Monday, June 15, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Desa

Jelang Kunjungan Menteri Kehutanan, DPKP Bogor Sinkronkan Data Lahan Sukawangi

by Arsyit Syarifudin
January 20, 2026
in Suara Desa
0
Jelang Kunjungan Menteri Kehutanan, DPKP Bogor Sinkronkan Data Lahan Sukawangi

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor Eko Mujiarto. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

SuaraBotim.Com – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Bogor tengah mematangkan sinkronisasi data terkait kawasan hutan yang digarap masyarakat di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur. Langkah ini dilakukan menyusul rencana kunjungan lapangan Menteri Kehutanan pada akhir Januari 2026 mendatang.

Kepala DPKP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyatakan bahwa pertemuan dengan Pemerintah Desa Sukawangi telah dilakukan untuk memastikan keselarasan data lahan garapan masyarakat dengan data tanah adat di wilayah tersebut.

READ ALSO

Kades Tlajung Udik Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Data yang Akurat

Data Desa Presisi Ciangsana Tarik Perhatian Akademisi Malaysia

“Rencananya akhir Januari ini Menteri Kehutanan akan turun langsung ke lapangan. Kami perlu menyinkronkan data agar tidak terjadi misdata, sehingga pengajuan lahan yang selama ini digarap masyarakat bisa diakomodasi oleh kementerian,” ujar Eko kepada Aktualita.co.id di Cibinong, Selasa (20/1/2026).

Dalam proses verifikasi ini, DPKP Kabupaten Bogor menempuh langkah unik dengan menggunakan peta peninggalan Belanda sebagai rujukan historis. Meski wilayah Sukawangi secara administratif masih tercatat sebagai kawasan hutan, bukti historis ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan bagi pemerintah pusat dalam memberikan rekomendasi khusus.

“Data yang kita gunakan di Sukawangi mengacu pada peta Belanda. Walaupun saat ini masuk kawasan hutan, kami berharap pemerintah pusat atau Kementerian Kehutanan dapat memberikan diskresi atau rekomendasi berdasarkan fakta lapangan dan historis tersebut,” ungkap Eko.

Eko menegaskan, untuk tahap awal fokus penataan memang tertuju pada Desa Sukawangi. Namun secara bertahap, program ini akan mencakup seluruh wilayah Kabupaten Bogor. DPKP telah memetakan sekitar 22 kecamatan dengan kurang lebih 75 desa yang memiliki persoalan serupa.

Masyarakat Sukawangi pada umumnya berharap agar lahan garapan mereka dapat dikeluarkan dari status kawasan hutan. Namun, Eko mengingatkan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat.

“Apakah nanti dikeluarkan seluruhnya, sebagian, atau hanya beberapa bidang saja, itu sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Kehutanan,” jelasnya.

Terkait empat orang warga yang saat ini masih tersangkut proses hukum dengan Gakkum Kementerian Kehutanan, Eko berharap kunjungan menteri nanti bisa membawa jalan keluar. “Mudah-mudahan ada solusi dan kebijakan yang lebih humanis dari kementerian, mengingat proses hukum hingga saat ini masih berjalan,” pungkasnya.

(Retza)

Tags: Desa SukawangiDPKP Kabupaten BogorEko MujiartoKawasan HutanKementerian KehutananSukamakmur

Related Posts

Kades Tlajung Udik Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Data yang Akurat
Suara Desa

Kades Tlajung Udik Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Data yang Akurat

June 15, 2026
Data Desa Presisi Ciangsana Tarik Perhatian Akademisi Malaysia
Suara Desa

Data Desa Presisi Ciangsana Tarik Perhatian Akademisi Malaysia

June 15, 2026
Jembatan Wika Akan Direkonstruksi, Pemdes Tlajung Udik Minta Solusi Akses Sementara
Suara Desa

Jembatan Wika Akan Direkonstruksi, Pemdes Tlajung Udik Minta Solusi Akses Sementara

May 22, 2026
Warga Kampung Kedep Swadaya Cor Jalan Rusak Pakai Limbah Beton Sisa Pabrik
Suara Desa

Warga Kampung Kedep Swadaya Cor Jalan Rusak Pakai Limbah Beton Sisa Pabrik

May 14, 2026
‎Pemdes Gunung Putri Bersih-bersih Lingkungan, Tertibkan Bangli hingga Antisipasi Banjir
Suara Desa

‎Pemdes Gunung Putri Bersih-bersih Lingkungan, Tertibkan Bangli hingga Antisipasi Banjir

May 3, 2026
‎Desa di Kabupaten Bogor Diminta Kelola Sampah Sendiri ‎
Suara Desa

‎Desa di Kabupaten Bogor Diminta Kelola Sampah Sendiri ‎

April 29, 2026
Next Post
Warganya Jadi Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, Bupati Bogor Berharap Korban Selamat

Warganya Jadi Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, Bupati Bogor Berharap Korban Selamat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Kades Tlajung Udik Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Data yang Akurat
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data Akurat
  • Karya Bakti Kampung Pancasila, TNI Rombak Terowongan Garuda
  • Data Desa Presisi Ciangsana Tarik Perhatian Akademisi Malaysia
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?