Cibinong, SuaraBotim.com – Peringatan Hari Anti Korupsi (Hakordia) Sedunia 2025 tingkat Kabupaten Bogor digelar di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Minggu (30/11/25).
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan bahwa perlawanan terhadap korupsi harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat terutama kaum muda sebagai penerus bangsa.
“Untuk bersama-sama kaum muda penerus bangsa memerangi korupsi di Indonesia bersama Presiden Republik Indonesia,” ungkapnya kepada SuaraBotim.Com, Minggu (30/11/25).
Rudy menegaskan, bahwa masa depan pemerintahan bersih adalah hak seluruh rakyat Indonesia.
“Yang terpenting, kita semua punya sejarah, tapi ingat kita semua punya hak untuk masa depan yang lebih baik, menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga membacakan, Deklarasi Anti Korupsi Kabupaten Bogor yang berisi 5 poin komitmen masyarakat dan pemerintah Kabupaten Bogor.
“Pertama, Menolak segala bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Lalu yang kedua, menjunjung tinggi dan mengamalkan nilai-nilai integritas, kejujuran, kemandirian, tanggung jawab, keberanian, kesederhanaan, kepedulian, disiplin, keadilan, kerja keras, dan transparansi dalam pelayanan publik.
“Selanjutnya ketiga, berani menolak dan melaporkan gratifikasi, suap, dan penyalahgunaan wewenang,” kata dia.
Selanjutnya, bersama mengawasi penyelenggaraan pemerintah agar berjalan bersih, profesional, dan akuntabel.
“Berikutnya yang terakhir, membangun budaya anti korupsi sejak dini di rumah, sekolah, lingkungan kerja, dan masyarakat,” ungkapnya.
Rudy berharap, deklarasi ini bukan hanya sekadar seremonial, namun benar-benar diamalkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, kami siap menjadi bagian dari perubahan menuju Kabupaten Bogor yang bersih, berintegritas dan bebas dari korupsi. Satukan aksi, perangi korupsi,” tutupnya.
(Pandu)







