Wednesday, July 29, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Hukum dan Kriminal

‎Diancam Dibacok, Ibu Korban Minta Perlindungan Polisi dalam Kasus Pelecehan Anak di Gunung Putri

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
in Hukum dan Kriminal
0
‎Diancam Dibacok, Ibu Korban Minta Perlindungan Polisi dalam Kasus Pelecehan Anak di Gunung Putri
Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

Polsek Gunung Putri Bongkar Jaringan Curanmor di Wanaherang, Residivis dan Penadah Ditangkap

Pria Asal Wanaherang Tertangkap Usai Curi Empat Kemasan Minyak Goreng di Alfamart Cileungsi

‎SUARABOTIM.COM – Pelapor sekaligus ibu kandung korban, Yuliana (42), meminta perlindungan kepada pihak kepolisian terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah tiri berinisial I (43) terhadap anaknya Y (15) di wilayah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
‎
‎Yuliana mengungkapkan, dirinya bersama korban telah memenuhi panggilan Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan. Dalam pemeriksaan tersebut, korban dimintai keterangan secara rinci oleh penyidik dan diminta menceritakan seluruh kejadian yang dialaminya.
‎
‎“Saya sebagai pelapor dan anak saya sebagai korban dipanggil ke Polres Bogor untuk diwawancarai. Anak saya diminta menceritakan semua kejadian,” ujar Yuliana, Rabu (15/4/2026)
‎
‎Ia menjelaskan, penyidik juga akan memanggil terduga pelaku serta saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Namun, Yuliana mengaku khawatir karena pelaku hingga kini masih berada di luar dan belum diamankan.
‎
‎“Penyidik menyampaikan pelaku akan diwawancara. Tapi saya khawatir kalau di luar ada ancaman dari pelaku,” katanya.
‎
‎Menurut Yuliana, kasus ini pertama kali terungkap sekitar pekan lalu saat korban menceritakan dugaan pelecehan yang dialaminya kepada keluarga di rumah.
‎
‎Ia mengaku, sempat memergoki satu kejadian di rumah kontrakan saat korban diduga hendak dipaksa oleh pelaku.
‎
‎“Saya melihat langsung satu kejadian di kontrakan, saat itu anak saya hampir dipaksa. Untuk kejadian lainnya saya tidak mengetahui,” ungkapnya.
‎
‎Ia juga menyebut, dugaan tindakan tersebut tidak hanya dialami oleh Y (15), tetapi juga adiknya. Namun, adik korban PN (13) melakukan perlawanan sehingga diduga mengalami kekerasan fisik dan ancaman.
‎
‎“Adiknya sempat melawan, tetapi justru dipukul, ditendang, bahkan diancam akan dibacok,” jelasnya.
‎
‎Berdasarkan pengakuan korban Y (15), dugaan pelecehan tersebut telah berlangsung sejak korban duduk di bangku kelas 1 SMP hingga saat ini dan terjadi berulang kali.
‎
‎“Korban mengaku sudah sekitar tujuh kali mengalami kejadian tersebut,” katanya.
‎
‎Selain itu, korban juga sempat mengeluhkan rasa sakit saat buang air kecil, sebagaimana disampaikan saat pemeriksaan oleh penyidik.
‎
‎Yuliana turut mengungkapkan bahwa dirinya juga pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh terduga pelaku. Namun, ia memilih tidak melaporkan kejadian tersebut dan hanya fokus pada kasus yang dialami anaknya.
‎
‎“Saya pernah mengalami KDRT, tapi tidak saya laporkan. Saya fokus pada kasus anak saya,” ujarnya.
‎
‎Yuliana mengaku, saat ini anaknya Y (15) mengalami trauma. Ia mengatakan, korban dilarang bertemu dengan ayah tirinya selama pemulihan trauma.
‎
‎“Penyidik bilang kalau anak saya ga boleh ketemu sama ayah tirinya dulu. Katanya trauma,” jelasnya.
‎
‎Yuliana berharap, agar pelaku cepat ditangkap agar keluarganya merasa aman dan korban tidak meluas.
‎
‎“Saya berharap pelaku cepat ketangkap, karena pelaku juga masih berkeliaran kan. Saya takut diancam, saya buat laporan ini juga diam-diam agar ga ketahuan dia,” tutupnya.
‎
‎Sementara, Sementara, Kepala Satuan (Kasat) Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri mengatakan, keluarga korban jika merasa terancam dengan diduga pelaku bisa memohon kepada lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK).
‎
‎“Ini kalau terkait masalah korban, perlindungan, itu kan ada yang namanya LPSK. Kalau dari kami kepolisian sendiri, selama proses ini masih berjalan, proses selidiknya, nanti paling sekali coba koordinasi sama kewilayahan setempat, yaitu polisi desa, untuk bantu monitoring aja di wilayah,” tutupnya.
‎
‎
‎(Pandu)

Tags: AKP Silfi Adi PutriGunung PutriKDRTLPSKPelecehan AnakPolres Bogor

Related Posts

Polsek Gunung Putri Bongkar Jaringan Curanmor di Wanaherang, Residivis dan Penadah Ditangkap
Hukum dan Kriminal

Polsek Gunung Putri Bongkar Jaringan Curanmor di Wanaherang, Residivis dan Penadah Ditangkap

July 28, 2026
Pria Asal Wanaherang Tertangkap Usai Curi Empat Kemasan Minyak Goreng di Alfamart Cileungsi
Hukum dan Kriminal

Pria Asal Wanaherang Tertangkap Usai Curi Empat Kemasan Minyak Goreng di Alfamart Cileungsi

July 24, 2026
‎Polisi Buru Pelaku Curas Motor PCX di Ciangsana, Korban Ditabrak lalu Ditodong Celurit
Hukum dan Kriminal

‎Polisi Buru Pelaku Curas Motor PCX di Ciangsana, Korban Ditabrak lalu Ditodong Celurit

July 23, 2026
Diduga Curi Kabel Tembaga PT Bukaka di Cileungsi, Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti
Hukum dan Kriminal

Diduga Curi Kabel Tembaga PT Bukaka di Cileungsi, Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti

July 23, 2026
‎Tak Berhenti di Satu ASN, Kejari Bogor Isyaratkan Ada Tersangka Lain dalam Kasus RSUD Bogor Utara
Hukum dan Kriminal

‎Tak Berhenti di Satu ASN, Kejari Bogor Isyaratkan Ada Tersangka Lain dalam Kasus RSUD Bogor Utara

July 21, 2026
Polsek Gunung Putri Ungkap Peredaran OKT, Sita Ribuan Butir Obat dan Air Soft Gun
Hukum dan Kriminal

Polsek Gunung Putri Ungkap Peredaran OKT, Sita Ribuan Butir Obat dan Air Soft Gun

July 21, 2026
Next Post
Berantas Pungli, Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus

Berantas Pungli, Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • DPC PDIP Kabupaten Bogor Kenang Tragedi 30 Tahun Kudatuli, Doni: Jangan Sampai Terulang Lagi
  • Pulihkan Ekosistem, PPLI Tanam Pohon dan Edukasi Kelestarian Alam di Malasari
  • Wahyudi Chaniago Apresiasi Kemenangan Telak Timnas Indonesia 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari
  • Diskanak Kabupaten Bogor Tebar 10.000 Benih Ikan di Situ Tlajung Udik, Warga Diimbau Jaga Kelestarian Lingkungan
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?