SUARABOTIM.COM – Sebanyak tujuh relawan Gerakan Kabupaten Bogor Peduli tiba di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (5/9/26), untuk menjalankan misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bermagnitudo 7,7.
Para relawan diberangkatkan dari Kabupaten Bogor atas instruksi Bupati Bogor Rudy Susmanto. Mereka akan menjalankan misi selama lima hari di wilayah Manggarai Barat dan Manggarai Timur.
Ketua Tim Relawan NTT, Didi Kurnia, mengatakan, setibanya di lokasi, tim langsung melakukan konsolidasi dan sinkronisasi data dengan posko induk daerah.
“Begitu mendarat, fokus utama kami adalah konsolidasi data dengan posko induk daerah setempat agar langkah di lapangan sinkron dan langsung menyasar titik-titik yang paling membutuhkan,” ujar Didi.
Dalam misi tersebut, Gerakan Kabupaten Bogor Peduli membawa bantuan senilai sekitar Rp500 juta, termasuk 350 paket sembako untuk 350 kepala keluarga.
Selain sembako, bantuan yang dibawa berupa dukungan renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu), hygiene kit, pasta gigi, selimut, obat-obatan gratis, serta santunan bagi warga terdampak gempa.
Koordinator Lapangan Tim Relawan NTT, Andi mengatakan, sebagian kebutuhan logistik juga akan dibeli langsung di pasar Kecamatan Ruteng agar sesuai dengan kebutuhan pengungsi sekaligus membantu menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.
“Hal ini dilakukan agar barang-barang yang didistribusikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mendesak para pengungsi sekaligus menggerakkan kembali ekonomi warga sekitar,” kata Andi.
Selama berada di NTT, relawan akan menjalankan tiga agenda utama, yakni pelayanan kesehatan, distribusi bantuan logistik, dan pemberian santunan.
Pelayanan kesehatan dijadwalkan berlangsung Minggu (6/9/2026) di tenda-tenda pengungsian Lamba Leda. Tim juga akan memberikan dukungan psikososial dan trauma healing bagi warga terdampak.
Seluruh bantuan merupakan hasil gotong royong masyarakat Kabupaten Bogor, perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan, dan sejumlah pihak kecamatan.
Melalui misi tersebut, Gerakan Kabupaten Bogor Peduli menunjukkan solidaritas masyarakat Kabupaten Bogor sekaligus mendukung pemulihan warga NTT setelah terdampak bencana gempa.
(Pandu)







