Cibinong, SuaraBotim.Com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor akan menghentikan pencarian Oden Sumantri korban yang hilang di Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor pada Sabtu (5/7/25).
Korban dinyatakan hilang saat sedang memancing di Gang Dolar. Tak lama kemudian, tebing bagian belakang kolam mengalami longsor.
Ada dua kemungkinan, korban terbawa arus sungai Ciesek atau tertimbun longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat mengatakan, bahwa hari ini adalah hari terakhir pihaknya melakukan pencarian Oden Sumantri.
“Kalau kemudian ada informasi lebih lanjut, maka tentunya dilanjutkan, koordinasi nya dengan Basarnas berkaitan dengan pencarian orang tersebut,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Jum’at (11/7/25).
“Hari ini terakhir pencairan, karena standarnya kan 7 hari. Jumat sore hilang, hari Jumat sore ini kita terakhir melakukan pencairan,” terusnya.
Ade juga menyebut, pada Rabu (9/7/25) ditemukan jenazah di Kalibata kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta.
“Basarnas dengan tim kesana beserta keluarga juga menyusul, tapi begitu ditunjukkan pada saat itu keluarga masih menolak bahwa itu adalah korban,” jelasnya.
Sehingga, kata dia, nanti Tim Forensik dari Polri untuk melakukan tes DNA untuk memastikan itu korban atau bukan.
“karena memang kalau melihat dari kondisinya, sangat jauh berbeda. Berubah, mungkin karena terendam di air dan sudah berhari-hari,” ungkapnya.
“Sulit dikenalinya, karena memang ya sudah kan membesar ya seperti itu. Bagian kepala juga sudah tidak ada sebagian besar, jadi agak sulit,” lanjutnya.
Lebih lanjut, kata Ade, jika nanri ada informasi lain, tim akan tetap turun kembali melakukan pencarian. Ia juga menyebut, sudah melakukan berbagai cara untuk melakukan pencarian.
“Kita di darat melakukan penggalian dengan penyemrotan Alkon, untuk diair kita mempergunakan perahu karet sebanyak 4 unit dan diudara kita menggunakan drone yang mata garuda. Tidak membuahkan hasil setelah 7 hari pencarian,” tutupnya.
(Pandu)







