelawar buah dan bisa menular ke manusia melalui perantara hewan lain seperti babi, atau makanan yang terkontaminasi.

“Gejalanya beragam, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) ringan hingga berat, bahkan radang otak (ensefalitis) yang berisiko kematian. Penularan bisa terjadi lewat kontak erat dengan penderita atau mengonsumsi buah yang sudah terpapar air liur kelelawar,” jelasnya.

Sebagai langkah mitigasi, dr. Fusia membagikan beberapa tips praktis bagi masyarakat untuk menghindari risiko penularan:

  1. Hindari Air Nira Mentah: Jangan mengonsumsi nira atau air aren yang diambil langsung dari pohon tanpa dimasak.

  2. Sortir Buah: Cuci dan kupas buah secara menyeluruh. Segera buang jika terdapat tanda bekas gigitan hewan (kelelawar).

  3. Daging Matang: Pastikan mengonsumsi daging ternak dalam kondisi benar-benar matang.

  4. PHBS: Rajin mencuci tangan dengan sabun dan menjaga kebersihan lingkungan kandang hewan.

“Intinya adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jika lingkungan bersih dan daya tahan tubuh terjaga dengan gizi seimbang, risiko penularan penyakit apapun bisa diminimalisir,” pungkasnya.

(Retza)

Tags: Dinkes Kabupaten Bogordr. Fusia MeidiawatyKesehatan MasyarakatPenyakit ZoonosisPHBSVirus Nipah

Related Posts

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar
Kesehatan

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar

July 27, 2026
Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota
Kesehatan

Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota

July 22, 2026
Lewat Media Gathering, BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Edukasi JKN
Kesehatan

Lewat Media Gathering, BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Edukasi JKN

June 26, 2026
‎Pemkab Bogor Perkuat Program Desa Siaga TB, Target Seluruh Desa Terjangkau pada 2027
Kesehatan

‎Pemkab Bogor Perkuat Program Desa Siaga TB, Target Seluruh Desa Terjangkau pada 2027

June 18, 2026
Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene
Kesehatan

Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene

May 20, 2026
RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan
Kesehatan

RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan

May 18, 2026
Next Post
Banten Jadi ‘Lautan’ Wartawan: 1.000 Lebih Insan Pers Tiba di Serang Sambut HPN 2026

Banten Jadi 'Lautan' Wartawan: 1.000 Lebih Insan Pers Tiba di Serang Sambut HPN 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Wahyudi Chaniago Apresiasi Kemenangan Telak Timnas Indonesia 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari
  • Diskanak Kabupaten Bogor Tebar 10.000 Benih Ikan di Situ Tlajung Udik, Warga Diimbau Jaga Kelestarian Lingkungan
  • Polsek Gunung Putri Bongkar Jaringan Curanmor di Wanaherang, Residivis dan Penadah Ditangkap
  • Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?