Cileungsi, SuaraBotim.Com – Seorang pria yang diduga mengaku sebagai wartawan tertangkap tangan melakukan aksi pencopetan dalam acara akad massal KPR subsidi se-Indonesia yang dihadiri Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Jawa Barat di Pesona Kahuripan 10, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9/25).
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison mengatakan, kronolohi awalnya, pelaku masuk ke area akad melalui pintu masuk.
“Kemudian, ketika kedatangan pak Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, kan orang membludak, jadi dia masuk di sekitaran kerumunan orang-orang dengan mengambil mencopet HP Iphone 13,” ucapnya kepada SuaraBotim.Com melalui pesan singkat whatsapp, Selasa (30/9/25).
Kompol Edison menyebut, setelah mencuri Iphone 13, pelaku kembali beraksi untuk kedua kalinya pada kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Dia beraksi lagi untuk kedua kalinya di kerumunan pas kedatangan RI 1, kan orang berkerumun untuk berikan salam kepada bapak Presiden, nah si tersangka ini masuk juga ikut dengan kerumunan orang-orang itu, lalu mencopet, tapi ketahuan akhirnya dijatuhkan Hp nya itu kemudian dia di masa,” ungkapnya.
Namun, handphone yang dicopet pelaku itu langsung diambil oleh pemiliknya. Sedangkan, Hp yang pertama dicopet terjatuh dan hilang pada saat di amuk masa.
“Kemudian, pelaku diamankan di pos security Pesona Kahuripan 10 dan dijemput oleh anggota kita. Langsung di intrograsi oleh saya di pos heliped dan barulah terbongkar bahwa dia menggunakan ID wartawan itu untuk masuk ikut di lokasi acara,” katanya.
Lebih lanjut, kata dia, kartu wartawan milik pelaku ternyata bodong dan digunakan untuk hadir diacara bupati, Gubernur hingga Presiden.
“Id card wartawan ternyata bodong, dia gunakan untuk masuk ketempat acara. Dia selalu hadir di acara2 bupati, Gubernur, menteri, bahkan sekelas acara RI 1 kemarin,” jelasnya.
“Pelaku mendapatkan hukuman dengan pasal 362, dengan ancaman 5 tahun penjara,” pungkasnya.
(Pandu)







