SUARABOTIM.COM – Dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara menegaskan, pihaknya akan menunggu proses hukum yang tengah berjalan di kepolisian.
“Kita tunggu proses dari pihak kepolisian. Apapun itu, kita akan menunggu tahapan-tahapan seperti pemanggilan dan sebagainya dari aparat penegak hukum,” ujar Sastra Winara kepada SuaraBotim.Com, Selasa (5/5/26).
Ia menekankan, DPRD menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tidak ingin berspekulasi sebelum ada hasil resmi dari penyelidikan pihak berwenang.
Menanggapi sikap Bupati Bogor yang meminta agar kasus tersebut ditindak tegas, Sastra menyatakan dukungannya. Menurutnya, langkah tegas diperlukan untuk mencegah terulangnya praktik serupa di masa mendatang.
“Iya, kita mendukung itu, supaya tidak terjadi hal-hal serupa di kemudian hari,” tegasnya.
Dugaan jual beli jabatan ini menjadi perhatian publik karena dinilai mencederai prinsip transparansi dan profesionalisme dalam tata kelola pemerintahan daerah. DPRD berharap penanganan kasus ini dapat dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
(Pandu)







