Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Setelah sempat dipenuhi eceng gondok, Setu Gunung Putri di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kini kembali difungsikan sebagai lokasi latihan oleh klub GP Rafting.

Kegiatan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet muda di bawah naungan Komunitas Gemawana Indonesia.
Ranu Sugianto selaku Pembina Gemawana Indonesia sekaligus Kepala Bidang Diklat FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia) Kabupaten Bogor menjelaskan, bahwa Setu Gunung Putri kini dijadikan zona pelatihan arung jeram di arus tenang.
“Latihan ini berfokus pada pengenalan dasar teknik mendayung serta pengukuran parameter fisik,” ujar pria yang kerap disapa Capunk kepada SuaraBotim.Com, Senin (4/8/25).
“Tujuannya adalah untuk membina generasi muda, khususnya di wilayah Bogor Timur, agar siap mengikuti seleksi calon atlet FAJI Kabupaten Bogor,” terusnya.
Capunk menyebut, bahwa Situ Gunung Putri sangat bagus untuk latihan pengenalan dasar teknik mendayung dan parameter fisik olahraga arus deras.
Pelatihan ini juga merupakan bagian dari persiapan menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat ke-XV tahun 2026. Sejumlah komunitas dan lembaga turut ambil bagian dalam kegiatan ini, seperti KuMang Outbound dan Relawan Ambulance Jalur.
“Kami berharap generasi muda putra dan putri dari Kabupaten Bogor dapat berprestasi dan membawa nama baik daerah dalam ajang Porprov Jabar 2026 mendatang,” harapnya.
Kembalinya Setu Gunung Putri sebagai lokasi latihan rafting tidak hanya memperkuat program pembinaan atlet, namun juga menjadi simbol kebangkitan olahraga arung jeram di wilayah Kabupaten Bogor.
(Pandu)







