SUARABOTIM.COM – Upaya untuk tetap menjaga kondusifitas di wilayah hukum Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Komandan Rayon Militer (Danramil) 0621-08/Cariu, Kapten Czi Yoni Santoso menyampaikan akan bersinergis dengan pihak kepolisian.
“Terkait Nataru untuk wilayah Kecamatan Cariu, karena kebijakan dari kepolisian itu hanya sebagai Pos Gatur. Jadi kami membantu pihak Kepolisian untuk mengatur lalulintas, terhitung mulai Tanggal 20 Desember 2025 sampai dengan 2 Januari 2026,” paparan Danramil Cariu, Kapten Czi Yoni Santoso, Selasa (23/12/2025).
Terkait pengamanan tempat ibadah ketika Natal, Kapten Czi Yoni Santoso mengatakan tidak ada Gereja di wilayah Kecamatan Cariu dan Kecamatan Tanjungsari. Namun, ia tetap mengimbau kepada masyarakat agar terus menjaga kerukunan beragama.
“Kemungkinan warga yang non muslim ada, jadi kita tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga toleransi beragama,” ucapnya.
Ia berpesan, saat malam pergantian tahun 2026, agar masyarakat Kecamatan Cariu khususnya tidak harus mencari titik keramaian ke perkotaan, cukup merayakan di wilayahnya sendiri.
“Kita juga harus ikuti perintah Bupati Bogor yang disampaikan kepada Camat, untuk mengadakan setiap Kecamatan titik keramaian. Kita punya lapangan Badak Putih yang biasanya menjadi titik keramaian saat malam pergantian tahun, jadi cukup disitu saja,” ujarnya.
Terpisah, salah satu warga Kecamatan Cariu, Adul bersepakat, setiap umat beragama harus bisa menjaga toleransi umat beragama.
“Setiap perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Cariu tidak pernah ada kejadian apa-apa, karena kita saling menghormati kepada setiap umat beragama. Dan saya sangat sepakat kalau kita harus tetap menjaga kerukunan beragama,” katanya.
(Deni Supriadi)







