Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) meninjau langsung lokasi banjir akibat luapan Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas di Perumahan Vila Nusa Indah I, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (4/3/25).
Dalam peninjauan tersebut, tim evakuasi berhasil menyelamatkan seorang bayi berusia tiga bulan yang kemudian dibawa ke lokasi yang lebih aman di Bekasi.
“Dari hasil evakuasi, ada warga yang bertahan di rumahnya, terutama yang memiliki rumah dua hingga tiga lantai dan tidak memiliki anak kecil. Namun, kami terus membujuk mereka untuk keluar demi keselamatan. Ada juga yang masih bertahan karena ingin menyelamatkan barang-barang mereka,” ujar Jaro Ade, Selasa (4/3/2025).
Menurutnya, kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan dan bantuan logistik bagi warga terdampak. Tim evakuasi terus bekerja keras untuk mengevakuasi warga yang masih bertahan di dalam rumah.
“Kami mengapresiasi kerja keras tim evakuasi yang memiliki tanggung jawab besar. Saya merasakan sendiri betapa sulitnya situasi di lapangan. Warga yang masih bertahan di dalam rumah juga terus meminta makanan,” terangnya.
Banjir yang melanda Desa Bojong Kulur berdampak pada sekitar 4.790 warga. Desa ini merupakan kawasan dengan jumlah penduduk terbesar di Kecamatan Gunung Putri, di mana hanya dalam beberapa RW saja, jumlah warga yang terdampak sudah hampir mencapai 5.000 jiwa.
“Memang banyak warga yang masih bertahan karena alasan barang berharga. Namun, balita, anak-anak, dan lansia sudah berhasil dievakuasi,” jelasnya.
Pasca evakuasi, Pemerintah Kabupaten Bogor langsung bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi. Dalam rapat koordinasi bersama Bupati Bogor, telah disiapkan langkah-langkah strategis, termasuk pembukaan posko, dapur umum, dan distribusi bantuan di wilayah Gunung Putri.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan camat setempat agar penanganan berjalan cepat dan maksimal,” tegasnya.
(pandu)







