Friday, June 12, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Jangan Panik, Dinkes Pastikan Kabupaten Bogor Zona Hijau Virus Nipah

by Arsyit Syarifudin
February 6, 2026
in Kesehatan
0
Jangan Panik, Dinkes Pastikan Kabupaten Bogor Zona Hijau Virus Nipah

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dr. Fusia Meidiawaty. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Belakangan ini, isu mengenai merebaknya Virus Nipah mulai menjadi buah bibir dan memicu kekhawatiran publik. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bergerak cepat memberikan klarifikasi guna meredam kepanikan warga.

Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, menegaskan bahwa hingga saat ini Kabupaten Bogor masih berada dalam Zona Hijau. Berdasarkan data nasional, belum ditemukan satu pun kasus konfirmasi penyakit tersebut pada manusia di wilayah Indonesia, termasuk di Bogor.

READ ALSO

Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene

RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan

“Berdasarkan hasil sosialisasi bersama Kementerian Kesehatan RI, dijelaskan bahwa saat ini belum terdapat laporan kasus konfirmasi Virus Nipah di Kabupaten Bogor. Jadi masyarakat tidak perlu panik berlebihan,” ujar dr. Fusia, Jumat (6/2/2026).

Meski aman, dr. Fusia menjelaskan bahwa Virus Nipah bukan hal yang bisa disepelekan. Virus ini berasal dari kelelawar buah dan bisa menular ke manusia melalui perantara hewan lain seperti babi, atau makanan yang terkontaminasi.

“Gejalanya beragam, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) ringan hingga berat, bahkan radang otak (ensefalitis) yang berisiko kematian. Penularan bisa terjadi lewat kontak erat dengan penderita atau mengonsumsi buah yang sudah terpapar air liur kelelawar,” jelasnya.

Sebagai langkah mitigasi, dr. Fusia membagikan beberapa tips praktis bagi masyarakat untuk menghindari risiko penularan:

  1. Hindari Air Nira Mentah: Jangan mengonsumsi nira atau air aren yang diambil langsung dari pohon tanpa dimasak.

  2. Sortir Buah: Cuci dan kupas buah secara menyeluruh. Segera buang jika terdapat tanda bekas gigitan hewan (kelelawar).

  3. Daging Matang: Pastikan mengonsumsi daging ternak dalam kondisi benar-benar matang.

  4. PHBS: Rajin mencuci tangan dengan sabun dan menjaga kebersihan lingkungan kandang hewan.

“Intinya adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jika lingkungan bersih dan daya tahan tubuh terjaga dengan gizi seimbang, risiko penularan penyakit apapun bisa diminimalisir,” pungkasnya.

(Retza)

Tags: Dinkes Kabupaten Bogordr. Fusia MeidiawatyKesehatan MasyarakatPenyakit ZoonosisPHBSVirus Nipah

Related Posts

Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene
Kesehatan

Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene

May 20, 2026
RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan
Kesehatan

RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan

May 18, 2026
Banyak SPPG Tak Penuhi Standar, BGN Hentikan Sementara 1.242 Dapur MBG
Kesehatan

Banyak SPPG Tak Penuhi Standar, BGN Hentikan Sementara 1.242 Dapur MBG

May 15, 2026
‎Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Hantavirus dari Tikus
Kesehatan

‎Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Hantavirus dari Tikus

May 15, 2026
‎Sastra Winara Sebut Program MBG Bantu Tingkatkan Gizi Anak di Kabupaten Bogor
Kesehatan

‎Sastra Winara Sebut Program MBG Bantu Tingkatkan Gizi Anak di Kabupaten Bogor

May 12, 2026
Manfaat Buah Naga untuk Balita: Superfood Alami yang Baik untuk Tumbuh Kembang
Kesehatan

Manfaat Buah Naga untuk Balita: Superfood Alami yang Baik untuk Tumbuh Kembang

March 23, 2026
Next Post
Banten Jadi ‘Lautan’ Wartawan: 1.000 Lebih Insan Pers Tiba di Serang Sambut HPN 2026

Banten Jadi 'Lautan' Wartawan: 1.000 Lebih Insan Pers Tiba di Serang Sambut HPN 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Ribuan Motor Kejahatan Program MBG Parkir di Bogor
  • Gencarkan Pemberdayaan Lokal, Solusi Bangun Indonesia Sabet Penghargaan Forum CSR Jabar 2026
  • Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat
  • Pemotor Tewas Terserempet Mobil Saat Pindah Lajur di Parung
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?