Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung terhadap proses penilaian Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dalam ajang Lomba Desa tingkat provinsi melalui Anugerah Gapura Sribaduga. Sabtu (13/12/25).
Kepala DPMD Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, menjelaskan bahwa penilaian lomba desa dilakukan melalui beberapa tahapan berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga provinsi.
Menurutnya, Desa Gunung Putri dinilai mampu menunjukkan kinerja yang sangat baik sejak tahapan awal.
“Dari total 5.311 desa di Jawa Barat, proses penilaian dimulai di tingkat kecamatan. Di Kecamatan Gunung Putri ada 10 desa yang dievaluasi, dan Desa Gunung Putri menjadi salah satu desa terbaik,” ujar Ade Afriandi kepada SuaraBotim.Com.
Ia menambahkan, setelah melalui evaluasi di tingkat kecamatan, desa-desa terbaik kemudian dikompetisikan di tingkat kabupaten. Kabupaten Bogor sendiri memiliki 40 kecamatan, sehingga proses seleksi dilakukan secara ketat dengan dua peran utama, yakni peran kecamatan sebagai evaluator awal dan peran kabupaten dalam penilaian lanjutan.
“Penilaian dilakukan berdasarkan tiga indikator, yaitu penilaian administratif, kuantitatif dan kualitatif. Di tingkat kabupaten ada tambahan berupa pemaparan serta klarifikasi data yang disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan,” jelasnya.
Setelah melewati tahapan kabupaten dan kota, kata dia, Desa Gunung Putri berhasil melaju ke tingkat provinsi dan masuk dalam jajaran 19 desa terbaik se-Jawa Barat. Dari hasil penilaian lanjutan di tingkat provinsi, Desa Gunung Putri kembali menunjukkan performa unggul hingga masuk dalam lima besar.
“Lima besar desa terbaik kemudian diminta memaparkan seluruh kebijakan dan program yang dikaitkan dengan profil desa. Setelah itu dilakukan klarifikasi lapangan. Hari ini kami mendapatkan jadwal untuk melakukan klarifikasi langsung ke Desa Gunung Putri,” ungkap Ade.
Menurutnya, hasil klarifikasi lapangan tersebut nantinya akan dibahas dalam rapat pleno untuk menentukan desa terbaik dari lima besar peserta Anugerah Gapura Sribaduga. Hasil pleno kemudian akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat sebagai dasar penetapan desa terbaik tingkat provinsi.
“Setelah pleno, kami akan melaporkan hasilnya kepada Pak Gubernur untuk menentukan desa terbaik di Jawa Barat,” tutupnya.
(Pandu)







