Saturday, June 13, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Gubernur Jabar Ungkap Alasan Menangis Lihat Hutan Sakral Bogor Dirusak, Ekosistem Terancam!

by Asep Saepudin Sayyev
March 14, 2025
in Suara Bogor
0
Gubernur Jabar Ungkap Alasan Menangis Lihat Hutan Sakral Bogor Dirusak, Ekosistem Terancam!
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi ungkap pentingnya menjaga kelestarian hutan yang di nilai sebagai warisan budaya peradaban Sunda.

Dedi Mulyadi menyatakan, bahwa saat ini hutan masih menjadi peninggalan utama di Bogor uang masih tersisa dan hidup.

READ ALSO

Bappenda Kabupaten Bogor Perkuat Peran Desa dalam Pendataan Pajak, Targetkan Pendapatan Daerah Meningkat

Desa Gunung Sari Citeureup Krisis Air Bersih, BPBD Kabupaten Bogor Salurkan 5.000 Liter Air

“Karena bagi saya hutan itu nilai spiritualitas, dia menjadi pusat ekosistem kehidupannya manusia. Masa pusatnya diganggu, kan ga boleh,” ucapnya kepada SuaraBotim.Com, Jum’at (14/3/25).

Menurutnya, lanjut Dedi, dalam tradisi Sunda, hutan dibagi menjadi empat jenis yang memiliki nilai sakral.

“Pertama Leweung Tutupan, itu Leuweung (Hutan) tidak boleh tersentuh disebutnya Taman Nasional,” ujarnya.

Kedua Leuweung Titipan dibawah taman nasional, itu hutan lindung, ketiga Leuweung Awisan ini cadangan kalau yang keempat sudah habis dan terakhir Leuweung Garapan.

“Ini areal-areal sakral yng tidak boleh diganggu. Makanya saya nangis kenapa? Karena areal yg kita sakralkan diganggu. Kenapa? Karena ini pusat ekosistem di sini. Jadi kalau ekosistem diganggu, maka terganggu juga ekosistem, nanti lahir penyakit segala macam,” ungkapnya.

Dedi menjelaskan, bahwa pemahaman tentang hutan yang diwariskan oleh nenek moyang, meskipun tidak dijelaskan dengan bahasa ilmiah, sudah mencakup pemahaman yang dalam tentang keseimbangan alam.

“Dulu orang tua kita belum bisa menerjemahkan dalam bahasa ilmiah seperti hari ini. Kita fokus areal yg mestinya hutan, menjadi hutan,” katanya

“Are yang bisa digunakan untuk garapan tadi ya tidak masalah yang tidak boleh itu hutan garapan tidak boleh masuk areal tutupan. Kan ada aturannya,” tutupnya.

(pandu)

Tags: Dedi Mulyadi

Related Posts

Bappenda Kabupaten Bogor Perkuat Peran Desa dalam Pendataan Pajak, Targetkan Pendapatan Daerah Meningkat
Suara Bogor

Bappenda Kabupaten Bogor Perkuat Peran Desa dalam Pendataan Pajak, Targetkan Pendapatan Daerah Meningkat

June 11, 2026
Desa Gunung Sari Citeureup Krisis Air Bersih, BPBD Kabupaten Bogor Salurkan 5.000 Liter Air
Suara Bogor

Desa Gunung Sari Citeureup Krisis Air Bersih, BPBD Kabupaten Bogor Salurkan 5.000 Liter Air

June 11, 2026
‎Harga Pertamax Naik, Warga Keluhkan Beban Pengeluaran dan Kenaikan Mendadak
Suara Bogor

‎Harga Pertamax Naik, Warga Keluhkan Beban Pengeluaran dan Kenaikan Mendadak

June 10, 2026
‎Pemkab Bogor Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Ketua DPRD: Ini Bukti Good Government
Suara Bogor

‎Pemkab Bogor Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Ketua DPRD: Ini Bukti Good Government

June 10, 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Aktivitas Berburu Dievaluasi Usai Tragedi Bocah Tewas di Jasinga
Suara Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Aktivitas Berburu Dievaluasi Usai Tragedi Bocah Tewas di Jasinga

June 9, 2026
KPAD Kabupaten Bogor Akan Kawal Tuntas Kasus Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu di Pamijahan
Suara Bogor

KPAD Kabupaten Bogor Akan Kawal Tuntas Kasus Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu di Pamijahan

June 9, 2026
Next Post
Blewah, Buah Segar yang Selalu Jadi Primadona di Meja Saat Buka Puasa

Blewah, Buah Segar yang Selalu Jadi Primadona di Meja Saat Buka Puasa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Ribuan Motor Kejahatan Program MBG Parkir di Bogor
  • Gencarkan Pemberdayaan Lokal, Solusi Bangun Indonesia Sabet Penghargaan Forum CSR Jabar 2026
  • Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat
  • Pemotor Tewas Terserempet Mobil Saat Pindah Lajur di Parung
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?