Friday, September 11, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Ketahanan Pangan Kabupaten Dinilai Rendah, Ini Penyebabnya

by Ray
November 28, 2024
in Suara Bogor
0
Ketahanan Pangan Kabupaten Dinilai Rendah, Ini Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com _ Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor Bambam Setia Aji sebut ketahanan pangan di Kabupaten Bogor dinilai masih rendah karena minimnya lahan pertanian dan regenerasi petani.

“Peningkatan produksi pertanian, kita relatif selalu turun terus menerus, jadi intensifikasi sama eksentifikasi pertanian dianggap rendah sedangkan pertumbuhan penduduk cepat,” kata Plt Ketua DKP Bambam Setia Aji kepada SuaraBotim.Com di DKP Kabupaten Bogor. Kamis (28/11/24).

READ ALSO

‎Kasus Upah Pungut Bappenda Kabupaten Bogor Makin Didalami, KPK: Bisa Cross ke Pihak Lain

Buzzer Gunakan Metode Adu Domba ???, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor Jadi Korban

Bambam menyebut, untuk perhitungan dari pusat tingkat kabupaten, pihaknya harus bisa memproduksi semuanya dengan sendiri untuk menghitung indeks ketahanan pangannya.

“Kita harus bisa memproduksi sendiri tetapi semuanya sudah perkotaan dan setengah masih perdesaan, itu yang kurang pas untuk perhitungan indeks ketahanan pangan kita. Mangkanya kita banyak daerah perkotaan saat ini di Kabupaten Bogor, beda halnya dengan Kota Bogor,” paparnya.

“Kota Bogor tidak wajib produksi, tetapi untuk pemenuhan pangan kita itu tidak kekurangan pangan, daya beli kita tinggi,” tambahnya.

Bambam menuturkan, seperti yang diindikasikan, bahwa IPH Kabupaten Bogor tidak tinggi dan memang ada indikatornya.

“Seperti kan indikasinya IPH kita tidak tinggi, kita masih dibawa, jadi ada memang indikator itu. Kita mengindikatorkan sebagai kabupaten, karena kita sudah mendekati kota sehingga kita tidak bisa mencapai ketahanan pangan yang bagus,” paparnya.

Sementara, Pj Bupati Bogor Bachril Bakri mengungkapkan, indeks ketahanan pangan di Kabupaten Bogor masih dinilai rendah kurang dari angka 100.

“Seharusnya, dari 100 kita 70,46 kalo ga salah jadi seperempatnya lagi kita harus capai 100,” ungkapnya.

“Untuk meningkatkan itu kita akan dibantu IPB, kemaren pak rektor langsung menyampaikan akan ada tim yang akan kesini melihat indikator-indikator apa yang harus kita perbaiki untuk memperbaiki nilai ketahanan pangan,” tutupnya.

(pandu maulana)

Tags: Bambam Setya AjiIndeks Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor rendahKabupaten Bogor

Related Posts

‎Kasus Upah Pungut Bappenda Kabupaten Bogor Makin Didalami, KPK: Bisa Cross ke Pihak Lain
Suara Bogor

‎Kasus Upah Pungut Bappenda Kabupaten Bogor Makin Didalami, KPK: Bisa Cross ke Pihak Lain

September 10, 2026
Buzzer Gunakan Metode Adu Domba ???, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor Jadi Korban
Suara Bogor

Buzzer Gunakan Metode Adu Domba ???, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor Jadi Korban

September 10, 2026
Soroti Lambannya Kasus Upah Pungut Bogor, IPW Sebut KPK Takut dan Lambat Tetapkan Tersangka
Suara Bogor

Tiga Dinas Diobok-obok KPK, Pemkab Bogor Terancam Gagal Pertahankan predikat WTP

September 10, 2026
‎Maulid Nabi di Pos Silet Meriah! Ratusan Warga Terhibur Aksi Ustaz Hasan Kosasih dan Azis Gagap
Suara Bogor

‎Maulid Nabi di Pos Silet Meriah! Ratusan Warga Terhibur Aksi Ustaz Hasan Kosasih dan Azis Gagap

September 9, 2026
‎TRANS TV Festival Vol. 6 Siap Digelar di Pakansari, Disparekraf Targetkan 30 Ribu Pengunjung
Suara Bogor

‎TRANS TV Festival Vol. 6 Siap Digelar di Pakansari, Disparekraf Targetkan 30 Ribu Pengunjung

September 9, 2026
‎Usut Mafia Tanah PTSL di Kabupaten Bogor, Polda Metro Jaya Bidik Oknum Desa hingga ATR/BPN
Suara Bogor

‎Usut Mafia Tanah PTSL di Kabupaten Bogor, Polda Metro Jaya Bidik Oknum Desa hingga ATR/BPN

September 9, 2026
Next Post
Partisipasi Pemilih Pilkada Melemah Ini Kata Yusfitriadi

Partisipasi Pemilih Pilkada Melemah Ini Kata Yusfitriadi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Kasus Upah Pungut Bappenda Kabupaten Bogor Makin Didalami, KPK: Bisa Cross ke Pihak Lain
  • Nekat Maling Tas dari Mobil di Fresh Market Kota Wisata, Pelaku Babak Belur Diciduk Warga
  • Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Jalan Raya Jakarta-Bogor
  • KONI Kabupaten Bogor Ajak Warga Penuhi Stadion Pakansari Dukung Debut Garudayaksa FC
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?