SUARABOTIM.COM – Sejumlah rumah sakit di Kabupaten Bogor disebut mengalami kepadatan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Kondisi tersebut sebelumnya dikeluhkan relawan ambulans yang kesulitan mendapatkan ruang bagi pasien.
Namun, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty mengatakan, hingga saat ini belum terdapat peningkatan jumlah pasien penyakit yang signifikan.
Menurut Fusia, kepadatan di sejumlah IGD rumah sakit lebih berkaitan dengan kondisi musim pancaroba yang sedang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.
“Karena musim pancaroba saja ya. Musim pancaroba kalau lagi panas, panas banget, terus tiba-tiba hujan,” kata Fusia kepada SuaraBotim.Com, Rabu (30/9/26).
Ia menegaskan, berdasarkan pemantauan Dinkes Kabupaten Bogor, belum terdapat peningkatan signifikan terhadap jumlah pasien akibat penyakit tertentu.
“Belum ada peningkatan pasien penyakit yang signifikan,” ujarnya.
Kondisi cuaca yang berubah-ubah selama musim pancaroba dapat membuat masyarakat lebih rentan mengalami gangguan kesehatan.
Karena itu, masyarakat tetap diimbau menjaga kondisi tubuh dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan.
Sebelumnya diberitakan, Relawan ambulans di wilayah Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kondisi sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) yang dinilai kerap mengalami kepadatan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Ketua Forum Komunikasi Ambulans Tlajung Udik (FKAT), Asep Suryana mengatakan, kondisi tersebut menjadi kendala bagi relawan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika membutuhkan penanganan medis di rumah sakit.
Menurutnya, kepadatan pasien tidak hanya terjadi di satu rumah sakit. Ia menyebut sejumlah rumah sakit di Kabupaten Bogor mengalami keterbatasan tempat tidur di IGD akibat meningkatnya jumlah pasien.
“Bagi masyarakat Kabupaten Bogor khususnya wilayah Kecamatan Gunung Putri pada umumnya, kami mengimbau agar lebih giat dan semangat menjaga kesehatan. Saat ini banyak masyarakat yang mengalami gejala influenza,” kata pria yang kerap disapa Bang Rose kepada SuaraBotim.Com, Rabu (30/9/26).
(Pandu Maulana)






