Friday, April 17, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Sebelum Nyawa Melayang, Ini Cerita Tetangga Soal Luka-Luka di Tubuh Kecil Arrasya

by Arsyit Syarifudin
October 23, 2025
in Peristiwa
0
Sebelum Nyawa Melayang, Ini Cerita Tetangga Soal Luka-Luka di Tubuh Kecil Arrasya

Tetangga korban penganiayaan di Bojonggede Irma (37) yang menceritakan sebelum korban meninggal dunia. (Foto: Pandu Maulana/ SuaraBotim.Com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bojonggede, SuaraBotim.Com — Di mata warga sekitar, Muhammad Arrasya Alfarizky (6) hanyalah bocah pendiam yang jarang terlihat bermain di luar rumah.

Tak ada yang menyangka, di balik dinding rumah kontrakannya di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, anak kecil itu menyimpan luka bukan hanya di tubuhnya, tapi juga di hidupnya.

READ ALSO

Jalan Raya Puncak 2 Bogor Tertutup Longsor, Pengendara Diminta Waspada

Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh

Sampai akhirnya, nyawa kecil itu melayang, diduga akibat penganiayaan kejam oleh ibu tirinya.

Cerita memilukan itu terungkap dari pengakuan Irma (37), tetangga yang tinggal tak jauh dari rumah korban. Ia menjadi salah satu saksi pertama yang curiga terhadap kondisi tubuh Arrasya.

“Kami sudah lapor sejak 6 Oktober ke RT, RW, dan desa. Tapi prosesnya lama. Akhirnya anak itu keburu meninggal,” kata Irma kepada SuaraBotim.Com, Kamis (23/10/25).

Irma mengaku awalnya mengira rumah keluarga Arrasya kosong karena pintunya selalu tertutup. Namun pada akhir September, sekitar tanggal 28 hingga 30, ia melihat bocah itu keluar untuk membeli kopi di warung. Saat itulah Irma mulai menyadari ada yang tidak beres dengan kondisi anak tersebut.

“Saya lihat banyak luka di tubuhnya. Dari ujung kepala sampai kaki ada bekas lebam. Mata kirinya merah seperti habis kena tonjok. Di pipi kanan kiri juga lebam biru kemerahan, dan di belakang kepalanya ada benjolan besar seperti gumpalan darah,” jelasnya.

Suaminya, yang berprofesi sebagai perawat, bahkan menduga benjolan itu akibat kepala korban berkali-kali dijedotkan ke benda keras.

“Suami saya bilang itu seperti gumpalan darah di bawah kulit kepala. Bisa jadi karena dijedotin beberapa kali,” ujar Irma.

Menurut Irma, saat pertama kali melihat, tulang punggung korban tampak menonjol dan tidak normal, seperti melengkung akibat cedera berat. Lebih mengejutkan lagi, di tubuh korban juga terlihat bekas sundutan rokok.

“Di tangannya ada, di kakinya juga ada, bahkan di punggungnya. Saya sampai meraba sendiri tulang belakangnya udah kayak bengkok gitu,” tutur Irma.

Yang membuatnya tak habis pikir, meski tubuh anak itu penuh luka, ibu tiri korban tetap menyuruhnya keluar rumah untuk membeli keperluan di warung.

“Padahal jalan aja susah, tapi tetap disuruh ke warung. Kadang beli kopi buat bapaknya, kadang beli jajanan buat adiknya,” katanya.

Irma masih ingat, bagaimana anak itu tetap berusaha tersenyum meski tubuhnya penuh luka.

“Kalau anak normal pasti nangis, tapi dia enggak. Kayak udah biasa digebukin. Wajahnya tetap ceria, masih bisa ketawa waktu saya ajak ngobrol,” kenangnya.

Suatu kali, Irma memberanikan diri bertanya langsung kepada korban karena melihat luka di tubuhnya.

“Saya tanya, ‘Kamu dipukul mamah, ya?’ Dia sempat ngangguk, terus geleng lagi. Saya tanya lagi, ‘Dipukul ayah?’ Dia ngangguk, tapi geleng lagi. Dari situ saya yakin dia takut,” tutur dia.

Kecurigaan warga pun semakin kuat. Beberapa kali mereka berkoordinasi dengan pihak desa dan kepolisian. Namun, laporan baru benar-benar ditindaklanjuti setelah Arrasya meninggal dunia.

“Kami sudah coba lapor, tapi karena belum ada bukti foto atau video, jadi diminta tunggu. Pas kami udah siap mau lapor lagi, ternyata anaknya sudah meninggal,” kata Irma.

Warga di sekitar rumah korban juga mengaku tidak pernah mendengar teriakan atau tangisan dari rumah tersebut. Diduga, anak itu sudah terlalu sering mengalami kekerasan hingga terbiasa diam setiap kali dipukul.

“Mungkin karena sering digebukin, dia jadi enggak nangis lagi. Dari luar rumah sunyi, tapi ternyata di dalamnya penuh penderitaan,” tutupnya.

(Pandu)

Tags: Arrasya AlfarizkyBojonggedeIbu TiriKasus Penganiayaan AnakKekerasan AnakKekerasan Dalam Rumah TanggaKorban MeninggalLuka Sundutan Rokok

Related Posts

Jalan Raya Puncak 2 Bogor Tertutup Longsor, Pengendara Diminta Waspada
Peristiwa

Jalan Raya Puncak 2 Bogor Tertutup Longsor, Pengendara Diminta Waspada

April 17, 2026
Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh
Peristiwa

Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh

April 16, 2026
‎Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan ‎
Peristiwa

‎Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan ‎

April 16, 2026
Lansia Hanyut di Sungai Ciliwung Ditemukan Meninggal Dunia, Berjarak 21 Km dari Titik Awal
Peristiwa

Lansia Hanyut di Sungai Ciliwung Ditemukan Meninggal Dunia, Berjarak 21 Km dari Titik Awal

April 15, 2026
‎Korsleting Listrik Picu Terbakarnya Gudang Sparepart Body Motor ‎
Peristiwa

‎Korsleting Listrik Picu Terbakarnya Gudang Sparepart Body Motor ‎

April 14, 2026
‎Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Binong Cileungsi, Polisi Lakukan Olah TKP
Peristiwa

‎Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Binong Cileungsi, Polisi Lakukan Olah TKP

April 12, 2026
Next Post
Ketua DPRD Tinjau Pembangunan Masjid Raya Nurul Wathon Pakansari: Wujud Pusat Layanan Haji dan Ekosistem Keumatan Global

Ketua DPRD Tinjau Pembangunan Masjid Raya Nurul Wathon Pakansari: Wujud Pusat Layanan Haji dan Ekosistem Keumatan Global

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Jalan Raya Puncak 2 Bogor Tertutup Longsor, Pengendara Diminta Waspada
  • Retret Ketua DPRD Se-Indonesia di Magelang, Sastra Winara: Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional
  • Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga
  • Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?