SUARABOTIM.COM – Sebuah lapak penjual tanaman hias di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, ludes terbakar pada Rabu (18/3/2026) siang. Kebakaran terjadi secara tiba-tiba dan menghanguskan seluruh isi lapak.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menjelaskan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.40 WIB.
“Setelah menerima laporan, tim dari Sektor Sentul City langsung merespons dan berangkat menuju lokasi pukul 12.50 WIB,” ujar Yudi kepada SuaraBotim.Com.
Petugas Damkar tiba di lokasi pada pukul 12.57 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 13.20 WIB, sebelum akhirnya petugas kembali ke sektor pada pukul 14.25 WIB.
“Objek yang terbakar diketahui berupa tanaman hias dan tumpukan pupuk milik seorang warga bernama Januar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan di lapangan, kata Yudi, kebakaran bermula saat salah satu pemilik warung sedang tidak berada di tempat.
“Secara tiba-tiba, api muncul dari tumpukan pupuk tanaman hias dan dengan cepat membesar hingga melalap seluruh lapak,” tuturnya.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh relawan Damkar yang kebetulan melintas di lokasi. Relawan kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Sektor Sentul City, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam dari Sektor Sentul City dengan nomor polisi F 9942 K (Merapi 37), serta mendapat bantuan satu unit tambahan dari Sektor Cibinong.
“Setibanya di lokasi, api masih dalam kondisi berkobar. Petugas langsung melakukan pemadaman dengan metode pendinginan sekaligus mengamankan area sekitar agar api tidak merembet,” jelasnya.
Sejumlah personel yang terlibat dalam penanganan di antaranya Damkar Sektor Sentul City, Damkar Sektor Cibinong, serta Babinsa Desa Cimandala.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun, dugaan sementara api berasal dari tumpukan pupuk yang berada di lokasi kejadian.
Pihak Damkar memastikan situasi akhir sudah aman dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
(Pandu)







