Thursday, May 14, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Pemkab Bogor Luncurkan Aplikasi “Ngupahan” untuk Tekan Food Waste dan Bangun Budaya Anti Boros Pangan

by Arsyit Syarifudin
May 6, 2026
in Suara Bogor
0
Pemkab Bogor Luncurkan Aplikasi “Ngupahan” untuk Tekan Food Waste dan Bangun Budaya Anti Boros Pangan

DKP Kabupaten Bogor menghadirkan inovasi digital bertajuk “Ngupahan”, sebuah sistem pengelolaan sisa pangan (food waste) yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus membangun budaya tidak boros pangan. (Foto: Dok Diskominfo Kabupaten Bogor)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menghadirkan inovasi digital bertajuk “Ngupahan”, sebuah sistem pengelolaan sisa pangan (food waste) yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus membangun budaya tidak boros pangan.

“Ngupahan” merupakan konsep pengelolaan sisa makanan, baik yang masih layak konsumsi (edible food waste) maupun yang tidak layak (inedible food waste), dengan pendekatan ekonomi sirkular berbasis aplikasi digital.

READ ALSO

Pemkab Bogor Tak Main-Main! ASN Terlibat Narkoba Bakal Disanksi Tegas

BKPSDM Proses ASN Terindikasi Narkotika, Surat Resmi Sudah Dikirim ke Dinas Terkait

Sistem ini mengintegrasikan masyarakat, komunitas, hingga kelembagaan desa dalam satu ekosistem yang terukur, partisipatif, dan berkelanjutan.

Program ini bertujuan mengubah pola perilaku masyarakat dalam mengelola pangan, mulai dari mencegah sisa makanan, memanfaatkan kelebihan pangan, hingga mengolah sampah organik langsung dari sumbernya.

Dengan demikian, masyarakat tidak lagi hanya menjadi objek, tetapi juga pelaku utama dalam upaya pengurangan pemborosan pangan.

Kepala DKP Kabupaten Bogor, Teuku Mulya menegaskan, tantangan terbesar dalam pengelolaan food waste adalah mengubah budaya masyarakat.

“Kita ingin membangun kebiasaan agar masyarakat tidak boros pangan dan mampu mengelola sisa makanan secara bijak. Ini bukan sekadar persoalan sampah, tetapi soal kesadaran bersama,” ujarnya, Rabu (6/5/26).

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dalam program ini memungkinkan perubahan perilaku dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Kami mendorong masyarakat untuk aktif memilah, memanfaatkan, hingga mengelola sisa pangan. Semua aktivitas tercatat dalam sistem, sehingga ada edukasi sekaligus motivasi melalui insentif,” terangnya.

Dalam implementasinya, aplikasi “Ngupahan” dilengkapi berbagai fitur utama seperti Pojok Edukasi, Piring Berbagi, Bank Kompos, dan Berdikari Mart.

Fitur-fitur tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat serta menciptakan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah pangan.

Sebagai tahap awal, inovasi ini akan diterapkan di dua desa, yakni Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri dan Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede. Kedua desa tersebut diproyeksikan menjadi percontohan dalam membangun budaya sadar pangan dan peduli lingkungan.

Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut dan memastikan kesiapan wilayahnya dalam implementasi awal.

“Pada prinsipnya kami siap mendukung. Desa Gunung Putri saat ini juga tengah berbenah dan sejalan dengan arahan Bupati untuk menjadi desa percontohan. Semoga program ini dapat memperkuat upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan perubahan perilaku, khususnya dalam pengelolaan pangan dan sampah.

“Komitmen bersama menjadi kunci. Dengan sinergi yang baik, kami optimistis gerakan tidak boros pangan ini dapat berjalan maksimal,” tambahnya.

Melalui inovasi “Ngupahan”, Pemkab Bogor berharap dapat membangun kesadaran kolektif bahwa pangan merupakan sumber daya berharga yang harus dijaga.

Dengan dukungan teknologi dan partisipasi aktif masyarakat, program ini diharapkan mampu menekan angka food waste sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

(Pandu)

Tags: BojonggedeDinas Ketahanan Pangan BogorFood WasteGunung PutriLingkungan HidupNgupahanteuku mulya

Related Posts

Pemkab Bogor Tak Main-Main! ASN Terlibat Narkoba Bakal Disanksi Tegas
Suara Bogor

Pemkab Bogor Tak Main-Main! ASN Terlibat Narkoba Bakal Disanksi Tegas

May 13, 2026
BKPSDM Proses ASN Terindikasi Narkotika, Surat Resmi Sudah Dikirim ke Dinas Terkait
Suara Bogor

BKPSDM Proses ASN Terindikasi Narkotika, Surat Resmi Sudah Dikirim ke Dinas Terkait

May 13, 2026
Bupati Bogor: Pemberantasan Narkoba Tanggung Jawab Bersama
Suara Bogor

Bupati Bogor: Pemberantasan Narkoba Tanggung Jawab Bersama

May 13, 2026
‎Kepala BGN Resmikan SPPG ke-14 di Dekat Rumah Prabowo ‎
Suara Bogor

‎Kepala BGN Resmikan SPPG ke-14 di Dekat Rumah Prabowo ‎

May 11, 2026
Aplikasi Sentuh tanahku
Suara Bogor

Layanan Pertanahan Era Digital

May 11, 2026
Yusfitriadi Pemerhati Kebijakan Publik
Suara Bogor

Yusfitriadi: MBG dan KDKMP Sarat Kepentingan Politik Menuju Pilpres 2029?

May 11, 2026
Next Post
‎DPRD Kabupaten Bogor Gelar Paripurna, Bahas Perlindungan Masyarakat Adat dan Evaluasi Kinerja Bupati

‎DPRD Kabupaten Bogor Gelar Paripurna, Bahas Perlindungan Masyarakat Adat dan Evaluasi Kinerja Bupati

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Pemkab Bogor Tak Main-Main! ASN Terlibat Narkoba Bakal Disanksi Tegas
  • BKPSDM Proses ASN Terindikasi Narkotika, Surat Resmi Sudah Dikirim ke Dinas Terkait
  • Bupati Bogor: Pemberantasan Narkoba Tanggung Jawab Bersama
  • Oknum PPPK Kecamatan Klapanunggal Ditangkap Polisi karena Narkoba, Pakai Sabu Sejak 2024
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?