Cisarua, SuaraBotim.Com – Dua dari lima orang yang tertimpa longsor di Kampung Sukatani, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor ditemukan meninggal dunia.

Staf Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Jalaludin mengatakan, bahwa pihaknya berhasil menemukan kedua korban yang tertimpa reruntuhan longsor saat sedang duduk di gajebo.
“Mulai pergerakan jam 09.30 WWIB dan mencari dua korban yang dinyatakan hilang dari total lima korban. Tiga diantaranya selamat dan langsung dilarikan kerumah sakit RS Paru Cisarua,” ungkapnya kepada SuaraBotim.Com, Minggu (6/7/25).
Lebih lanjut, kata Jalal, pihaknya melakukan pembersihan dengan menggunakan mesin pompa air untuk menyemprot longsoran.
“SAR gabungan membersihkan secara manual menggunakan alat SOP longsor. Dua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke RS paru cisarua sehingga Opsar ditutup dengan doa dan evaluasi,” jelasnya.
Identitas korban selamat yaitu Ana Rukiana (36), Hilman (38), dan Jonathan (20). Sedangkan, korban meninggal dunia J (30) dan R (18).
“Longsoran masih belum dibereskan setelah evakuasi dan evakuasi di tutup dengan evaluasi dan doa,” tutup dia.
Sebelumnya diberitakan, Dua orang dikabarkan hilang tertimpa tanah longsor di Kampung Sukatani, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/7/25) malam.
Staf Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Jalaludin mengatakan, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 21:00 WIB. Pihaknya mendapat laporan pada pukul 22:00 WIB.
“Dikarenakan hujan deras cukup lama sehingga tanah tebing menjadi labil yang mengakibatkan terjadinya longsor di tempat penginapan,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Minggu (6/7/25).
Jalal menyebut, bahwa korban diperkirakan sedang duduk di gajebo yang ada pada tempat penginapan tersebut.
“Kemungkinan, ada pergerakan tanah yang mengakibatkan longsoran tanah yang menimpa korban,” ungkapnya.
“Korban berlari menyelamatkan dirinya dari pergerakan tanah, namun korban diperkirakan tertimpa tanah longsoran,” terusnya.
(Pandu)







