Citeureup, SuaraBotim.Com – Sebuah vila di Kampung Hambalang RT 06/03, Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, terdampak longsor pada Rabu (11/2/2026) petang.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam durasi yang cukup lama.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari masyarakat setempat pada pukul 19.30 WIB.
“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor langsung bergerak ke lokasi pada pukul 19.40 WIB untuk melakukan asesmen dan penanganan,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Kamis (12/2/2026).
Berdasarkan laporan BPBD, kejadian longsor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Hujan deras yang berlangsung cukup lama mengakibatkan tembok penahan tanah (TPT) di area vila longsor.
“Longsoran tersebut sengan lebar sekitar kurang lebih duameter, panjang sekitar kurang lebih 10 meter dan tinggi sekitar 3 meter,” paparnya.
Akibat kejadian tersebut, satu unit vila milik Ibu Elif dilaporkan dalam kondisi terancam terdampak longsor susulan.
Adam menyebut, tanah longsor sempat menutup akses jalan Desa Hambalang. Meski demikian, tidak terdapat kerusakan pada badan jalan.
“Material longsoran sudah dibersihkan oleh Tim Reaksi Cepat BPBD bersama warga setempat. Saat ini jalan sudah dapat kembali dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” jelas Adam.
BPBD Kabupaten Bogor mengingatkan potensi longsor susulan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali turun di wilayah tersebut. Kondisi tanah yang masih labil dinilai berisiko memicu pergerakan tanah tambahan.
Masyarakat di sekitar lokasi diimbau untuk tetap waspada, terutama saat terjadi hujan deras dengan durasi lama, mengingat wilayah Hambalang termasuk kawasan rawan longsor di Kabupaten Bogor.
Hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa longsor di Desa Hambalang tersebut. BPBD Kabupaten Bogor terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi bencana susulan.
(Pandu)







