Sunday, July 26, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Ketahanan Pangan Kabupaten Dinilai Rendah, Ini Penyebabnya

by Ray
November 28, 2024
in Suara Bogor
0
Ketahanan Pangan Kabupaten Dinilai Rendah, Ini Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com _ Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor Bambam Setia Aji sebut ketahanan pangan di Kabupaten Bogor dinilai masih rendah karena minimnya lahan pertanian dan regenerasi petani.

“Peningkatan produksi pertanian, kita relatif selalu turun terus menerus, jadi intensifikasi sama eksentifikasi pertanian dianggap rendah sedangkan pertumbuhan penduduk cepat,” kata Plt Ketua DKP Bambam Setia Aji kepada SuaraBotim.Com di DKP Kabupaten Bogor. Kamis (28/11/24).

READ ALSO

Kasus Dugaan Korupsi RSUD Bogor Utara, Pemkab Bogor Siap Beri Pendamping Hukum bagi ASN yang Jadi Saksi

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Lantik Pengurus Kecamatan se-Kabupaten Bogor, Tekankan Sinergi dengan Pemerintah

Bambam menyebut, untuk perhitungan dari pusat tingkat kabupaten, pihaknya harus bisa memproduksi semuanya dengan sendiri untuk menghitung indeks ketahanan pangannya.

“Kita harus bisa memproduksi sendiri tetapi semuanya sudah perkotaan dan setengah masih perdesaan, itu yang kurang pas untuk perhitungan indeks ketahanan pangan kita. Mangkanya kita banyak daerah perkotaan saat ini di Kabupaten Bogor, beda halnya dengan Kota Bogor,” paparnya.

“Kota Bogor tidak wajib produksi, tetapi untuk pemenuhan pangan kita itu tidak kekurangan pangan, daya beli kita tinggi,” tambahnya.

Bambam menuturkan, seperti yang diindikasikan, bahwa IPH Kabupaten Bogor tidak tinggi dan memang ada indikatornya.

“Seperti kan indikasinya IPH kita tidak tinggi, kita masih dibawa, jadi ada memang indikator itu. Kita mengindikatorkan sebagai kabupaten, karena kita sudah mendekati kota sehingga kita tidak bisa mencapai ketahanan pangan yang bagus,” paparnya.

Sementara, Pj Bupati Bogor Bachril Bakri mengungkapkan, indeks ketahanan pangan di Kabupaten Bogor masih dinilai rendah kurang dari angka 100.

“Seharusnya, dari 100 kita 70,46 kalo ga salah jadi seperempatnya lagi kita harus capai 100,” ungkapnya.

“Untuk meningkatkan itu kita akan dibantu IPB, kemaren pak rektor langsung menyampaikan akan ada tim yang akan kesini melihat indikator-indikator apa yang harus kita perbaiki untuk memperbaiki nilai ketahanan pangan,” tutupnya.

(pandu maulana)

Tags: Bambam Setya AjiIndeks Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor rendahKabupaten Bogor

Related Posts

Kasus Dugaan Korupsi RSUD Bogor Utara, Pemkab Bogor Siap Beri Pendamping Hukum bagi ASN yang Jadi Saksi
Suara Bogor

Kasus Dugaan Korupsi RSUD Bogor Utara, Pemkab Bogor Siap Beri Pendamping Hukum bagi ASN yang Jadi Saksi

July 24, 2026
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Lantik Pengurus Kecamatan se-Kabupaten Bogor, Tekankan Sinergi dengan Pemerintah
Suara Bogor

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Lantik Pengurus Kecamatan se-Kabupaten Bogor, Tekankan Sinergi dengan Pemerintah

July 23, 2026
Usai Dilantik, PK KNPI Jasinga Dorong Kedaulatan Pangan & Irigasi
Suara Bogor

Usai Dilantik, PK KNPI Jasinga Dorong Kedaulatan Pangan & Irigasi

July 23, 2026
KPAD Kabupaten Bogor Siap Sidak Daycare, Imbas Kasus Little Aresha Yogyakarta
Suara Bogor

Hari Anak Nasional 2026, KPAD Kabupaten Bogor Ajak Semua Pihak Perkuat Perlindungan Anak

July 23, 2026
DPRD Kabupaten Bogor Bahas Enam Persoalan Klapanunggal, Mulai Jalan Lingkar hingga Pembangunan SMP Negeri
Suara Bogor

DPRD Kabupaten Bogor Bahas Enam Persoalan Klapanunggal, Mulai Jalan Lingkar hingga Pembangunan SMP Negeri

July 22, 2026
Damkar Kabupaten Bogor Evakuasi Kukang Jawa di Tanjungsari, Satwa Diserahkan ke BKSDA
Suara Bogor

Damkar Kabupaten Bogor Evakuasi Kukang Jawa di Tanjungsari, Satwa Diserahkan ke BKSDA

July 22, 2026
Next Post
Partisipasi Pemilih Pilkada Melemah Ini Kata Yusfitriadi

Partisipasi Pemilih Pilkada Melemah Ini Kata Yusfitriadi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Gelar Sosialisasi Daring, Panitia Matangkan Persiapan Konferprov PWI Jabar 2026
  • Kasus Dugaan Korupsi RSUD Bogor Utara, Pemkab Bogor Siap Beri Pendamping Hukum bagi ASN yang Jadi Saksi
  • Stadion Pakansari Siap Gelar AFF 2026, Dispora Kabupaten Bogor Pastikan Persiapan 100 Persen
  • Diduga Mabuk dan Acungkan Jari Tengah, Anak Punk Dipukuli Akamsi di Jonggol
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?