Cibinong, SuaraBotim.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, ditargetkan mulai ground breaking pada akhir tahun 2025.
Rudy menjelaskan, saat ini pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah menyelesaikan sejumlah tahapan teknis sebagai persiapan pembangunan fasilitas tersebut.
“Proses tahapan kemarin kita sudah rapat dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Danantara. Mudah-mudahan di akhir tahun sudah bisa dilaksanakan ground breaking untuk PSEL di TPA Galuga,” ujar Rudy Susmanto kepada SuaraBotim.Com, Senin (13/10/25).
Selain persiapan PSEL, Pemkab Bogor juga tengah melakukan penataan kawasan TPA Galuga melalui program Sanitary Landfill. Langkah ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi TPA yang sudah menumpuk hingga puluhan meter.
“Di TPA Galuga kita sedang melakukan tahapan untuk Sanitary Landfill. Sampah lama yang tingginya sekitar 30 meter akan kita turunkan menjadi 20 meter, lalu kita tutup dengan tanah dan hijaukan,” katanya.
“Jadi masyarakat tidak lagi melihat gunung sampah, tapi gunung hijau yang asri,” sambungnya.
Namun, lanjut Rudy, upaya ini tidak hanya bertujuan mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga untuk menjaga kenyamanan warga sekitar, terutama masyarakat di wilayah Bogor Barat dan Leuwiliang yang terdampak langsung oleh keberadaan TPA Galuga.
“Dengan pengelolaan yang baik, sampah bisa dikelola dengan benar, ekonomi masyarakat sekitar juga ikut bergerak,” ungkapnya.
“Kita ingin kawasan ini tidak terlihat kumuh, tapi menjadi bersih, menarik, dan sehat bagi masyarakat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Rudy menyampaikan, bahwa proyek PSEL di TPA Galuga akan sepenuhnya dilaksanakan oleh pemerintah pusat, sementara Pemkab Bogor berperan sebagai pihak yang menyediakan lokasi dan dukungan teknis di daerah.
“Untuk PSEL, pelaksanaannya sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah pusat. Kita bersyukur, Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah yang dipilih untuk pengelolaan sampah secara modern,” pungkasnya.
Dengan hadirnya proyek PSEL di TPA Galuga, Pemkab Bogor berharap pengelolaan sampah di wilayahnya menjadi lebih efisien, berkelanjutan, dan berkontribusi terhadap energi terbarukan nasional.
(Pandu)







