Cibinong, SuaraBotim.Com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan aliran sungai dan setu dari tumpukan sampah, terutama di aliran irigasi Setu Cikaret yang belakangan ini dipenuhi sampah.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala DLH Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kita sedang investigasi untuk mengetahui apa penyebab utama tumpukan sampah ini. Kita ingin tahu bagaimana sebenarnya pola pembuangan sampah masyarakat bisa sampai seperti ini,” ujar Teuku kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (18/10/25).
Menurutnya, penanganan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada DLH. Semua pihak, mulai dari tokoh masyarakat, alim ulama, hingga warga sekitar, diminta turun tangan langsung menjaga dan membersihkan lingkungan, terutama aliran Sungai Cikaret yang menjadi sumber irigasi dan ekosistem penting.
“Jangan masalahnya terus dilimpahkan ke DLH. Padahal, ini adalah masalah kita bersama. Ke depan, jika sudah diketahui penyebabnya berasal dari masyarakat, maka masyarakat juga harus turut serta mengangkat sampah di Sungai Cikaret itu,” tegasnya.
Teuku juga menekankan, bahwa kepedulian terhadap sampah tidak boleh hanya datang dari DLH. Sesuai amanat undang-undang, persoalan sampah harus diselesaikan dalam satu kawasan secara terpadu.
“Sampah bukan hanya urusan DLH. Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh stakeholder dan masyarakat. Mari kita jaga lingkungan demi masa depan yang lebih bersih dan sehat,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu pengendara motor yang tengah menikmati pemandangan Setu Cikaret, Ibrahim, berharap kawasan tersebut bisa lebih bersih dan terawat agar tetap menjadi destinasi wisata warga.
“Sayang banget kalau alam yang seindah ini dipenuhi sampah. Kalau masyarakat sadar dan peduli, Setu Cikaret bisa jadi tempat yang asri dan nyaman untuk semua,” katanya.
(Pandu)







