Jakarta, SuaraBotim.Com — Eka Hospital Group memperkuat posisinya di industri kesehatan tanah air dengan meresmikan cabang ke-9, Eka Hospital MT Haryono, Jumat (23/1/2026). Berlokasi di koridor bisnis strategis Jakarta, rumah sakit ini hadir dengan konsep layanan premium dan teknologi medis tercanggih berskala global.
Daya tarik utama dari fasilitas ini adalah kehadiran Robot Bedah Da Vinci Xi. Teknologi ini merupakan standar emas dunia yang memungkinkan prosedur bedah minimal invasif dengan tingkat presisi ekstrem, visualisasi 3D definisi tinggi, serta pemulihan pasien yang jauh lebih cepat.
CEO Eka Hospital Group, drg. Rina Setiawati, menegaskan bahwa kehadiran cabang ini merupakan langkah nyata agar masyarakat Indonesia bisa mendapatkan perawatan kelas dunia tanpa harus terbang ke luar negeri.
“Kehadiran teknologi robotik Da Vinci Xi di kawasan strategis MT Haryono adalah wujud komitmen kami. Kami ingin akses layanan kesehatan setara internasional tersedia di jantung ibu kota,” jelas Rina.
Penggunaan robot Da Vinci Xi di Eka Hospital MT Haryono diperuntukkan bagi tindakan kompleks pada bedah urologi, digestif, hingga ginekologi. Manfaatnya bagi pasien sangat signifikan: sayatan luka lebih kecil, risiko komplikasi minimal, dan nyeri pascaoperasi yang sangat berkurang.
Hospital Director Eka Hospital MT Haryono, dr. Sheirly Novan Indra, MARS, menambahkan bahwa kekuatan utama rumah sakit ini terletak pada kolaborasi tim medis multidisiplin. “Pendekatan lintas spesialis dengan dukungan alat mutakhir memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang akurat dan menyeluruh,” tuturnya.
Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, turut mengapresiasi kehadiran fasilitas ini sebagai kontribusi sektor swasta terhadap produktivitas nasional. Menurutnya, layanan kesehatan yang berkeadilan dan berorientasi masa depan adalah pilar penting menuju Indonesia Emas 2045.
Dibangun di atas lahan seluas 10.662 meter persegi, Eka Hospital MT Haryono memiliki kapasitas lebih dari 200 tempat tidur, mulai dari kelas Basic hingga President Suite, serta 90 poliklinik.
Aksesibilitasnya pun sangat mudah, hanya berjarak 20 menit dari Bandara Halim Perdanakusuma dan terintegrasi dengan transportasi publik seperti LRT serta jalur jalan tol utama, menjadikannya pilihan ideal bagi pasien dari dalam maupun luar Jakarta.
(Sheila)







