Thursday, July 2, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Kabupaten Bogor Miliki Jumlah ODGJ Terbanyak di Jabar, Mensos: Data Diperkuat agar Tepat Sasaran

by Arsyit Syarifudin
June 30, 2026
in Suara Bogor
0
Kabupaten Bogor Miliki Jumlah ODGJ Terbanyak di Jabar, Mensos: Data Diperkuat agar Tepat Sasaran

Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf. (Foto: Pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Kabupaten Bogor tercatat sebagai daerah dengan jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terbanyak di Jawa Barat pada 2025.

Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah ODGJ di Kabupaten Bogor mencapai 7.321 orang, sedangkan Sukabumi berada dibawahnya dengan mencapai 3.930 orang.

READ ALSO

‎Jaro Ade Bangga HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Cikeas, Dukung Ketahanan Pangan dan MBG

Kapolres Bogor Sebut Tak Ada Pesan Khusus dari Prabowo, Fokus pada Pengabdian Polri kepada Masyarakat

Menanggapi hal tersebut, Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menegaskan, ODGJ merupakan salah satu kelompok rentan yang menjadi prioritas penanganan pemerintah melalui Kementerian Sosial.

Menurutnya, ODGJ termasuk dalam 12 kategori kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus, bersama dengan anak yang berhadapan dengan hukum, anak terlantar, keluarga berpenghasilan rendah, pengemis, gelandangan, hingga korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“ODGJ menjadi salah satu dari sekian banyak kelompok rentan. Masalah yang dihadapi kelompok-kelompok rentan ini sangat banyak, sehingga langkah pertama yang kami lakukan adalah memperkuat data,” ujar pria yang kerap disapa Gus Ipul, Selasa (30/6/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini tengah melakukan konsolidasi data bersama pemerintah daerah di seluruh Jawa Barat agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Menurutnya, data yang dimiliki nantinya akan berbasis by name by address, sehingga memudahkan pemerintah dalam memberikan intervensi sesuai kebutuhan masing-masing penerima layanan.

“Setelah datanya valid dan lengkap, kita bisa melakukan intervensi secara bersama-sama. Kami memiliki layanan residensial apabila diperlukan, maupun layanan kunjungan kepada kelompok rentan yang membutuhkan perawatan,” katanya.

Menanggapi adanya laporan kasus terkait ODGJ di Kabupaten Bogor, Gus Ipul mengaku baru menerima informasi tersebut dan akan segera melakukan pendalaman.

Ia memastikan Kementerian Sosial akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperkuat layanan bagi masyarakat yang masuk kategori kelompok rentan.

“Kami akan mencoba mendalami informasi ini. Terus terang saya baru pertama kali mendapatkan informasi tersebut. Kami akan berkoordinasi dan menyiapkan sentra-sentra di Kabupaten Bogor untuk bekerja sama dengan bupati maupun wali kota dalam memberikan pelayanan kepada kelompok rentan,” ujarnya.

Ia menambahkan, bentuk layanan yang diberikan dapat berupa pelayanan residensial maupun perawatan di rumah sakit dengan skema pembiayaan yang dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Selain memperkuat pelayanan, Kemensos juga membuka ruang partisipasi masyarakat untuk melaporkan maupun mengusulkan data penerima bantuan sosial maupun kelompok rentan.

Saifullah Yusuf mengatakan, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui jalur formal yang melibatkan RT, RW, pemerintah desa, hingga operator data desa melalui aplikasi SIKS-NG.

Sementara itu, masyarakat umum, termasuk kalangan wartawan, juga dapat menyampaikan usulan maupun sanggahan melalui aplikasi Cek Bansos.

“Di aplikasi Cek Bansos terdapat fitur usul dan sanggah. Masyarakat bisa mengusulkan warga yang layak menerima bantuan sosial atau menyanggah apabila ada penerima yang sebenarnya tidak memenuhi syarat tetapi mendapatkan bantuan,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang tidak terbiasa menggunakan aplikasi, Kemensos juga menyediakan layanan pengaduan melalui Command Center 021-171 maupun WhatsApp Center 0887-7171-1171 sebagai saluran resmi untuk menampung berbagai aspirasi dan laporan dari masyarakat.

Dengan penguatan data serta kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, Kementerian Sosial berharap penanganan ODGJ dan kelompok rentan lainnya di Kabupaten Bogor dapat dilakukan lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

(Pandu)

Tags: bansos kabupaten bogorcek bansosGus Ipulkelompok rentan jabarKementerian Sosialodgj kabupaten bogorSaifullah Yusufsiks-ng

Related Posts

‎Jaro Ade Bangga HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Cikeas, Dukung Ketahanan Pangan dan MBG
Suara Bogor

‎Jaro Ade Bangga HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Cikeas, Dukung Ketahanan Pangan dan MBG

July 1, 2026
Kapolres Bogor Sebut Tak Ada Pesan Khusus dari Prabowo, Fokus pada Pengabdian Polri kepada Masyarakat
Suara Bogor

Kapolres Bogor Sebut Tak Ada Pesan Khusus dari Prabowo, Fokus pada Pengabdian Polri kepada Masyarakat

July 1, 2026
Warga Cileungsi Sumringah Dapat Kaus dari Prabowo di HUT Bhayangkara ke-80: “Alhamdulillah, Senang Banget”
Suara Bogor

Warga Cileungsi Sumringah Dapat Kaus dari Prabowo di HUT Bhayangkara ke-80: “Alhamdulillah, Senang Banget”

July 1, 2026
HUT Bhayangkara ke-80 di Bogor Jadi Kebanggaan, Rudy: Kehadiran Prabowo Dongkrak Ekonomi Warga
Suara Bogor

HUT Bhayangkara ke-80 di Bogor Jadi Kebanggaan, Rudy: Kehadiran Prabowo Dongkrak Ekonomi Warga

July 1, 2026
Pemkab Bogor Perkuat Sinergi Penyuluh Pertanian Swadaya, Dorong Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan
Suara Bogor

Pemkab Bogor Perkuat Sinergi Penyuluh Pertanian Swadaya, Dorong Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan

June 30, 2026
Truk Tambang Masih Langgar Jam Operasional di Kabupaten Bogor, Doni Maradona: Pemda Jangan Cuma Buat Aturan!
Suara Bogor

Truk Tambang Masih Langgar Jam Operasional di Kabupaten Bogor, Doni Maradona: Pemda Jangan Cuma Buat Aturan!

June 30, 2026
Next Post
Hilang 2 Hari di Hutan Lindung Megamendung, Ngatiman Ditemukan Selamat

Hilang 2 Hari di Hutan Lindung Megamendung, Ngatiman Ditemukan Selamat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Jaro Ade Bangga HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Cikeas, Dukung Ketahanan Pangan dan MBG
  • Kapolres Bogor Sebut Tak Ada Pesan Khusus dari Prabowo, Fokus pada Pengabdian Polri kepada Masyarakat
  • Warga Cileungsi Sumringah Dapat Kaus dari Prabowo di HUT Bhayangkara ke-80: “Alhamdulillah, Senang Banget”
  • HUT Bhayangkara ke-80 di Bogor Jadi Kebanggaan, Rudy: Kehadiran Prabowo Dongkrak Ekonomi Warga
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?