Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Pemerintah Desa (Pemdes) Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, meresmikan pembukaan Lapangan Sepak Bola Bojong Nangka, pada Minggu (24/8/25).
Peresmian ini dirangkaikan dengan pesta rakyat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Kepala Desa Bojong Nangka, H. Amir Arsyad mengatakan, bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat.
“Hari ini luar biasa, kita merayakan pesta rakyat sekaligus peresmian lapangan sepak bola Bojong Nangka. Ada berbagai kegiatan seperti gebyar pasar murah (GPM), UMKM, pemeriksaan kesehatan, pentas seni, senam, hingga kreasi tumpeng yang diikuti lebih dari 2.000 peserta,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
Menurutnya, pembangunan lapangan sepak bola tersebut menggunakan anggaran Dana Desa (DD) secara bertahap selama tiga tahun, mulai 2023 hingga 2025, dengan total Rp1,024 miliar.
“Hari ini saya mempertanggungjawabkan secara transparan bahwa pembangunan lapangan ini menggunakan Dana Desa. Insyaallah fasilitas ini bukan hanya untuk warga Bojong Nangka, tetapi juga bisa dimanfaatkan masyarakat umum,” tegasnya.
Untuk memastikan keberlangsungan pemanfaatan fasilitas, Pemdes Bojong Nangka berencana membentuk organisasi khusus yang akan mengelola dan merawat lapangan.
“Insyaallah kita akan bentuk wadah organisasi pengelola, agar lapangan ini terawat dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ucapnya
Lebih lanjut, kata dia, pihaknya sudah menjalin komunikasi untuk menyelenggarakan event olahraga secara rutin.
“Kami berharap nanti di momen Sumpah Pemuda bisa ada kegiatan bagi generasi muda untuk berkreasi dan berkembang lewat olahraga, khususnya sepak bola,” jelasnya.
Terkait akses menuju lapangan, Pemdes Bojong Nangka telah berkomunikasi dengan pihak Podomoro yang lokasinya hanya sekitar 50 meter dari area lapangan.
“Selama ini akses hanya bisa dilalui motor. Mudah-mudahan ke depan bisa dibuka untuk kendaraan roda empat agar masyarakat lebih mudah menuju lapangan,” tutur Amir.
Ia juga menegaskan bahwa status tanah lapangan sudah bersertifikat dan resmi milik desa. Dengan demikian, pembangunan fasilitas ini tidak menyalahi aturan penggunaan Dana Desa.
Dengan adanya lapangan sepak bola baru ini, masyarakat Bojong Nangka diharapkan semakin aktif dalam kegiatan olahraga dan kebersamaan. Selain itu, lapangan ini diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan pemuda serta tempat penyelenggaraan berbagai event olahraga tingkat desa maupun kecamatan.
Sementara. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, hadir mewakili Bupati Bogor dalam peresmian. Ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pembangunan lapangan sepak bola tersebut.
“Ini luar biasa. Sesuai instruksi Presiden, pembinaan sepak bola harus menjangkau desa-desa. Kami dari Pemkab Bogor akan terus mendukung agar desa memiliki lapangan representatif. Di Kabupaten Bogor baru ada dua desa yang punya lapangan sendiri, yaitu Cimanggis dan Bojong Nangka,” jelas Asnan.
Asnan menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Askab PSSI Bogor dan KORMI untuk mengadakan berbagai event di Lapangan Bojong Nangka, termasuk kemungkinan menjadi lokasi latihan klub profesional.
“Kemarin sudah ada dari Semen Padang yang meninjau. Mereka tertarik untuk menjadikan lapangan ini sebagai lokasi latihan. Dengan adanya kolaborasi, lapangan desa bisa menjadi pusat kegiatan olahraga, bukan hanya stadion besar seperti Pakansari,” tambahnya.
Ia juga berharap, agar Lapangan Sepak Bola Bojong Nangka bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bogor.
“Harapan kami, lapangan ini bisa jadi percontohan di Kecamatan Gunung Putri. Mudah-mudahan semua desa bisa menggali potensi tanah kas desa untuk pembangunan fasilitas olahraga yang representatif,” pungkasnya.
(Pandu)







