Cileungsi, SuaraBotim.Com — Seorang pemuda berinisial J (34), warga Jonggol, mengalami luka pada bagian wajah setelah terlibat keributan akibat kesalahpahaman di Jalan Raya Cileungsi–Jonggol, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Kamis (27/11/25) sore.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison menjelaskan, peristiwa tersebut murni terjadi akibat salah paham, bukan karena aksi penarikan kendaraan oleh debt collector (dalam istilah lokal disebut matel).
“Awalnya yang satu foto untuk dikirim ke konsumen karena sedang belanja barang material. Tapi orang di seberang jalan curiga dan tidak terima difoto, akhirnya saling bantah,” jelas Kompol Edison kepada SuaraBotim.Com, Jumat (28/11/25).
Kompol Edison menyebut, bahwa hal tersebut kesalahpahaman, karena dilokasi tidak adanya pemeriksaan kendaraan atau lainnya.
“Keributan terjadi ketika korban mencoba memukul pelaku menggunakan helm namun tidak mengenai sasaran,” jelasnya.
Lalu, lanjut Kompol Edison, pelaku kemudian membalas dengan memukul helm dan batu bata hingga menyebabkan luka pada wajah korban.
“Yang si korban memukul pakai helm gak kena, pelaku memukul wajah korban pakai helm lalu pakai batu bata kena dan mengalami luka, setelah itu pelaku langsung kabur,” ungkapnya.
Lokasi kejadian berada di dekat titik kumpul matel. Akibatnya, seorang matel yang sedang berada di sekitar lokasi sempat dikira terlibat, sehingga juga ikut dipukul oleh korban.
“Matel di situ juga kena salah sasaran. Padahal dia gak tahu, tiba-tiba ada keributan di depan situ. Jadi korban mengira pelaku itu matel, padahal bukan,” kata Edison.
Kapolsek menjelaskan, korban saat itu sedang bersama istrinya membeli material konstruksi. Korban sempat memotret lokasi untuk mengirimkan informasi kepada konsumennya.
Namun, lanjut dia, pelaku yang berada di seberang jalan tersinggung dan mempertanyakan alasan korban mengambil foto.
“Korban foto untuk laporan ke customer. Pelaku tidak terima. Terjadilah cekcok,” ujar Edison.
Istri korban sempat terlibat adu mulut namun tidak mengalami luka, hanya helm yang sempat dibanting dalam keributan tersebut.
Menurut Kompol Edison, identitas pelaku saat ini sudah diketahui dan saat ini sedang dalam proses pengejaran.
“Sudah diketahui namanya siapa, domisilinya dimana, suka nongkrong dimana. Kalau korban sudah kita bawa berobat ke rumah sakit dan saat ini sudah pulang,” pungkasnya.
Korban juga telah resmi membuat laporan polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kompol Edison menegaskan kembali bahwa kejadian ini bukan aksi debt collector, melainkan murni salah paham yang berujung penganiayaan ringan.
(Pandu)







