Bogor, SuaraBotim.Com – Intensitas hujan yang kembali meningkat di wilayah hulu menyebabkan Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa, Kota Bogor, mengalami kenaikan. Per Kamis (29/1/2026) pukul 10.00 WIB, status bendung berada di level Waspada atau Siaga 4 dengan ketinggian 80 sentimeter.
Kondisi ini memicu peringatan dini bagi warga yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung, terutama di wilayah hilir seperti Jakarta, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi air kiriman.
Petugas Bendung Katulampa, Muhammad Alwan, mengungkapkan bahwa debit air sempat mengalami fluktuasi sejak dini hari.
“Tadi pagi sempat menurun hingga 60 sentimeter. Namun, pukul 10.00 WIB tadi terpantau ada kenaikan lagi menjadi 80 sentimeter. Saat ini masih di level Siaga 4 dan belum kategori berbahaya, namun tetap kami pantau ketat,” ujar Alwan kepada SuaraBotim.Com.
Kenaikan ini dipicu oleh curah hujan yang masih konsisten mengguyur kawasan Puncak (hulu Ciliwung). Meski TMA sempat melandai, petugas tidak mengendurkan pengawasan karena cuaca di wilayah Bogor masih menunjukkan potensi hujan susulan.
Alwan mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di titik rawan seperti kawasan Waduk Hilir hingga pemukiman di bantaran sungai, agar tetap bersiaga mengantisipasi lonjakan debit air secara tiba-tiba.
“Untuk wilayah hilir, kami imbau agar tetap siaga di musim hujan seperti sekarang ini. Pantau terus perkembangan informasi dari petugas,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, koordinasi antara petugas bendung di Bogor dengan pintu air di Jakarta terus dilakukan secara berkala guna meminimalisir dampak luapan air.
(Retza)







