Saturday, June 20, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Patuhi Sanksi Pemkab Bogor, PT Aspex Kumbong Hentikan Sementara Pengolahan Sampah Tangsel

by Arsyit Syarifudin
January 12, 2026
in Suara Bogor
0
Patuhi Sanksi Pemkab Bogor, PT Aspex Kumbong Hentikan Sementara Pengolahan Sampah Tangsel

Manager HRD dan GA PT Aspex Kumbong, Renaldi sebut pihaknya patuhi sanksi Pemkab Bogor untuk berhentikan pengolahan sampah dari Pemkot Tangsel. (Foto: Pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

Cileungsi, SuaraBotim.Com – PT Aspex Kumbong menyatakan mematuhi sanksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan menghentikan sementara proses pengolahan sampah domestik asal Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan.

Penghentian dilakukan hingga koordinasi antarpemerintah dan kelengkapan administrasi perizinan dinyatakan tuntas.

READ ALSO

Satpol PP Kabupaten Bogor Sapu Bersih PKL dan Parkir Liar di Pakansari, 21 Pedagang Diberi Teguran

‎Segel PPNS Jadi Ajang Nego ???? Proyek Padel Masih Anteng Berjalan

Manager HRD & GA PT Aspex Kumbong, Renaldi, mengatakan perusahaan menghormati keputusan Pemkab Bogor sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi dan kewenangan pemerintah daerah.

“Kami mematuhi pemberhentian sementara ini. Sebagai pelaku usaha di Kabupaten Bogor, kami menghormati apa yang diminta oleh Pemkab Bogor,” ujar Renaldi kepada SuaraBotim.Com di PT Aspex Kumbong, Senin (12/1/2026).

Ia menegaskan, permasalahan utama bukan pada aspek teknis pengolahan sampah, melainkan pada koordinasi antarpemerintah yang belum berjalan optimal. Menurutnya, sejak awal seharusnya ada komunikasi dan kesepahaman antara Pemkot Tangerang Selatan dan Pemkab Bogor.

“Masalah ini lebih ke koordinasi. Dari sisi perusahaan, kami selalu mendukung kebijakan pemerintah dan sudah berkomunikasi dengan DLH maupun Kementerian Lingkungan Hidup,” katanya.

Di tengah kondisi darurat sampah, Renaldi menyebut PT Aspex Kumbong berupaya membantu pemerintah melalui teknologi pengolahan sampah secara termal menggunakan insinerator, yang jumlahnya masih terbatas di Indonesia.

“Kami ingin membantu mengatasi permasalahan sampah tanpa menimbulkan dampak lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, PT Aspex Kumbong memastikan seluruh proses pengolahan dilakukan dengan pengawasan ketat. Emisi udara dilaporkan secara rutin kepada Dinas Lingkungan Hidup dan hasilnya dapat dilihat dari cerobong yang tidak mengeluarkan asap.

Selain itu, air limbah yang dibuang ke Sungai Cileungsi dipantau selama 24 jam menggunakan sistem SPARING yang terhubung langsung dengan Kementerian Lingkungan Hidup.

“Tidak banyak perusahaan di sepanjang Sungai Cileungsi yang memiliki SPARING. Kami termasuk yang pertama menggunakannya,” jelas Renaldi.

Namun, ua mengakui masih terdapat proses administrasi yang berjalan untuk perizinan, khususnya terkait pengelolaan sampah domestik. Namun untuk pengelolaan limbah B3, perizinan dinyatakan telah lengkap.

“Perizinan saat ini berbasis online, sehingga membutuhkan waktu. Hampir semua izin limbah B3 sudah terpenuhi, dan untuk domestik kami mengikuti arahan Kementerian Lingkungan Hidup,” katanya.

PT Aspex Kumbong memiliki kapasitas insinerator hingga 650 ton sampah per hari, meski untuk pengolahan internal volumenya tidak mencapai ratusan ton. Perusahaan juga rutin melaporkan pengurangan sampah domestik ke Kementerian Lingkungan Hidup setiap bulan.

Selain itu, perusahaan turut membantu pengelolaan sampah di lingkungan sekitar melalui program CSR, dengan menerima sampah kardus dan plastik agar tidak dibakar secara terbuka.

Renaldi berharap ke depan komunikasi antarpemerintah dapat diperkuat agar kerja sama pengelolaan sampah lintas daerah dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Demi kelancaran ini semua, saya minta untuk Pemkot Tangsel dan Pemkab Bogor memang dari awal harus komunikasi,” tutupnya.

(Pandu)

Related Posts

Satpol PP Kabupaten Bogor Sapu Bersih PKL dan Parkir Liar di Pakansari, 21 Pedagang Diberi Teguran
Suara Bogor

Satpol PP Kabupaten Bogor Sapu Bersih PKL dan Parkir Liar di Pakansari, 21 Pedagang Diberi Teguran

June 20, 2026
‎Segel PPNS Jadi Ajang Nego ???? Proyek Padel Masih Anteng Berjalan
Suara Bogor

‎Segel PPNS Jadi Ajang Nego ???? Proyek Padel Masih Anteng Berjalan

June 19, 2026
Sastra Winara Pesan Pejabat Baru Pemkab Bogor Layani Masyarakat Sepenuh Hati
Suara Bogor

Sastra Winara Pesan Pejabat Baru Pemkab Bogor Layani Masyarakat Sepenuh Hati

June 19, 2026
Rudy Susmanto Lantik 32 Pejabat Pemkab Bogor, Ini Nama-namanya!
Suara Bogor

Rudy Susmanto Lantik 32 Pejabat Pemkab Bogor, Ini Nama-namanya!

June 19, 2026
Sastra Imbau ASN Efisiensi Kendaraan Dinas Usai Harga Pertamax Naik
Suara Bogor

Sastra Imbau ASN Efisiensi Kendaraan Dinas Usai Harga Pertamax Naik

June 18, 2026
Aliansi Mahasiswa dan Warga Sukajaya Geruduk Pemkab Bogor, Ini Tuntutannya!
Suara Bogor

Aliansi Mahasiswa dan Warga Sukajaya Geruduk Pemkab Bogor, Ini Tuntutannya!

June 18, 2026
Next Post
Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh (CGM)

BSF CGM Pastikan Tak Ganggu Ibadah Puasa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Satpol PP Kabupaten Bogor Sapu Bersih PKL dan Parkir Liar di Pakansari, 21 Pedagang Diberi Teguran
  • Lilin Dimainkan Anak Saat Listrik Padam, 3 Rumah dan 1 Motor Terbakar di Bojonggede
  • ‎Segel PPNS Jadi Ajang Nego ???? Proyek Padel Masih Anteng Berjalan
  • ‎Kejari Periksa 61 Saksi dan 5 Ahli dalam Kasus Dugaan Korupsi RSUD Parung
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?