Sukaraja, SuaraBotim.Com – Peristiwa tragis menimpa seorang bocah berinisial V (5) warga Kampung Parakan Kembang RT 02 RW 11, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Setelah sempat dinyatakan hilang pada Senin sore (25/8/25), korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa pagi (26/8/25).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani menjelaskan, laporan pertama diterima pihaknya pada Senin (25/8) sekitar pukul 19.00 WIB dari warga setempat.
“Korban diketahui hilang saat sedang mandi di kucuran air dekat rumah salah satu warga. Diduga korban terbawa arus Kali Cibagolo,” katanya kepada SuaraBotim.Com, Selasa (26/8/25).
Berdasarkan informasi saksi, kata dia, sekitar pukul 17.30 WIB korban terlihat sedang mandi di kucuran air dekat rumah warga bernama Orson.
“Tak lama kemudian, korban berlari ke arah belakang rumah dan setelah itu tidak terlihat lagi. Warga menduga korban hanyut terbawa arus sungai,” ungkapnya.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor bersama aparat setempat langsung melakukan pencarian sejak Senin malam hingga Selasa pagi. Proses pencarian melibatkan BPBD, Bhabinsa, Satpol PP, Linmas, perangkat desa, hingga masyarakat sekitar.
Setelah dilakukan pencarian sejauh 2 kilometer dari titik awal hilangnya korban, jasad bocah malang itu akhirnya ditemukan pada Selasa (26/8/25) sekitar pukul 07.30 WIB.
“Korban ditemukan oleh masyarakat di aliran Kali Ciliwung, tepatnya di wilayah Kedung Umpal, perbatasan Waringin Jaya dan Karadenan,” jelasnya.
Saat ini, korban dievakuasi menggunakan ambulans Yayasan Yatim Ar-Rohmat (JNE) dengan pendampingan aparat dan BPBD.
M Adam juga menyebut, saat ini pihaknya telah melakukan langkah sesuai standar operasional, mulai dari koordinasi dengan aparat setempat, kaji cepat di lokasi, hingga memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.
“Ini menjadi peringatan bagi warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengawasi anak-anak yang bermain di sekitar sungai atau aliran air,” pungkasnya.
(Pandu)







