Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Seorang pria berinisial AFM (23) ditemukan meninggal dunia di dalam kontrakannya di Kampung Bojong, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (10/1/2026) sore. Korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamar.
Informasi tersebut dibenarkan oleh salah satu pemuda sekaligus Ketua Pokja 01 Desa Cicadas, Ilham Darojat. Ia mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari warga sekitar.
“Sekitar pukul 16.00 WIB ada laporan dari warga bahwa ditemukan seseorang meninggal dunia diduga bunuh diri,” ujar Ilham kepada SuaraBotim.Com.
Ilham menjelaskan, korban diketahui bekerja di salah satu perusahaan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian dengan status pekerja borongan. Pada hari kejadian, korban seharusnya masuk kerja shift pertama, namun tidak kunjung datang.
“Rekan atau tetangganya berniat membangunkan korban untuk berangkat kerja, tapi pintu kontrakan masih terkunci. Akhirnya masuk lewat atap, dan saat itulah korban ditemukan sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Terkait dugaan penyebab kejadian, Ilham menyebutkan bahwa hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, berdasarkan informasi awal, korban diduga mengalami permasalahan asmara atau percintaan.
“Soal faktor penyebabnya masih didalami pihak kepolisian. Nanti yang menyampaikan resmi tentu dari polisi,” katanya.
Menurut keterangan warga, korban dikenal sebagai pribadi yang baik, ramah, dan mudah bergaul. Meski bukan warga asli setempat, korban cukup aktif berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
“Orangnya baik, ramah, suka bercanda, dan aktif di lingkungan,” tambah Ilham.
Diketahui, korban tinggal seorang diri di kontrakan tersebut dan baru menempatinya sekitar tiga hari terakhir setelah pindah dari kontrakan sebelah yang dinilai terlalu sempit. Korban disebut memiliki rencana untuk membawa keluarganya tinggal bersama di tempat baru tersebut.
“Korban sudah sekitar tiga tahun tinggal di lingkungan sini, hanya pindah kontrakan saja. Domisili aslinya dari Garut,” ungkap Ilham.
Rencananya, lanjut Ilham, jenazah korban akan dibawa ke Garut untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Sementara itu, pihak kepolisian telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
(Pandu)







