Thursday, October 29, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Jangan Panik, Dinkes Pastikan Kabupaten Bogor Zona Hijau Virus Nipah

by Arsyit Syarifudin
February 6, 2026
in Kesehatan
0
Jangan Panik, Dinkes Pastikan Kabupaten Bogor Zona Hijau Virus Nipah

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dr. Fusia Meidiawaty. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Belakangan ini, isu mengenai merebaknya Virus Nipah mulai menjadi buah bibir dan memicu kekhawatiran publik. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bergerak cepat memberikan klarifikasi guna meredam kepanikan warga.

Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, menegaskan bahwa hingga saat ini Kabupaten Bogor masih berada dalam Zona Hijau. Berdasarkan data nasional, belum ditemukan satu pun kasus konfirmasi penyakit tersebut pada manusia di wilayah Indonesia, termasuk di Bogor.

READ ALSO

Kolaborasi Merries Jagoan Kulit Bayi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat

Puskesmas Pabuaran Indah dan Posyandu Nusa Indah Raih Penghargaan Imunisasi Terbaik di Jawa Barat

“Berdasarkan hasil sosialisasi bersama Kementerian Kesehatan RI, dijelaskan bahwa saat ini belum terdapat laporan kasus konfirmasi Virus Nipah di Kabupaten Bogor. Jadi masyarakat tidak perlu panik berlebihan,” ujar dr. Fusia, Jumat (6/2/2026).

Meski aman, dr. Fusia menjelaskan bahwa Virus Nipah bukan hal yang bisa disepelekan. Virus ini berasal dari kelelawar buah dan bisa menular ke manusia melalui perantara hewan lain seperti babi, atau makanan yang terkontaminasi.

“Gejalanya beragam, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) ringan hingga berat, bahkan radang otak (ensefalitis) yang berisiko kematian. Penularan bisa terjadi lewat kontak erat dengan penderita atau mengonsumsi buah yang sudah terpapar air liur kelelawar,” jelasnya.

Sebagai langkah mitigasi, dr. Fusia membagikan beberapa tips praktis bagi masyarakat untuk menghindari risiko penularan:

  1. Hindari Air Nira Mentah: Jangan mengonsumsi nira atau air aren yang diambil langsung dari pohon tanpa dimasak.

  2. Sortir Buah: Cuci dan kupas buah secara menyeluruh. Segera buang jika terdapat tanda bekas gigitan hewan (kelelawar).

  3. Daging Matang: Pastikan mengonsumsi daging ternak dalam kondisi benar-benar matang.

  4. PHBS: Rajin mencuci tangan dengan sabun dan menjaga kebersihan lingkungan kandang hewan.

“Intinya adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jika lingkungan bersih dan daya tahan tubuh terjaga dengan gizi seimbang, risiko penularan penyakit apapun bisa diminimalisir,” pungkasnya.

(Retza)

Tags: Dinkes Kabupaten Bogordr. Fusia MeidiawatyKesehatan MasyarakatPenyakit ZoonosisPHBSVirus Nipah

Related Posts

Kolaborasi Merries Jagoan Kulit Bayi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat
Kesehatan

Kolaborasi Merries Jagoan Kulit Bayi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat

October 22, 2026
Puskesmas Pabuaran Indah dan Posyandu Nusa Indah Raih Penghargaan Imunisasi Terbaik di Jawa Barat
Kesehatan

Puskesmas Pabuaran Indah dan Posyandu Nusa Indah Raih Penghargaan Imunisasi Terbaik di Jawa Barat

October 9, 2026
IGD RS di Kabupaten Bogor Dikeluhkan Relawan karena Kerap Penuh, Dinkes: Efek Pancaroba
Kesehatan

IGD RS di Kabupaten Bogor Dikeluhkan Relawan karena Kerap Penuh, Dinkes: Efek Pancaroba

September 30, 2026
IGD RS di Kabupaten Bogor Kerap Penuh, Relawan Ambulans Keluhkan Sulit Cari Ruang untuk Pasien
Kesehatan

IGD RS di Kabupaten Bogor Kerap Penuh, Relawan Ambulans Keluhkan Sulit Cari Ruang untuk Pasien

September 30, 2026
‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan
Kesehatan

‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan

September 8, 2026
‎Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Paparan Asap
Kesehatan

‎Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Paparan Asap

September 8, 2026
Next Post
Banten Jadi ‘Lautan’ Wartawan: 1.000 Lebih Insan Pers Tiba di Serang Sambut HPN 2026

Banten Jadi 'Lautan' Wartawan: 1.000 Lebih Insan Pers Tiba di Serang Sambut HPN 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Momentum Hari Sumpah Pemuda, KNPI Kabupaten Bogor Gelar Ganti Oli Gratis untuk Ratusan Ojol
  • Lepas 946 Atlet ke Porprov Jabar 2026, Bupati Bogor Bidik Gelar Juara Umum
  • Jaro Ade Buka Suara soal Pemanggilan KPK, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang
  • Hari Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Jauhi Kekerasan
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?