Wednesday, September 2, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Warga Jonggol Kesulitan Dapatkan Gas Melon, Pedagang Kecil Terancam Terhambat

by Asep Saepudin Sayyev
February 3, 2025
in Suara Bogor
0
Warga Jonggol Kesulitan Dapatkan Gas Melon, Pedagang Kecil Terancam Terhambat
Share on FacebookShare on Twitter

Jonggol, SuaraBotim.com – Warga Jonggol, Kabupaten Bogor, mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas subsidi 3 kilogram atau yang dikenal dengan sebutan gas melon di Kampung Jeprah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Senin (3/2/25).

Kesulitan ini dirasakan terutama oleh masyarakat kecil dan pedagang kaki lima yang sangat bergantung pada gas untuk kebutuhan sehari-hari maupun usaha.

READ ALSO

“Aroma Smartboard” Mengundang KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor

KPK Sita Rp1,5 Miliar Secara Formil, Kasus Dugaan Korupsi Kabupaten Bogor Terus Didalami

Salahsatu pedagang kaki lima di Jonggol Nano Sularno (63) mengungkapkan, bahwa aturan pemerintah terkait distribusi gas subsidi dinilai terlalu rumit dan justru mempersulit masyarakat kecil.

“Peraturan pemerintah sekarang terlalu ribet. Kita, pedagang kecil seperti ini, jadi susah cari gas. Kalau masalahnya begini terus, gimana kita mau jualan?” keluh Nano kepada SuaraBotim.com saat ditemui di agen gas kawasan Alun-Alun Jonggol.

Nano juga mengusulkan, agar pemerintah menyediakan alternatif, seperti gas ukuran 5 kilogram, secara merata di pasaran dan disiapkan terlebih dahulu.

“Kalau mau dinaikin ke tabung gas 5 kg, ya disediakan dulu stoknya. Jadi masyarakat nggak ribet nyari ke mana-mana,” ujarnya.

Menurut Nano, dirinya sudah berkeliling ke tujuh toko di sekitar Alun-Alun Jonggol, namun tidak menemukan gas subsidi tersebut.

“Saya udah keliling lima kilo lebih, muter-muter, tapi nggak ada yang jual, habis semua,” katanya.

“Harga sih relatif, dari Rp 21.000 sampai Rp 25.000c tapi kalau barangnya aja nggak ada, ya percuma juga,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah dapat mempermudah akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok seperti gas, tanpa memberatkan rakyat kecil.

“Harapan saya, pemerintah bisa memfasilitasi kebutuhan masyarakat. Jangan sampai aturan malah nyusahin,” tutupnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar, menyatakan bahwa persoalan ini berkaitan dengan kebijakan distribusi gas yang diterapkan pemerintah.

“Ini kan kebijakan pemerintah terkait penjualan gas. Dulu rakyat bisa beli dengan mudah di pengecer, sekarang harus ke agen. Masalahnya, agen itu nggak ada di pelosok-pelosok kampung,” jelasnya.

Beben juga menyoroti, inkonsistensi kebijakan pemerintah terkait penggunaan bahan bakar untuk masyarakat.

“Dulu masyarakat dilarang pakai kayu bakar, disuruh pakai gas. Sekarang rakyat sudah nurut pakai gas, tapi gasnya malah susah didapat. Ini yang harus segera disikapi,” tegasnya.

(Pandu Steven)

Tags: Gas Elpiji

Related Posts

“Aroma Smartboard” Mengundang KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor
Suara Bogor

“Aroma Smartboard” Mengundang KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor

September 1, 2026
KPK Sita Rp1,5 Miliar Secara Formil, Kasus Dugaan Korupsi Kabupaten Bogor Terus Didalami
Suara Bogor

KPK Sita Rp1,5 Miliar Secara Formil, Kasus Dugaan Korupsi Kabupaten Bogor Terus Didalami

September 1, 2026
KPK Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor
Suara Bogor

KPK Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

September 1, 2026
Pemkab Bogor Perpanjang SK Tanggap Darurat Kekeringan
Suara Bogor

Pemkab Bogor Perpanjang SK Tanggap Darurat Kekeringan

September 1, 2026
HMI Cabang Bogor Gelar Aksi, Desak DPRD Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pemkab Bogor
Suara Bogor

HMI Cabang Bogor Gelar Aksi, Desak DPRD Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pemkab Bogor

August 31, 2026
Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK
Suara Bogor

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK

August 31, 2026
Next Post
Soal RLS Rendah, Beben Suhendar Desak Percepatan Pembangunan

Soal RLS Rendah, Beben Suhendar Desak Percepatan Pembangunan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • “Aroma Smartboard” Mengundang KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor
  • Enam Rumah dan Dua Motor Terbakar di Cileungsi Bogor, Damkar Berjibaku Padamkan Api
  • KPK Sita Rp1,5 Miliar Secara Formil, Kasus Dugaan Korupsi Kabupaten Bogor Terus Didalami
  • KPK Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?