Sunday, October 4, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Turun ke Cariu, H. Fikri Hudi Oktiarwan Tampung Keluhan Petani

by Arsyit Syarifudin
October 3, 2026
in Suara Bogor
0
Turun ke Cariu, H. Fikri Hudi Oktiarwan Tampung Keluhan Petani
Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS H. Fikri Hudi Oktiarwan melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran 2026 di Kampung Kukun, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Sabtu (3/10/26).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas dan fungsi anggota DPRD dalam melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan persoalan.

READ ALSO

Sebut Peternakan Jabar Makin Bagus, Dedi Mulyadi Borong 4 Sapi di Kontes APPSI Pakansari

Fadli Zon Buka FMTI 2026 di Kabupaten Bogor, Musik Tradisi Sunda Jadi Andalan

H. Fikri Hudi Oktiarwan mengatakan, kegiatan pengawasan tersebut rutin dilaksanakan setiap bulan dengan turun langsung ke daerah pemilihan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, khususnya persoalan yang berkaitan dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami dari DPRD Provinsi setiap bulan memang ada program pengawasan penyelenggaraan pemerintahan. Kami berkeliling di daerah dapil kami, langsung bertemu dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi maupun permasalahan masyarakat yang berkenaan dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Fikri kepada Aktualita.co.id.

Dalam pertemuan tersebut, kata H. Fikri, salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat berasal dari kalangan petani. Mereka mengeluhkan kondisi irigasi pertanian yang dinilai belum memadai dan membutuhkan perhatian serta perbaikan.

“Tadi ada usulan dari warga petani khususnya terkait irigasi pertanian. Kalau yang terkait dengan kewenangan provinsi secara langsung itu memang di irigasi. Saluran primernya banyak yang merupakan kewenangan provinsi dan kondisinya memang perlu perhatian lebih lanjut seperti normalisasi,” jelasnya.

Ia mencontohkan kondisi saluran irigasi di wilayah Cileungsi yang mengalirkan air dari Situ Tonjong menuju area persawahan. Menurutnya, terdapat sejumlah saluran yang saat ini tidak lagi berfungsi.

Ia menegaskan, berbagai aspirasi tersebut akan menjadi catatan untuk ditindaklanjuti. Jika persoalan yang disampaikan masyarakat masuk dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pihaknya akan berupaya mengajukan sekaligus mengawal aspirasi tersebut.

Untuk di wilayah Cariu, lanjutnya, persoalan ketersediaan air juga menjadi perhatian para petani. Kondisi cuaca kemarau disebut menjadi salah satu tantangan karena berpotensi menyebabkan kekeringan pada lahan pertanian.

“Itu pun menjadi catatan kita untuk ditindaklanjuti. Apabila memang kewenangan provinsi, kita tindaklanjuti. Maka saya meminta kepada masyarakat untuk mengirimkan data. Jika itu kewenangan provinsi, akan kita perjuangkan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung kondisi anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mengalami defisit. Kondisi itu berdampak pada pelaksanaan sejumlah program yang telah direncanakan.

“Kalau untuk sekarang kita tinggal melaksanakan program yang memang sudah disusun. Sebagiannya memang mengalami pergeseran anggaran karena anggaran kita mengalami defisit. Ada target pendapatan daerah yang tidak mencapai target, sehingga harus ada beberapa yang dievaluasi ulang,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pelaksanaan sejumlah program Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak dapat berjalan secara optimal.

“Sehingga mungkin di situ ada beberapa program yang tidak bisa optimal di dalam pelaksanaannya,” pungkasnya. (Retza)

Tags: CariuDefisit Anggaran JabarDPRD Jawa BaratFikri Hudi Oktiarwanirigasi pertanianKabupaten BogorPKS

Related Posts

Sebut Peternakan Jabar Makin Bagus, Dedi Mulyadi Borong 4 Sapi di Kontes APPSI Pakansari
Suara Bogor

Sebut Peternakan Jabar Makin Bagus, Dedi Mulyadi Borong 4 Sapi di Kontes APPSI Pakansari

October 4, 2026
Fadli Zon Buka FMTI 2026 di Kabupaten Bogor, Musik Tradisi Sunda Jadi Andalan
Suara Bogor

Fadli Zon Buka FMTI 2026 di Kabupaten Bogor, Musik Tradisi Sunda Jadi Andalan

October 4, 2026
Dapat Keluhan Dari Petani, Fathoni Rencanakan Terjun ke Lapangan
Suara Bogor

Dapat Keluhan Dari Petani, Fathoni Rencanakan Terjun ke Lapangan

October 3, 2026
Musim Hujan Tiba, Damkar Kabupaten Bogor Siapkan Dua Mobil Sedot Banjir
Suara Bogor

Musim Hujan Tiba, Damkar Kabupaten Bogor Siapkan Dua Mobil Sedot Banjir

October 3, 2026
Kemarau Panjang, Ketersediaan Air Petani Cariu Jadi Sorotan DPRD Jawa Barat
Suara Bogor

Kemarau Panjang, Ketersediaan Air Petani Cariu Jadi Sorotan DPRD Jawa Barat

October 3, 2026
Ramai di Medsos Soal Pokir Dewan, Begini Kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor
Suara Bogor

Ramai di Medsos Soal Pokir Dewan, Begini Kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor

October 3, 2026
Next Post
Kemarau Panjang, Ketersediaan Air Petani Cariu Jadi Sorotan DPRD Jawa Barat

Kemarau Panjang, Ketersediaan Air Petani Cariu Jadi Sorotan DPRD Jawa Barat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Sebut Peternakan Jabar Makin Bagus, Dedi Mulyadi Borong 4 Sapi di Kontes APPSI Pakansari
  • Fadli Zon Buka FMTI 2026 di Kabupaten Bogor, Musik Tradisi Sunda Jadi Andalan
  • Bikin Geger Warga Jonggol! Pria Asal Brebes Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk
  • Dapat Keluhan Dari Petani, Fathoni Rencanakan Terjun ke Lapangan
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?