Saturday, October 31, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Kisah Pilu Maman, Pedagang Bendera Asal Garut yang Berjualan di Pakansari

by Asep Saepudin Sayyev
August 1, 2025
in Suara Bogor
0
Kisah Pilu Maman, Pedagang Bendera Asal Garut yang Berjualan di Pakansari
Share on FacebookShare on Twitter

 

Cibinong, SuaraBotim.Com – Menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat perjuangan tampak hidup di antara para pedagang musiman, salah satunya Maman Sulaeman (50), seorang pedagang bendera asal Garut yang berjualan di kawasan Pakansari, Kabupaten Bogor.

READ ALSO

Perkuat Pasar Domestik dan Ekspor, Solusi Bangun Indonesia Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan

Usai Diperiksa KPK, Politisi Gerindra Ini Minta Publik Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Maman mengungkapkan, bahwa dirinya telah menjajakan bendera Merah Putih sejak tahun 2010. Selain sebagai pedagang musiman, kesehariannya ia jalani sebagai tukang cukur rambut. Namun, setiap bulan Agustus, ia rela berpanas-panasan demi menghidupi keluarganya.

“Saya jualan bendera cari sesuap nasi buat anak dan istri. Mudah-mudahan kemerdekaan itu bukan sekadar seremoni. Nenek moyang kita dulu berjuang sampai titik darah terakhir,” ujar Maman kepada SuaraBotim.Com, Jum’at (1/8/25).

Ia meminta, perhatian dari pemerintah dan aparat, khususnya Satpol PP, agar tidak serta-merta menertibkan pedagang bendera yang berjualan di tepi jalan, selama tidak mengganggu lalu lintas.

“Kalau bisa, jangan diusir. Kita jualan setahun sekali. Bukan ngejar kaya atau beli mobil, tapi buat sekolah anak. Saya punya delapan anak dan tiga cucu,” ucapnya.

Menurut Maman, saat ini tantangan pedagang semakin berat. Selain persaingan dengan platform online, pembagian bendera secara gratis oleh pemerintah juga turut mempengaruhi pendapatan mereka.

“Dulu jaman Pak SBY saya bisa dapet Rp2 juta sehari, sekarang paling Rp100–300 ribu. Apalagi sekarang orang beli bendera online, padahal kualitasnya belum tentu. Kalau beli ke pedagang, bisa lihat langsung kualitas bahan,” ungkapnya.

Harga bendera yang dijual Maman bervariasi, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp200 ribu, tergantung ukuran dan bahan.

Ia juga menitipkan pesan kepada pemerintah, dari tingkat pusat hingga RT, untuk ikut mendorong masyarakat memeriahkan kemerdekaan secara maksimal.

“Kalau intruksi dari atas bagus, pasti semangat masyarakat juga tinggi. Tolong jangan bagi-bagi bendera gratis, kasih kami kesempatan buat jualan. Merdeka itu hasil perjuangan, jangan disepelekan,” tegas Maman.

Sementara itu, Nusantara (21), seorang pejalan kaki yang melintas di sekitar Pakansari, mengaku terharu dengan perjuangan pedagang seperti Maman.

“Saya salut dengan semangatnya. Walau penghasilannya kecil, tapi beliau tetap berjuang. Harusnya pemerintah juga dukung mereka, karena merekalah wajah perjuangan rakyat kecil di masa kini,” kata Nusantara.

(Pandu)

Tags: Penjual Bendera Merah PutihStadion Pakansari

Related Posts

Perkuat Pasar Domestik dan Ekspor, Solusi Bangun Indonesia Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan
Suara Bogor

Perkuat Pasar Domestik dan Ekspor, Solusi Bangun Indonesia Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan

October 30, 2026
Usai Diperiksa KPK, Politisi Gerindra Ini Minta Publik Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
Suara Bogor

Usai Diperiksa KPK, Politisi Gerindra Ini Minta Publik Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

October 30, 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Diperiksa KPK, Dua Dugaan Korupsi Terus Didalami
Suara Bogor

Bupati Bogor Rudy Susmanto Diperiksa KPK, Dua Dugaan Korupsi Terus Didalami

October 30, 2026
Momentum Hari Sumpah Pemuda, KNPI Kabupaten Bogor Gelar Ganti Oli Gratis untuk Ratusan Ojol
Suara Bogor

Momentum Hari Sumpah Pemuda, KNPI Kabupaten Bogor Gelar Ganti Oli Gratis untuk Ratusan Ojol

October 28, 2026
Jaro Ade Buka Suara soal Pemanggilan KPK, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang
Suara Bogor

Jaro Ade Buka Suara soal Pemanggilan KPK, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang

October 28, 2026
Hari Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Jauhi Kekerasan
Suara Bogor

Hari Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Jauhi Kekerasan

October 28, 2026
Next Post
Makna dan Arti Logo Resmi HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025

Makna dan Arti Logo Resmi HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Perkuat Pasar Domestik dan Ekspor, Solusi Bangun Indonesia Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan
  • Enam Bulan Sebelum Masa Jabatan Berakhir, Pansel Pemilu Belum Dibentuk, Yusfitriadi: Melanggar UU
  • Usai Diperiksa KPK, Politisi Gerindra Ini Minta Publik Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
  • Rudy Susmanto Kenalkan Wahana Paintball di Hotel Horison Ultima Sayaga
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?