Friday, June 12, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Virus HMPV Rentan Serang Anak, Dinkes Kabupaten Bogor Minta Masyarakat Tenang

by Ray
January 15, 2025
in Kesehatan
0
Virus HMPV Rentan Serang Anak, Dinkes Kabupaten Bogor Minta Masyarakat Tenang
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com _ Ditengah maraknya perbincangan terkait Virus Human Metapneumovirus (HMPV), Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor angkat bicara terkait adanya laporan tentang empat orang yang terinfeksi virus HMPV.

Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Luki Gema Safari mengucapkan, jika diperiksa secara detail, HMPV itu memang ada namun perlu pemeriksaan lanjutan dan perlu mengadakan pemeriksaan lab rujukan.

READ ALSO

Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene

RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan

“Sebenarnya penyakit ini masih satu rumpun dengan flu, influenza. Jadi dari mulai gejala penularan sama persis dengan influenza biasa, hanya memang jadi ini bukan penyakit baru udah lama dari 60 tahun yang lalu mulai ramenya 2001 di indonesia,” terangnya kepada SuaraBotim.com Rabu (15/1/25).

“Saya tekankan kembali, ini bukan virus baru, tapi virus lama. Di Indonesia juga sudah ada dari tahun 2001 dan tiap tahun itu ada di Indonesia,” sambungnya.

Luki menuturkan, pihaknya mendapat data yang terinfeksi virus HMPV ada empat orang yang berada di wilayah Bandung.

“BP (79) dirawat di RS Melinda 2, DSA (1) Warga Kabupaten Bandung di rawat di RS Melinda 2, SH (49) dirawat di RSHS dan WNA asal Malaysia SN (45) dirawat di RS Melinda 2,” terangnya.

Menurutnya, virus tersebut tidak menjadi perhatian khusus karena angka mortalitas sangat kecil. Paling utama yang difokuskan oleh pemerintah adalah TB dan HIV

Kalo kita sudah mengadakan pertemuan zoom dengan rekan-rekan RS, puskesmas juga terkait surat edaran jg sdh share terkait kewaspadaan kasus, bila memang ada dokter penanggung jawabnya utk merekomendasikan pemeriksaan akan kami tindaklanjuti.

“Masyarakat gausah panik, ini biasa aja. Ini Influenza biasa memang karena ramenya baru viral HMPV. sebetulnya H1 N1 itu HMPV sama aja, hanya beda jenis virusnya aja pada saat pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

“Pencegahannya sama seperti Covid, Influenza, seperti rajin cuci tangan, jaga jarak sama 3M pada saat covid, jaga jarak pake masker, dan kalo memang merasa flu itu lebih baik mengurangi aktivitas segera berobat,” tambahnya.

Dirinya menjelaskan, bahwa belum ada vaksin pencegahannya belum ada walaupun yang rentan terkena virus tersebut yaitu balita.

“Yang rentan terkena itu umur 0-1 tahun, karena imunnya baru berkembang, tetapi imunisasi untuk vaksinasi HMPV ini info terakhir kami melaksanakan zoom meeeting dengan kemenkes, itu masih dalam pengembangan vaksin. Tapi sebetulnya ada vaksin influenza, itu juga bisa kita pakai tetapi itu vaksin untuk dewasa belum ada untuk anak-anak,” ungkapnya..

“Kami telah membuat surat edaran, melaksanakan pertemuan terkait dengan kewaspadaan terkait peningkatan kasus influenza. Jadi kalo memang ada kasus influenza, dilaporkan ke kami untuk kami laporkan tindak lanjut ke provinsi dan pusat,” terusnya

Sementara, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Tlajung Udik Asep Suryana mengucapkan, bahwa virus tersebut adalah virus impor dari negeri Cina yang menyerang di kalangan anak-anak.

“Gejala yang ditimbulkan seperti batuk berlendir, hidung meler, demam tinggi, gatal tenggorokan dan yang paling fatal mengakibatkan terganggunya saluran pernapasan,”jelasnya.

“Virus ini pun bisa ditanggulangi dengan menguatkan imun tubuh, beraktivitas banyak berolahraga, makan minuman sehat dan tidur yang secukupnya. Penularan virus ini bisa dilakukan lewat udara dan berinteraksi yang dekat,” tutupnya.

(pandu maulana)

Tags: Dinkes Kabupaten BogorJenis InfluenzaSerang Anak-anakVirus HMPV

Related Posts

Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene
Kesehatan

Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene

May 20, 2026
RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan
Kesehatan

RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan

May 18, 2026
Banyak SPPG Tak Penuhi Standar, BGN Hentikan Sementara 1.242 Dapur MBG
Kesehatan

Banyak SPPG Tak Penuhi Standar, BGN Hentikan Sementara 1.242 Dapur MBG

May 15, 2026
‎Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Hantavirus dari Tikus
Kesehatan

‎Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Hantavirus dari Tikus

May 15, 2026
‎Sastra Winara Sebut Program MBG Bantu Tingkatkan Gizi Anak di Kabupaten Bogor
Kesehatan

‎Sastra Winara Sebut Program MBG Bantu Tingkatkan Gizi Anak di Kabupaten Bogor

May 12, 2026
Manfaat Buah Naga untuk Balita: Superfood Alami yang Baik untuk Tumbuh Kembang
Kesehatan

Manfaat Buah Naga untuk Balita: Superfood Alami yang Baik untuk Tumbuh Kembang

March 23, 2026
Next Post
Ls Vinus Gelar Diskusi Publik, Yusfitriadi Tanyakan Transfaransi Rencana Kerja DPRD Tahun 2025

Ls Vinus Gelar Diskusi Publik, Yusfitriadi Tanyakan Transfaransi Rencana Kerja DPRD Tahun 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat
  • Pemotor Tewas Terserempet Mobil Saat Pindah Lajur di Parung
  • Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor, Inspektorat Masih Tunggu Perkembangan Penanganan Polres
  • ‎Las Listrik Picu Kebakaran Gudang Rongsok di Sentul ‎
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?