Monday, August 3, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Desa

Jelang Kunjungan Menteri Kehutanan, DPKP Bogor Sinkronkan Data Lahan Sukawangi

by Arsyit Syarifudin
January 20, 2026
in Suara Desa
0
Jelang Kunjungan Menteri Kehutanan, DPKP Bogor Sinkronkan Data Lahan Sukawangi

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor Eko Mujiarto. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

SuaraBotim.Com – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Bogor tengah mematangkan sinkronisasi data terkait kawasan hutan yang digarap masyarakat di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur. Langkah ini dilakukan menyusul rencana kunjungan lapangan Menteri Kehutanan pada akhir Januari 2026 mendatang.

Kepala DPKP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyatakan bahwa pertemuan dengan Pemerintah Desa Sukawangi telah dilakukan untuk memastikan keselarasan data lahan garapan masyarakat dengan data tanah adat di wilayah tersebut.

READ ALSO

Dukung SE Bupati Bogor, Kades Ciangsana Minta RT/RW Waspadai Ancaman Pedofilia

‎Wayang Golek Ki Dalang Ogi Sabda Permana Meriahkan Santunan Yatim Katar Unit 19 Tlajung Udik ‎

“Rencananya akhir Januari ini Menteri Kehutanan akan turun langsung ke lapangan. Kami perlu menyinkronkan data agar tidak terjadi misdata, sehingga pengajuan lahan yang selama ini digarap masyarakat bisa diakomodasi oleh kementerian,” ujar Eko kepada Aktualita.co.id di Cibinong, Selasa (20/1/2026).

Dalam proses verifikasi ini, DPKP Kabupaten Bogor menempuh langkah unik dengan menggunakan peta peninggalan Belanda sebagai rujukan historis. Meski wilayah Sukawangi secara administratif masih tercatat sebagai kawasan hutan, bukti historis ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan bagi pemerintah pusat dalam memberikan rekomendasi khusus.

“Data yang kita gunakan di Sukawangi mengacu pada peta Belanda. Walaupun saat ini masuk kawasan hutan, kami berharap pemerintah pusat atau Kementerian Kehutanan dapat memberikan diskresi atau rekomendasi berdasarkan fakta lapangan dan historis tersebut,” ungkap Eko.

Eko menegaskan, untuk tahap awal fokus penataan memang tertuju pada Desa Sukawangi. Namun secara bertahap, program ini akan mencakup seluruh wilayah Kabupaten Bogor. DPKP telah memetakan sekitar 22 kecamatan dengan kurang lebih 75 desa yang memiliki persoalan serupa.

Masyarakat Sukawangi pada umumnya berharap agar lahan garapan mereka dapat dikeluarkan dari status kawasan hutan. Namun, Eko mengingatkan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat.

“Apakah nanti dikeluarkan seluruhnya, sebagian, atau hanya beberapa bidang saja, itu sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Kehutanan,” jelasnya.

Terkait empat orang warga yang saat ini masih tersangkut proses hukum dengan Gakkum Kementerian Kehutanan, Eko berharap kunjungan menteri nanti bisa membawa jalan keluar. “Mudah-mudahan ada solusi dan kebijakan yang lebih humanis dari kementerian, mengingat proses hukum hingga saat ini masih berjalan,” pungkasnya.

(Retza)

Tags: Desa SukawangiDPKP Kabupaten BogorEko MujiartoKawasan HutanKementerian KehutananSukamakmur

Related Posts

Dukung SE Bupati Bogor, Kades Ciangsana Minta RT/RW Waspadai Ancaman Pedofilia
Suara Desa

Dukung SE Bupati Bogor, Kades Ciangsana Minta RT/RW Waspadai Ancaman Pedofilia

July 26, 2026
‎Wayang Golek Ki Dalang Ogi Sabda Permana Meriahkan Santunan Yatim Katar Unit 19 Tlajung Udik ‎
Suara Desa

‎Wayang Golek Ki Dalang Ogi Sabda Permana Meriahkan Santunan Yatim Katar Unit 19 Tlajung Udik ‎

July 19, 2026
Kades Sirnasari Mengundurkan Diri Usai Didemo Warganya
Suara Desa

Kades Sirnasari Mengundurkan Diri Usai Didemo Warganya

July 13, 2026
Jembatan WIKA Gunung Putri Resmi Ditutup Bertahap Mulai Hari Ini
Suara Desa

Jembatan WIKA Gunung Putri Resmi Ditutup Bertahap Mulai Hari Ini

July 13, 2026
Soal Pilkades Serentak 2027, DPMD Masih Tunggu Permendagri untuk Penyesuaian Aturan
Suara Desa

Soal Pilkades Serentak 2027, DPMD Masih Tunggu Permendagri untuk Penyesuaian Aturan

July 3, 2026
H. Udin Saputra: Menang Kalah Bukan Tujuan, Kebersamaan Pemuda Gunung Putri yang Utama
Suara Desa

H. Udin Saputra: Menang Kalah Bukan Tujuan, Kebersamaan Pemuda Gunung Putri yang Utama

June 29, 2026
Next Post
Warganya Jadi Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, Bupati Bogor Berharap Korban Selamat

Warganya Jadi Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, Bupati Bogor Berharap Korban Selamat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Percobaan Pencurian Motor di Kota Wisata Gunung Putri Berakhir Damai
  • ‎Olahraga Bersama Keluarga di CFD, Bupati Bogor Ajak Warga Dukung UMKM
  • ‎Meski Sedang Pemeliharaan Rumput, Alun-Alun Kabupaten Bogor Tetap Dibuka untuk Masyarakat
  • ‎Pedagang di CFD Kenakan Pakaian Adat Sunda, Bupati: Kembalikan Marwah Orang Bogor ‎
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?