Friday, June 12, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Evaluasi Tata Guna Lahan Jadi Sorotan, Ini Kata H. Achmad Fathoni

by Asep Saepudin Sayyev
March 6, 2025
in Suara Bogor
0
Evaluasi Tata Guna Lahan Jadi Sorotan, Ini Kata H. Achmad Fathoni

Achmad Fathoni

Share on FacebookShare on Twitter

Gunung Putri, SuaraBotim.Com– Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, H. Achmad Fathoni, menyoroti tata guna lahan sebagai faktor utama yang perlu dievaluasi dalam penanganan banjir di Bojong Kulur yang menurutnya banyak aturan yang sudah ditetapkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), tetapi sering kali dilanggar.

“Kita punya aturan tata guna lahan yang jelas, termasuk mana area yang boleh dibangun dan tidak boleh. Di daerah pegunungan, ada batasan berapa persen yang boleh digunakan untuk pembangunan. Namun, sepertinya ada pihak yang melanggar, entah karena ada oknum pemerintah yang mendukung atau ada pihak swasta yang mencuri-curi kesempatan,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com di Bojong Kulur, Selasa (5/3).

READ ALSO

Bappenda Kabupaten Bogor Perkuat Peran Desa dalam Pendataan Pajak, Targetkan Pendapatan Daerah Meningkat

Desa Gunung Sari Citeureup Krisis Air Bersih, BPBD Kabupaten Bogor Salurkan 5.000 Liter Air

Fathoni menegaskan, bahwa penegakan aturan ini menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah tetapi juga masyarakat.

“Kalau pemerintah terus menindak tapi masyarakat tetap melanggar, akan sulit menyelesaikan masalah ini. Kita harus belajar dari kejadian ini bahwa perusakan hulu pegunungan dampaknya sangat besar. Jika kita menjaga gunung dengan baik, saat kemarau tidak kekurangan air, dan saat musim hujan tidak mengalami banjir serta longsor,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi ketat terhadap kawasan wisata di Puncak. Bahkan, ia tidak ragu untuk mencabut izin operasional tempat wisata yang terbukti melanggar aturan lingkungan.

“Ada Jaswita yang membangun sarana rekreasi di Puncak. Dari informasi yang saya terima dari Bupati Bogor, salah satu kubah bangunan jatuh ke sungai dan menyebabkan penyumbatan, hingga akhirnya memicu luapan air yang berkontribusi pada banjir. Ini harus segera ditindak,” tegasnya.

Kamg Dedi menyayangkan, maraknya alih fungsi lahan di Puncak, yang berdampak pada berkurangnya daya resapan air.

“Kawasan Puncak seharusnya difungsikan sebagai perkebunan teh dan hutan lindung untuk menjaga ekosistem. Jika lahan ini terus berubah fungsi secara masif hingga menyebabkan bencana, maka harus segera dievaluasi. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dibanding kepentingan bisnis,” tutupnya.

(pandu)

Tags: Achmad Fathoni

Related Posts

Bappenda Kabupaten Bogor Perkuat Peran Desa dalam Pendataan Pajak, Targetkan Pendapatan Daerah Meningkat
Suara Bogor

Bappenda Kabupaten Bogor Perkuat Peran Desa dalam Pendataan Pajak, Targetkan Pendapatan Daerah Meningkat

June 11, 2026
Desa Gunung Sari Citeureup Krisis Air Bersih, BPBD Kabupaten Bogor Salurkan 5.000 Liter Air
Suara Bogor

Desa Gunung Sari Citeureup Krisis Air Bersih, BPBD Kabupaten Bogor Salurkan 5.000 Liter Air

June 11, 2026
‎Harga Pertamax Naik, Warga Keluhkan Beban Pengeluaran dan Kenaikan Mendadak
Suara Bogor

‎Harga Pertamax Naik, Warga Keluhkan Beban Pengeluaran dan Kenaikan Mendadak

June 10, 2026
‎Pemkab Bogor Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Ketua DPRD: Ini Bukti Good Government
Suara Bogor

‎Pemkab Bogor Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Ketua DPRD: Ini Bukti Good Government

June 10, 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Aktivitas Berburu Dievaluasi Usai Tragedi Bocah Tewas di Jasinga
Suara Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Aktivitas Berburu Dievaluasi Usai Tragedi Bocah Tewas di Jasinga

June 9, 2026
KPAD Kabupaten Bogor Akan Kawal Tuntas Kasus Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu di Pamijahan
Suara Bogor

KPAD Kabupaten Bogor Akan Kawal Tuntas Kasus Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu di Pamijahan

June 9, 2026
Next Post
Pascabanjir di Bojong Kulur, Camat: Akan Normalisasi Sungai Cileungsi dan Cikeas

Pascabanjir di Bojong Kulur, Camat: Akan Normalisasi Sungai Cileungsi dan Cikeas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Las Listrik Picu Kebakaran Gudang Rongsok di Sentul ‎
  • Nongkrong Ala Coffee Shop Estetik, Warkop Agam Medan Hadir di Dramaga
  • Bappenda Kabupaten Bogor Perkuat Peran Desa dalam Pendataan Pajak, Targetkan Pendapatan Daerah Meningkat
  • Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri untuk Buru Anjing Pemburu yang Lepas di Jasinga
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?