Cibinong, SuaraBotim.Com – Revitalisasi Lawang Kori yang menjadi ikon pusat Kota Cibinong yang berada di simpang Daralon telah rampung dikerjakan.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengungkapkan, saat ini pembangunan Lawang Kori sudah selesai, tinggal melengkapi area taman yang akan menjadi pelengkap ikon tersebut.
“Lawang Kori saat ini sudah selesai, hanya tinggal taman. Kemungkinan peresmiannya setelah taman selesai,” ujar Eko kepada SuaraBotim.Com, Senin (22/9/25).
Menurutnya, pembangunan taman ditargetkan mulai dikerjakan pada awal Oktober 2025. Jika sesuai rencana, seluruh pengerjaan baik taman maupun Lawang Kori ditargetkan selesai pada Desember 2025.
“Insyaallah awal Oktober pengerjaan taman dimulai, dan diharapkan bisa selesai sebelum akhir tahun. Jadi nanti peresmian Lawang Kori dan taman akan dilakukan secara bersamaan,” katanya.
Revitalisasi Lawang Kori sendiri menelan anggaran sekitar Rp4 miliar. Biaya tersebut terbilang tinggi karena penggunaan bahan-bahan khusus, termasuk ornamen yang merepresentasikan peninggalan sejarah dan budaya, seperti mahkota Prabu Siliwangi atau mahkota Binokasih hingga replika baju zirah atau baju perang.
“Yang membuat mahal itu bahan-bahannya khusus, termasuk ornamen seperti mahkota Siliwangi atau mahkota Binokasih dan baju zirah yang dibuat secara khusus,” jelas Eko.
Selain itu, nantinya akan ada penjagaan di sekitar Lawang Kori. Hal ini lantaran bangunan berlapis marmer tersebut diprediksi akan menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk berfoto dan berekreasi.
“Karena menggunakan marmer, kemungkinan akan kita jaga. Apalagi nanti dengan adanya taman, kawasan ini bisa jadi tempat umum untuk masyarakat berfoto dan bermain,” ucapnya.
Dengan rampungnya revitalisasi ini, Lawang Kori diharapkan tidak hanya menjadi ikon bersejarah, tetapi juga ruang publik baru yang menghadirkan nilai budaya sekaligus destinasi wisata di Kabupaten Bogor.
(Pandu)







