Cibinong, SuaraBotim.com – Proses pembangunan Masjid Raya yang berada di kawasan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, tetap menunjukkan tren positif meskipun menghadapi kendala pasokan material bangunan akibat penutupan tambang di wilayah Parung Panjang.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan optimisme tinggi terkait penyelesaian proyek tersebut pada akhir tahun 2025 dan dapat dilakukan untik pelaksanaan tasyakuran dan refleksi akhir tahun.
“Kami sangat berharap besar dapat melakukan tasyakuran akhir tahun 2025 atau refleksi akhir tahun di Masjid Raya yang merupakan pusat layanan haji dan umroh di kawasan Stadion Pakansari, kurang lebih pada tanggal 28 Desember 2025,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Selasa (25/11/25).
Rudy menjelaskan, bahwa hingga saat ini progres pembangunan masjid tersebut masih berada dalam tren positif dan tidak mengalami minus.
“Kalau melihat progres yang ada sampai hari ini, progresnya belum minus. Tren pembangunannya masih positif,” katanya.
Politisi Gerindra itu menambahkan, bahwa seluruh material finishing sudah berada di area konstruksi masjid, bahkan pemasangan interior telah mencapai 70–80 persen.
“Jadi walaupun terlihat kira-kira ini selesai atau tidak, semua barangnya sudah tinggal finishing,” ungkapnya.
“Semua barangnya sudah ada di dalam kawasan masjid tersebut dan bagian interior dalam sudah sekitar 70–80 persen terpasang,” lanjutnya.
Terlebih, Rudy juga mengucapkan, bahwa Masjid Raya tersebut dapat digunakan untuk sholat Tarawih pada Ramadhan mendatang.
Namun, Rudy berharap, agar jamaah haji di Kabupaten Bogor akan berpusat di layanan haji dan umroh Masjid Raya Kabupaten Bogor.
Perdana keberangkatan ibadah haji dan fasilitas pelayanan haji diperkirakan akan dimulai pada awal tahun 2027.
“Itu tahun 2027, karena asrama hajinya kalau kemampuan keuangan kita mencukupi baru kita bangun di 2026,” tutupnya.
(Pandu)







